Timnas U-19 Ambil Ilmu Dari Piala Dunia 2014
Editor Bolanet | 18 Juni 2014 19:58
- Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa gelaran Piala Dunia 2014 kali ini akan dijadikan ajang untuk belajar baginya dan anak asuhnya di skuat Garuda Jaya. Piala Dunia 2014 di Brasil, mulai diputar pada 12 Juni dan akan berakhir 13 Juli 2014.
Kami tidak hanya menyaksikannya, namun setiap pertandingan di Piala Dunia kami rekam. Setelah itu, kami mengumpulkan para pemain dalam kelas dan kemudian memperlihatkan rekamannya. Tujuannya, agar para pemain bisa mengetahui kenapa tim ini kalah atau menang, terang Indra Sjafri.
Dipaparkannya, manfaat tersebut tidak hanya dipetik para pemain. Melainkan, bagi tim pelatih. Sebab, tim pelatih yang membentuk para pemain.
Karena itu, Piala Dunia tidak sebatas hiburan saja. Tetapi. Juga untuk meraih ilmu, tuturnya.
Hal senada sebelumnya dilontarkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin. Dikatakan Djohar, hal tersebut bisa dijadikan berupa tambahan referensi ilmu sepak bola.
Piala Dunia diharapkan menginspirasi para pemain Timnas U-19. Banyak variasi permainan yang dapat ditiru anak-anak untuk melakukan trik sepak bola, terang Djohar Arifin Husin.
Karena itu, Djohar berharap tim pelatih Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- membuat analisa terhadap video rekaman pertandingan.
Timnas U-19 bisa meniru gaya bermain dan semangat juang dari Timnas Jerman. Permainan tidak monoton seperti yang ada saat ini, tetapi menambah variasi serangan. Apalagi, saya ingin Timnas kita tampil di Piala Dunia. Harapan itu, sekarang ada di Timnas U-19, kata Djohar.
Garuda Jaya nantinya tampil di Piala Asia U-20 Myanmar pada Oktober mendatang. Jika mampu melaju hingga semifinal, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan berhak lolos ke Piala Dunia U-20.
Sejak Piala Dunia 1938 Prancis, Indonesia tak pernah lagi tampil di putaran final Piala Dunia. Namun, Djohar mengaku optimistis Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2018 Rusia atau Piala Dunia 2022 Qatar. (esa/dzi)
Kami tidak hanya menyaksikannya, namun setiap pertandingan di Piala Dunia kami rekam. Setelah itu, kami mengumpulkan para pemain dalam kelas dan kemudian memperlihatkan rekamannya. Tujuannya, agar para pemain bisa mengetahui kenapa tim ini kalah atau menang, terang Indra Sjafri.
Dipaparkannya, manfaat tersebut tidak hanya dipetik para pemain. Melainkan, bagi tim pelatih. Sebab, tim pelatih yang membentuk para pemain.
Karena itu, Piala Dunia tidak sebatas hiburan saja. Tetapi. Juga untuk meraih ilmu, tuturnya.
Hal senada sebelumnya dilontarkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin. Dikatakan Djohar, hal tersebut bisa dijadikan berupa tambahan referensi ilmu sepak bola.
Piala Dunia diharapkan menginspirasi para pemain Timnas U-19. Banyak variasi permainan yang dapat ditiru anak-anak untuk melakukan trik sepak bola, terang Djohar Arifin Husin.
Karena itu, Djohar berharap tim pelatih Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- membuat analisa terhadap video rekaman pertandingan.
Timnas U-19 bisa meniru gaya bermain dan semangat juang dari Timnas Jerman. Permainan tidak monoton seperti yang ada saat ini, tetapi menambah variasi serangan. Apalagi, saya ingin Timnas kita tampil di Piala Dunia. Harapan itu, sekarang ada di Timnas U-19, kata Djohar.
Garuda Jaya nantinya tampil di Piala Asia U-20 Myanmar pada Oktober mendatang. Jika mampu melaju hingga semifinal, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan berhak lolos ke Piala Dunia U-20.
Sejak Piala Dunia 1938 Prancis, Indonesia tak pernah lagi tampil di putaran final Piala Dunia. Namun, Djohar mengaku optimistis Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2018 Rusia atau Piala Dunia 2022 Qatar. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







