Timnas Indonesia U-19 Dihajar Bulgaria, Ini 3 Faktor Penyebabnya
Ari Prayoga | 6 September 2020 07:30
Bola.net - Laga uji coba pertama yang dilakoni Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan di Kroasia berakhir dengan kekalahan.
Setelah mampu bertahan dengan baik selama 78 menit lamanya, Timnas Indonesia U-19 kehilangan fokus hanya dalam kurun waktu enam menit. Bulgaria U-19 berhasil mencetak tiga gol dalam periode tersebut.
Sedari awal, Shin Tae-yong memang tidak menjanjikan kemenangan bagi Timnas Indonesia U-19. Arsitek asal Korea Selatan itu hanya ingin melihat sejauh mana para pemainnya kuat secara fisik dan stamina.
Benar saja, Timnas Indonesia U-19 bermain seolah tanpa pola ketika menantang Bulgaria di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/8/2020) malam WIB.
Untungnya, serangan Bulgaria juga tidak menyeramkan. Armada Angel Stoykov ini terlihat frustrasi menembus lini pertahanan Timnas Indonesia U-19 di babak pertama.
Timnas Indonesia U-19 hanya mampu melancarkan satu sepakan pada babak pertama. Itu pun tidak mengarah langsung ke gawang tim lawan.
Lantas, mengapa Timnas Indonesia U-19 bisa kebobolan tiga gol setelah bermain disiplin di babak pertama?
Kalah Postur
Jelas terlihat bahwa Timnas Indonesia U-19 kelabakan tiap kali menghadapi duel udara dengan para pemain Bulgaria U-19. Puncaknya terjadi pada 15 menit akhir pertandingan.
Memanfaatkan umpan tendangan bebas, Martin Petkov sukses memanfaatkan postur tubuhnya untuk menanduk bola ke gawang Timnas Indonesia U-19. Sundulannya terlihat lemah, namun telah mampu memperdaya kiper Adi Satryo.
Sejak babak pertama, pergerakan Petkov memang kerap merepotkan lini pertahanan Timnas Indonesia U-19. Tahu menjadi target man di lini depan, penyerang berusia 18 tahun tersebut dengan cerdik menyelinap dari penjagaan pemain Garuda Muda.
Konsentrasi Buyar
Timnas Indonesia U-19 seolah hilang konsentrasi usai kebobolan gol pertama. Berdiri bebas di luar kotak penalti, Stanislav Shopov mampu menggandakan keunggulan Bulgaria U-19 menjadi 2-0 pada menit ke-83.
Sepintas, sepakan Shopov berbau spekulasi dan tidak begitu keras. Namun, Adi Satryo kurang cekatan dalam membaca arah bola sehingga gawangnya kembali bergetar.
Rizky Ridho dan kawan-kawan kembali kecolongan oleh Petkov. Pemain Levski Sofia itu mampu mencari posisi yang pas di kotak penalti untuk menyambut umpan rekannya dengan sontekan yang terukur.
Adi Satryo gagal menghalau bola karena pandangannya terhalang sejumlah pemain di kotak penalti Timnas Indonesia U-19.
Tiga gol Bulgaria U-19 dibuat dalam kurun waktu enam menit dan terjadi pada 12 menit akhir pertandingan. Mungkinkah ini gara-gara para kondisi para pemain yang mulai kelelahan akibat digenjot latihan fisik terus-menerus?
Bermain Monoton
Permainan Timnas Indonesia U-19 cenderung monoton sepanjang laga. Padahal, performa Bulgaria U-19 pun tidak begitu spesial.
Shin Tae-yong memakai formasi 4-4-2, pakem yang mulai ditinggalkan di sepak bola Indonesia, dengan berspekulasi terhadap susunan pemainnya.
Pelatih asal Korea Selatan itu mencadangkan sejumlah pemain langganan Timnas Indonesia U-19 semisal Bagas Kaffa, Beckham Putra, dan Mochammad Supriadi. Praktis, Garuda Muda hanya mengandalkan Witan Sulaeman sebagai motor serangan.
Witan tentu tidak bisa bekerja sendirian. Para pemain tengah lainnya yaitu David Maulana, Komang Teguh, dan Andi Irfan tidak berkarakter kreatif.
Alhasil, pasokan untuk Saddam Gaffar dan Irfan Jauhari di lini depan kosong. Keduanya bahkan tidak banyak menyentuh bola, hanya terlihat berlari-lari untuk menjaga kedalaman di lini pertahanan sendiri.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa, Wiwig Prayugi)
Dipublikasi: 6 September 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





