Timnas U-14 Andalkan Kolektivitas di AFC Cup U-14
Editor Bolanet | 14 Mei 2012 20:00
- Pelatih Tim Nasional Indonesia U-14, Maman Suryaman, berharap timnya dapat memetik hasil maksimal di ajang AFC Cup U-14 Festival di Kinabalu, Malaysia, 30 Mei–4 Juni 2012.
Soal target, pelatih yang pernah direkrut Endang Witarsa pada 1982, pelatih klub elit Warna Agung lantaran tertarik dengan skill yang dimiliki, yakin bisa dicapainya asalkan para pemain bersungguh-sungguh dalam meraihnya.
Para pemain harus siap untuk bekerja keras dan bekerja sama. Sebab, untuk meraih kemenangan diperlukan usaha kolektivitas bukan individu, terang mantan pemain klub Bekasi Putra (1979), Persipasi Bekasi (1980), Warna Agung (1982), Pelita Jaya (1986) dan Persija Jakarta (1991) tersebut kepada .
Karena itu, kita harus terus membangun kepercayaan agar para pemain bermain maksimal. Intinya, bermain keras dan percaya pada kemampuan yang dimiliki. Karena itu, setiap latihan, pemain diminta fokus dan serius, lanjut mantan pelatih Banda Aceh, kontestan Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 tersebut.
Penghuni tetap skuad Merah-Putih sejak 1980 hingga 1991 tersebut berjanji, menerapkan permainan menyerang demi tercapainya target yang diinginkan. Untuk melancarkan serangan, Maman mengaku hanya akan menurunkan pemain-pemain yang berkarakter agresif.
Bertahan bukan pilihan. Karena ini pemain muda, kita harus menyerang dan tetap mewaspadai lawan. Meski kami ingin menekan, namun tetap berusaha menjaga keseimbangan sepanjang pertandingan. Karena itu, selama menjalani latihan, pemain diajarkan menjalani transisi, tukas Maman yang menggantungkan sepatu sebagai pemain sejak 1999 tersebut.
Meski sadar tidak mudah meraih kemenangan, pria yang pernah mengantarkan Pelita Jaya menjadi juara Galatama 1987, 1989, 1990 tersebut meminta pemainnya untuk tidak gentar.
Dengan banyaknya jam bertanding yang dimiliki pemain, maka mental mereka akan teruji dan semoga mampu bersaing ke Timnas di atasnya. Semua pemain akan mendapatkan kesempatan tampil. Sebab timnas akan bermain dengan system dua sesi. Sesi pertama bermain selama 1x30 menit melawan sembilan negara. Sesi kedua, melawan tiga Negara dengan durasi setiap pertandingan berlangsung selama 2x30 menit, tuntasnya. (esa/dzi)
Soal target, pelatih yang pernah direkrut Endang Witarsa pada 1982, pelatih klub elit Warna Agung lantaran tertarik dengan skill yang dimiliki, yakin bisa dicapainya asalkan para pemain bersungguh-sungguh dalam meraihnya.
Para pemain harus siap untuk bekerja keras dan bekerja sama. Sebab, untuk meraih kemenangan diperlukan usaha kolektivitas bukan individu, terang mantan pemain klub Bekasi Putra (1979), Persipasi Bekasi (1980), Warna Agung (1982), Pelita Jaya (1986) dan Persija Jakarta (1991) tersebut kepada .
Karena itu, kita harus terus membangun kepercayaan agar para pemain bermain maksimal. Intinya, bermain keras dan percaya pada kemampuan yang dimiliki. Karena itu, setiap latihan, pemain diminta fokus dan serius, lanjut mantan pelatih Banda Aceh, kontestan Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 tersebut.
Penghuni tetap skuad Merah-Putih sejak 1980 hingga 1991 tersebut berjanji, menerapkan permainan menyerang demi tercapainya target yang diinginkan. Untuk melancarkan serangan, Maman mengaku hanya akan menurunkan pemain-pemain yang berkarakter agresif.
Bertahan bukan pilihan. Karena ini pemain muda, kita harus menyerang dan tetap mewaspadai lawan. Meski kami ingin menekan, namun tetap berusaha menjaga keseimbangan sepanjang pertandingan. Karena itu, selama menjalani latihan, pemain diajarkan menjalani transisi, tukas Maman yang menggantungkan sepatu sebagai pemain sejak 1999 tersebut.
Meski sadar tidak mudah meraih kemenangan, pria yang pernah mengantarkan Pelita Jaya menjadi juara Galatama 1987, 1989, 1990 tersebut meminta pemainnya untuk tidak gentar.
Dengan banyaknya jam bertanding yang dimiliki pemain, maka mental mereka akan teruji dan semoga mampu bersaing ke Timnas di atasnya. Semua pemain akan mendapatkan kesempatan tampil. Sebab timnas akan bermain dengan system dua sesi. Sesi pertama bermain selama 1x30 menit melawan sembilan negara. Sesi kedua, melawan tiga Negara dengan durasi setiap pertandingan berlangsung selama 2x30 menit, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikaitkan Dengan Persib, Maman Suryaman Santai
Bola Indonesia 30 Juli 2012, 21:06
-
Gilang dan Veron Bangga Perkuat Timnas U-14
Tim Nasional 26 Juni 2012, 17:15
-
Jadi Penggawa Timnas U-14, Ilham Usman Dipuji Walikota Tidore
Tim Nasional 26 Juni 2012, 16:45
-
Menpora Apresiasi Prestasi Timnas U-14 di Jepang
Tim Nasional 22 Juni 2012, 16:35
-
Timnas U-14 Dipersiapkan Untuk Piala AFF U-16
Tim Nasional 21 Juni 2012, 18:16
LATEST UPDATE
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33














