Timnas Senior Akan Diuji Berbagai Formasi
Editor Bolanet | 31 Oktober 2013 13:45
- Tiga agenda laga uji coba sudah dikantongi tim nasional senior sebelum bersua China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, di Stadion Shanxi, pada 15 November mendatang.
Di depan mata, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menjamu , di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 1 November. Berlanjut lagi, meladeni dua tim asal Korea Utara, pada 8 dan 11 November, di Pyongyang, Korea Utara.
Untuk itu, kami akan mencoba beberapa simulasi dengan berbagai formasi. Tentunya, agar bisa menemukan formula yang tepat saat bertemu China, Sebab, kami ingin melihat bagaimana perkembangan anak-anak dalam menerapkan skema yang ada, ujar pelatih Jacksen F Tiago.
Tidak mengherankan, jika sosok asal Brasil itu terlihat menekankan materi taktik selama menggelar latihan di SUGBK. Selain itu, memberikan sebuah variasi di lini pertahanan dan juga barisan penyerangan.
Kemudian, organisasi pertahanan untuk melakukan tekanan secara tim. Diterangkan Jacksen, tujuannya supaya tidak memberikan celah bagi lawan untuk bisa menembus sektor pertahanan.
Untuk lini depan, saya sendiri yang menanganinya secara langsung. Di waktu yang tersisa, hal tersebut memang menjadi fokus utama kami. Dengan memaksimalkan pemain yang ada, semua skema yang diinginkan harus bisa berjalan dengan baik, pungkasnya. (esa/pra)
Di depan mata, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menjamu , di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 1 November. Berlanjut lagi, meladeni dua tim asal Korea Utara, pada 8 dan 11 November, di Pyongyang, Korea Utara.
Untuk itu, kami akan mencoba beberapa simulasi dengan berbagai formasi. Tentunya, agar bisa menemukan formula yang tepat saat bertemu China, Sebab, kami ingin melihat bagaimana perkembangan anak-anak dalam menerapkan skema yang ada, ujar pelatih Jacksen F Tiago.
Tidak mengherankan, jika sosok asal Brasil itu terlihat menekankan materi taktik selama menggelar latihan di SUGBK. Selain itu, memberikan sebuah variasi di lini pertahanan dan juga barisan penyerangan.
Kemudian, organisasi pertahanan untuk melakukan tekanan secara tim. Diterangkan Jacksen, tujuannya supaya tidak memberikan celah bagi lawan untuk bisa menembus sektor pertahanan.
Untuk lini depan, saya sendiri yang menanganinya secara langsung. Di waktu yang tersisa, hal tersebut memang menjadi fokus utama kami. Dengan memaksimalkan pemain yang ada, semua skema yang diinginkan harus bisa berjalan dengan baik, pungkasnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















