5 Pelajaran dari Laga AS Roma 1-0 Bayer Leverkusen: Mourinho Lebih Berpengalaman dari Xabi dalam Pertarungan Taktikal
Abdi Rafi Akmal | 12 Mei 2023 04:56
Bola.net - Pertandingan menarik tersaji di Stadio Olimpico, Jumat (12/5/2023) WIB. Gol tunggal Edoardo Bove (62') jadi pembeda yang signifikan dalam pertarungan taktikal antara Jose Mourinho melawan Xabi Alonso.
Pada pertemuan pertama itu, skuad besutan Mourinho yang keluar sebagai pemenang. AS Roma memetik kemenangan tipis 1-0 atas Bayer Leverkusen pada semifinal leg pertama Liga Europa 2022/2023.
Pengalaman Mourinho yang jauh lebih banyak dari Xabi membuat laga ini berjalan sesuai kemauan Special One. Xabi terpancing mengubah strategi yang menyebabkan timnya kebobolan.
Hal ini juga semakin menegaskan bahwa tim yang diasuh Mourinho tidak perlu main indah. Roma hanya perlu mencuri satu gol dan tidak kebobolan untuk memenangkan laga.
Laga ini sendiri bisa dibilang minim peluang berbahaya. Meski jumlah tembakan Roma dan Leverkusen mencapai sepuluh kali.
Ini karena strategi yang diusung Mourinho dan Xabi ternyata serupa. Masing-masing pelatih menumpuk banyak pemain di kotak penalti saat tidak menguasai bola.
Alhasil, hanya ada tiga peluang yang tercipta sepanjang babak pertama. Dua bersifat half-chance dan satunya peluang terbaik, tetapi lahir dari tendangan bebas.
Keunggulan Roma
Keras kepalanya kedua pelatih memainkan strategi reaktif seperti itu membuat babak pertama berakhir sama kuat 0-0. Bagi Roma, hal ini sudah jadi kebiasaan mereka.
Roma selalu menuntaskan babak pertama tanpa gol sembilan kali dari 13 laga terakhir di Liga Europa. Jadi tentunya hasil tersebut tidak mengejutkan.
Meski begitu, Roma juga sudah di sepuluh pertandingan Liga Europa mencegah lawan mencetak gol di babak pertama.
Bayar Mahal Ubah Taktik
Xabi sebenarnya bisa saja tidak mengubah strategi yang diterapkan di awal. Hanya saja, Xabi terpancing untuk mencetak gol lebih dulu di kandang lawan.
Hasilnya, ia harus membayar mahal dari perubahan taktikal tersebut. Permainan terbuka dan garis pertahanan yang lebih tinggi memaksa gawang Leverkusen yang justru kebobolan lebih dulu.
Tidak hanya sekali, bahkan dua kali dalam rentang waktu kurang dari lima menit peluang Roma tercipta. Untungnya peluang kedua gagal dimaksimalkan dengan benar untuk jadi gol kedua.
Bove Bersinar
Bove yang mencetak gol di laga ini baru berusia 20 tahun. Ini adalah laga spesial karena kali pertama turun di kompetisi Eropa sebagai starter.
Bove menandai pencapaian ini dengan cara yang luar biasa. Sebiji gol untuk pastikan kemenangan tipis bagi Roma.
Selain itu, Bove jadi pemain termuda Roma yang mencetak gol di kompetisi Eropa. Umurnya baru 20 tahun 360 hari.
Leg Kedua Roma Diuntungkan
Bukan rahasia umum bahwa Roma akan bermain bertahan total di leg kedua di kandang lawan. Ini sudah jadi hal yang umum dipraktikkan oleh Mourinho di mana pun ia melatih.
Untungnya Roma di leg pertama sudah unggul satu gol. Leverkusen harus bisa all-out untuk bisa mengejar defisit yang tipis tersebut.
Roma juga diuntungkan dengan kemenangan tipis di leg pertama. Sebab, Leverkusen kemungkinan akan tampil tanpa dua penggawa terbaiknya, Karim Bellarabi dan Robert Andrich karena cedera.
Bacaan Terkait:
Gol Semata Wayang Pemain Muda Antarkan Kemenangan Penting AS Roma atas Bayer Leverkusen
Man of the Match AS Roma vs Bayer Leverkusen: Lorenzo Pellegrini
Hasil AS Roma vs Bayer Leverkusen: Skor 1-0
Hadapi AS Roma Versi Mourinho, CEO Bayer Leverkusen Sebut Laga Seimbang
Roger Ibanez Jadi Rebutan Dua Klub Premier League, Mau Pilih yang Mana?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

