5 Alasan Sevilla Bakal Pecundangi Inter Milan di Final Liga Europa
Aga Deta | 21 Agustus 2020 10:25
Bola.net - Sevilla akan menghadapi Inter Milan di final Liga Europa 2019/2020. Duel ini bakal digelar di RheinEnergieStadion pada Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.
Pada babak semifinal, Sevilla berhasil menyingkirkan Manchester United. Los Nervionenses mengalahkan wakil Inggris itu dengan skor 2-1.
Sementara itu, Inter tampil perkasa saat menghadapi Shakhtar Donetsk. Mereka menghajar wakil Ukraina itu dengan skor telak 5-0.
Di atas kertas, Inter lebih difavoritkan untuk keluar sebagai pemenang pada laga ini. Salah satu pertimbangannya adalah materi pemain yang dimiliki Nerazzurri.
Inter punya deretan pemain bintang seperti Romelu Lukaku, Lautaro Martinez, Christian Eriksen, hingga Alexis Sanchez. Namun, kemegahan skuad Inter sepertinya tidak akan membuat kubu Sevilla gentar.
Setidaknnya ada lima alasan Sevilla bisa mengalahkan Inter dan menjuarai Liga Europa musim ini. Apa saja? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sevilla Raja Liga Europa

Sevilla adalah raja dari Liga Europa. Mereka menjadi tim dengan koleksi trofi Liga Europa terbanyak dengan raihan lima trofi - lebih banyak dari tim lain.
Los Nervionenses menjadi juara Liga Europa pada edisi 2006, 2007, 2014, 2015, dan 2016. Tahun Ini menjadi final keenam bagi Sevilla dalan ajang ini.
Yang luar biasanya, Sevilla tidak pernah menelan kekalahan di laga final Liga Europa. Pasukan Julen Lopetegui pasti ingin mempertahankan rekor tersebut saat menghadapi Inter.
Rekor Sevilla Lawan Tim Italia

Sevilla punya rekor yang bagus saat menghadapi tim dari Italia. Mereka meraih enam kemenangan, dua seri, dan lima kekalahan dalam 13 pertemuan.
Tim asuhan Julen Lopetegui tersebut berhasil mengalahkan AS Roma pada musim ini. Kedua tim bertemu pada babak 16 besar Liga Europa.
Dengan sistem single match, Los Nervionenses menang 2-0 atas Giallorossi berkat gol Sergio Reguilon dan Youssef En-Nesyri. Inter bisa saja menjadi korban Sevilla berikutnya.
Punya Yassine Bounou

Yassine Bounou sejatinya bukan kiper pilihan utama Sevilla. Namun, pemain asal Maroko tersebut menjadi bintang utama Sevilla di Liga Europa.
Pada laga semifinal, Bounou berhasil membuat para pemain Manchester United frustrasi. Ia membuat beberapa penyelamatan gemilang sehingga timnya bisa mengamankan kemenangan 2-1.
Bounou sudah mencatatkan enam clean sheet dan hanya kemasukan empat gol dari sembilan penampilan di Liga Europa musim ini. Bounou berhasil membuktikan menjadi tembok tebal di bawah mistar gawang.
Ancaman Lucas Ocampos

Lucas Ocampos menjadi pilihan utama di lini serang Sevilla. Pemain 26 tahun ini sudah tampil sangat impresif sepanjang musim 2019-2020.
Pemain Argentina ini telah mencetak 17 gol dan 5 assist dari 43 penampilan di semua kompetisi. Koleksi golnya merupakan yang terbanyak di antara pemain Sevilla lainnya.
Ocampos punya kecepatan dan finishing yang bagus. Kemampuan yang dimiliki mantan pemain AC Milan itu bisa membuat pertahanan Inter Milan kerepotan.
Taktik Lopetegui

Sevilla berhasil melaju ke final Liga Europa tahun ini. Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari taktik yang diterapkan sang pelatih Julen Lopetegui.
Dengan formasi 4-3-3, Sevilla mengusung gaya permainan menyerang yang mengandalkan pemain sayap cepat. Pemain-pemain seperti Lucas Ocampos dan Suso menjadi momok yang menakutkan para pemain lawan.
Dengan taktik itu, Sevilla sekarang sedang berada dalam performa yang bagus. Mereka sudah tidak terkalahkan dalam 20 pertandingan di semua kompetisi.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
LATEST UPDATE
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

