Timnas U-19 Rutin Terapi Air Es
Editor Bolanet | 10 Oktober 2013 10:32
- Ada satu cara yang dilakukan dokter Timnas Indonesia U-19, dr Alfan Nur Ashar demi menghindari cedera skuat Garuda Jaya. Yakni terapi air es secara rutin.
Dokter alumni dari Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta ini rutin menerapkannya pada pemain baik usai bertanding atau latihan. Seperti yang terlihat usai latihan pagi tadi di halaman dan kolam renang Hotel Sultan, Kamis (10/10).
Ini gunanya untuk membuka dan merenggangkan kembali otot-otot mereka. Tak hanya hari ini saja, ini rutin. Setelah latihan atau pertandingan yang pulangnya jam 12 malam, terapi ini tetap kita lakukan, ujar dr Alfan.
Adapun cara terapi yang dilakukan adalah, Evan Dimas dkk terlebih dahulu relaksasi dengan berendam di kolam renang selama sepuluh menit. Kemudian kaki-kaki mereka masuk ke dalam tong yang sudah diisi air es selama dua menit dan sekujur tubuh masuk selama sekitar sepuluh detik.
Terapi air ini belum usai. Setelah direndam air es, skuat Garuda Jaya kembali direndam ke air bersuhu normal untuk pemulihan. Setelah itu ditutup dengan berendam air hangat. Terapi ini bukan untuk relaksasi. Tapi lebih ke preventif guna menghindari cedera, jelasnya.
Terapi ala dr Alfan ini cukup efektif. Buktinya, semenjak di Piala AFF U-19 lalu hingga kini, tidak ada pemain yang absen karena cedera otot tertarik atau kram. Bahkan otot mereka tetap mampu bertahan tanpa kram selama 120 menit seperti babak final lalu.
Cedera yang didapatkan pemain Timnas U-19 lalu, rata-rata karena berbenturan. Seperti Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh dan M Syahrul Kurniawan. Hebatnya lagi, cedera pemain Timnas pun hanya dalam hitungan hari segera pulih. [initial]
(fjr/mac)
Dokter alumni dari Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta ini rutin menerapkannya pada pemain baik usai bertanding atau latihan. Seperti yang terlihat usai latihan pagi tadi di halaman dan kolam renang Hotel Sultan, Kamis (10/10).
Ini gunanya untuk membuka dan merenggangkan kembali otot-otot mereka. Tak hanya hari ini saja, ini rutin. Setelah latihan atau pertandingan yang pulangnya jam 12 malam, terapi ini tetap kita lakukan, ujar dr Alfan.
Adapun cara terapi yang dilakukan adalah, Evan Dimas dkk terlebih dahulu relaksasi dengan berendam di kolam renang selama sepuluh menit. Kemudian kaki-kaki mereka masuk ke dalam tong yang sudah diisi air es selama dua menit dan sekujur tubuh masuk selama sekitar sepuluh detik.
Terapi air ini belum usai. Setelah direndam air es, skuat Garuda Jaya kembali direndam ke air bersuhu normal untuk pemulihan. Setelah itu ditutup dengan berendam air hangat. Terapi ini bukan untuk relaksasi. Tapi lebih ke preventif guna menghindari cedera, jelasnya.
Terapi ala dr Alfan ini cukup efektif. Buktinya, semenjak di Piala AFF U-19 lalu hingga kini, tidak ada pemain yang absen karena cedera otot tertarik atau kram. Bahkan otot mereka tetap mampu bertahan tanpa kram selama 120 menit seperti babak final lalu.
Cedera yang didapatkan pemain Timnas U-19 lalu, rata-rata karena berbenturan. Seperti Mukhlis Hadi Ning Syaifulloh dan M Syahrul Kurniawan. Hebatnya lagi, cedera pemain Timnas pun hanya dalam hitungan hari segera pulih. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, John Herdman Tak Salahkan Wasit
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 16:31
-
Barcelona Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri Setelah Proposal Awal Ditolak
Liga Spanyol 8 Agustus 2026, 15:46
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 14:12
-
Napoli Incar Benoit Badiashile, Chelsea Buka Jalan untuk Sang Bek
Liga Italia 8 Agustus 2026, 13:43
-
Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 13:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59














