5 Pelajaran dari Kemenangan Sevilla atas Inter Milan: Carlos Jadi Pahlawan, Lukaku Jadi Pecundang
Richard Andreas | 22 Agustus 2020 07:56
Bola.net - Sevilla berhasil menjuarai Liga Europa 2019/20 usai mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 di partai final yang berjalan intens, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB. Kemenangan ini bersejarah untuk Sevilla.
Mereka menambah total koleksi gelar Liga Europa jadi enam trofi, terbanyak di antara klub-klub lain. Sevilla terbukti sebagai spesialis di kompetisi kasta kedua Eropa ini.
Pertandingan berjalan seru. Hanya butuh 5 menit pertama untuk tercipta gol pertama, tercepat di final Liga Europa, yakni ketika Romelu Lukaku mencetak gol penalti untuk membawa Inter unggul 1-0.
Lalu Sevilla membalikkan kedudukan jadi 2-1 dengan dua sundulan Luuk de Jong, yang kemudian disamakan kembali jadi 2-2 oleh Diego Godin. Skor 2-2 menutup babak pertama.
Setelah jeda turun minum, babak kedua berjalan alot, lebih hati-hati, sampai akhirnya Lukaku membelokkan bola ke gawangnya sendiri dalam usaha mencegah sepakan salto Diego Carlos.
Gol ini lah yang jadi penentu kemenangan, yang membuat Sevilla layak jadi juara Liga Europa. Setidaknya ada 5 pelajaran berharga yang bisa dipetik dari hasil tersebut.
Apa saja? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
5. Luuk de Jong spesialis gol penting
Luuk de Jong bukan striker tajam. Dia membuang banyak peluang di La Liga musim ini, rasio tembakan per golnya buruk.
Namun, dia tahu apa yang harus dilakukan pada laga-laga penting. De Jong hanya mencetak total tiga gol di Liga Europa musim ini, dan ketiganya adalah gol penentu kemenangan.
Gol pertamanya tercipta ke gawang Manchester United di semifinal lalu, yang membawa Sevilla menang dan masuk ke final. Lalu, gol kedua dan ketiganya tercipta pada laga final tadi, tentu untuk menumbangkan Inter.
Artinya, dia tahu betul bagaimana caranya mencetak gol pada laga-laga krusial.
4. Super Sevilla
Sevilla dan Liga Europa adalah pasangan sempurna yang sulit dipisahkan. Tim Spanyol ini telah mengoleksi total enam trofi Liga Europa, terakhir kali meraihnya pada tahun 2016 lalu.
Enam trofi itu adalah rekor terbanyak, tidak ada tim lain yang mendekati torehan Sevilla. Rekor memang dibuat untuk dipecahkan, tapi sepertinya yang satu ini bakal bertahan lama.
Tercatat, Sevilla berhasil menjuarai enam final Eropa terakhir mereka, laju positif beruntun yang hanya bisa dilakukan oleh Liverpool dan Real Madrid (9) sebelumnya.
Musim ini, Sevilla harus mengalahkan AS Roma, Wolves, MU, dan Inter Milan untuk jadi juara.
3. Diego Carlos: Pecundang jadi pahlawan
Diego Carlos merupakan bek tengah unik. Karena gaya bermain Sevilla yang menerapkan garis pertahanan tinggi, bek-bek tengah mereka memikul tanggung jawab lebih besar.
Jelas taktik ini menyulitkan Carlos. Tercatat, dia "menghadiahkan" penalti untuk tiga tim beruntun (Wolves, MU, dan Inter Milan) yang jelas merugikan Sevilla. Pada laga ini, dia menjatuhkan Romelu Lukaku, berujung penalti, dan berujung pada gol pembuka Inter.
Untungnya, Carlos menebus kesalahannya itu dengan gol pemungkas kemenangan Sevilla. Dia melepas tendangan salto yang berbuah gol ketiga -- meski bola dibelokkan Lukaku.
2. Romelu Lukaku: Pahlawan jadi pecundang
Musim pertamanya di Italia berjalan luar biasa. Lukaku mencetak total 34 gol untuk Inter Milan musim ini, menyamai rekor Ronaldo Nazario pada tahun 1998 lalu.
Lukaku pun selalu mencetak gol-gol penting. Kali ini dia membuka keunggulan Inter di menit ke-5, penalti yang dia dapatkan dan dia eksekusi dengan sempurna.
Sayangnya, keberuntungan tidak memihak striker 27 tahun ini. Lukaku melewatkan peluang emas satu lawan satu dengan kiper lawan, lalu membelokkan bola ke gawang timnya sendiri saat mencoba membuangnya.
1. Comeback Julen Lopetegui
Karier Julen Lopetegui pernah terpuruk karena memutuskan meninggalkan Timnas Spanyol untuk Real Madrid. Dia dipecat Spanyol, lalu gagal total di Madrid, dan akhirnya pun dibuang dari Santiago Bernabeu.
Setahun berselang, Lopetegui ditunjuk jadi pelatih Sevilla. Dia diharapkan bisa menyelesaikan proyek perombakan skuad, yang biasanya bakal memakan waktu lama.
Namun, tidak ada yang menduga Lopetegui bisa langsung mendongkrak performa Sevilla. Mereka berhasil mengamankan empat besar La Liga dan kini meraih trofi Liga Europa.
Sumber: Sportskeeda
Baca ini juga ya!
Lionel Messi sedang Marah Besar, Ada Apa Gerangan?
Sevilla Bungkam Inter Milan untuk jadi Juara, Netizen: Benar-Benar Rajanya Liga Europa
Selebrasi Kebablasan, Pemain Sevilla Saling Bergantian Mencium Trofi Liga Europa
Surat Berisikan Peluru, Alasan Antonio Conte Mau Mundur dari Inter Milan?
Cetak Gol di Final Liga Europa, Romelu Lukaku Samai Rekor Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



