Timnas Indonesia U-19 Janjikan Permainan Berbeda
Editor Bolanet | 6 Mei 2014 21:58
- Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, menjanjikan permainan berbeda ketika bertemu Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (7/5) malam.
Pasalnya, Indra mengaku sudah mempersiapkan strategi anyar. Hal tersebut, diperolehnya usai menyaksikan siaran ulang pertandingan tersebut. Diakuinya, Myanmar mampu mengunci permainan Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19.
Kedua tim, sejauh ini bisa dikatakan sudah saling mengetahui apa yang harus dilakukan. Saya siap memperbaiki kesalahan-kesalahan di laga pertama. Karena itu, kami akan tampil dengan melakukan pressing, ungkap Indra Sjafri.
Pada lada pertama di SUGBK, Senin (5/5), organisasi permainan Timnas Indonesia U-19 tidak berjalan lancar lantaran Evan Dimas mendapatkan penjagaan ketat.
Diterangkan Indra, hal tersebut tidak akan terulang dalam pertandingan kedua. Sebab, akan turun dengan formasi 4-3-3. Artinya, akan memaksimalkan dua pemain gelandang lainnya.
Jika Evan Dimas kembali dimatikan, dua gelandang lain harus siap. Namun, Evan juga harus melakukan improve permainan, tuntasnya. (esa/dzi)
Pasalnya, Indra mengaku sudah mempersiapkan strategi anyar. Hal tersebut, diperolehnya usai menyaksikan siaran ulang pertandingan tersebut. Diakuinya, Myanmar mampu mengunci permainan Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19.
Kedua tim, sejauh ini bisa dikatakan sudah saling mengetahui apa yang harus dilakukan. Saya siap memperbaiki kesalahan-kesalahan di laga pertama. Karena itu, kami akan tampil dengan melakukan pressing, ungkap Indra Sjafri.
Pada lada pertama di SUGBK, Senin (5/5), organisasi permainan Timnas Indonesia U-19 tidak berjalan lancar lantaran Evan Dimas mendapatkan penjagaan ketat.
Diterangkan Indra, hal tersebut tidak akan terulang dalam pertandingan kedua. Sebab, akan turun dengan formasi 4-3-3. Artinya, akan memaksimalkan dua pemain gelandang lainnya.
Jika Evan Dimas kembali dimatikan, dua gelandang lain harus siap. Namun, Evan juga harus melakukan improve permainan, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kenapa Ada Water Break di Final Liga Champions PSG vs Arsenal?
Liga Champions 31 Mei 2026, 00:02
-
Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
Liga Inggris 31 Mei 2026, 00:00
-
Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 22:43
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal di Final Liga Champions
Liga Champions 30 Mei 2026, 22:01
-
Link Live Streaming Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Liga Champions 30 Mei 2026, 21:55
-
Klasemen Pembalap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 30 Mei 2026, 21:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04














