Tolak Perkuat Timnas, Persib Sarankan Pemain Lakukan Banding
Editor Bolanet | 22 Januari 2013 18:26
- Ancaman sanksi PSSI terhadap tiga pemain Persib Bandung, , Muhammad Ridwan dan I Made Wirawan karena menolak panggilan timnas Indonesia, membuat mereka ketar-ketir. Tak mau disanksi, manajemen Persib akan segera mengajukan banding ke Jakarta.
PSSI memang masih memberikan kesempatan untuk banding. Tenggat waktunya 14 hari pasca turunnya surat pemberitahuan.
Direktur Marketing dan Promosi PT Persib Bandung (PT PBB), Muhammad Farhan mengatakan, sebelum batas waktu yang diberikan PSSI, pihaknya sudah akan memberikan penjelasan.
“Pada prinsipnya tidak akan merespon kemana-mana, kalau sanksi itu sesuai statuta siapapun yang kena sanksi langsung melakukan banding kepada Komisi Disiplin (Komdis). Semua yang disanksi berhak melakukan banding,” ujar Farhan kepada wartawan, Selasa (22/1).
Lalu, apa yang akan dilakukan manajemen klub saat melarang memperkuat timnas? Farhan menjelaskan, pemain berhak mengajukan banding namun klub tidak boleh memberi intervensi. Selain itu, lanjut Farhan, asosiasi pemain dapat membantu pemain yang terkena sanksi untuk mengajukan banding.
“Sanksi kepada pemain, maka pemain berhak ajukan banding. Kita di klub tidak boleh intervensi karena bukan klub yang kena sanksi. Secara proses hukum, klub tidak bisa mengatasnamakan pemain untuk melakukan banding,” jelasnya.
Farhan juga menambahkan, dalam situasi seperti ini pemain harus melakukan inisiatif. “Kalau tidak mengerti tinggal bicara ke klub untuk buat suratnya atau ke asosiasi,” tandasnya. (hug/dzi)
PSSI memang masih memberikan kesempatan untuk banding. Tenggat waktunya 14 hari pasca turunnya surat pemberitahuan.
Direktur Marketing dan Promosi PT Persib Bandung (PT PBB), Muhammad Farhan mengatakan, sebelum batas waktu yang diberikan PSSI, pihaknya sudah akan memberikan penjelasan.
“Pada prinsipnya tidak akan merespon kemana-mana, kalau sanksi itu sesuai statuta siapapun yang kena sanksi langsung melakukan banding kepada Komisi Disiplin (Komdis). Semua yang disanksi berhak melakukan banding,” ujar Farhan kepada wartawan, Selasa (22/1).
Lalu, apa yang akan dilakukan manajemen klub saat melarang memperkuat timnas? Farhan menjelaskan, pemain berhak mengajukan banding namun klub tidak boleh memberi intervensi. Selain itu, lanjut Farhan, asosiasi pemain dapat membantu pemain yang terkena sanksi untuk mengajukan banding.
“Sanksi kepada pemain, maka pemain berhak ajukan banding. Kita di klub tidak boleh intervensi karena bukan klub yang kena sanksi. Secara proses hukum, klub tidak bisa mengatasnamakan pemain untuk melakukan banding,” jelasnya.
Farhan juga menambahkan, dalam situasi seperti ini pemain harus melakukan inisiatif. “Kalau tidak mengerti tinggal bicara ke klub untuk buat suratnya atau ke asosiasi,” tandasnya. (hug/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 14:47
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












