AC Milan Dikalahkan Lille, Efek dari Jumawa dan Meremehkan Lawan?
Yaumil Azis | 6 November 2020 06:51
Bola.net - Hasil mengejutkan tercipta di matchday ke-3 fase grup Liga Europa yang diselenggarakan pada Jumat (6/11/2020) dinihari tadi. AC Milan yang sedang bagus-bagusnya harus bertekuk lutut di hadapan Lille.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk kemenangan Lille yang bertindak sebagai tim tamu. Ketiga golnya diborong seorang diri oleh sang pemain, Yusuf Yazici.
Hasil ini cukup mengejutkan, sebab Milan sedang tampil apik. Klub berjuluk Bianconeri tersebut belum merasakan kekalahan lagi sejak terakhir kali menerimanya di bulan Maret lalu.
Bisa jadi, torehan apik tersebut membuat pemain AC Milan jadi jumawa dan meremehkan lawannya. Namun Stefano Pioli selaku pelatih Rossoneri menegaskan bahwa pemainnya tak pernah memandang enteng setiap musuhnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Milan Tidak Meremehkan Lawan
Usai laga, Pioli mengatakan bahwa kekalahan ini bisa memberikan manfaat positif bagi timnya. Setelah lama tidak merasakan kekalahan, menurutnya ini adalah waktu yang tepat untuk belajar bangkit dari keterpurukan.
"Saya adalah pelatih dari tim ini, saya mengalami proses pembangunan menuju ke laga ini dan bisa dipastikan bahwa kami tidak meremehkan siapapun," ungkap Pioli kepada Sky Sport Italia.
"Kami juga tidak kehilangan sikap. Ini hanyalah hari yang buruk dan kami akan belajar dari situ. Ini skuad muda, namun juga memiliki sikap dewasa ang tahu cara untuk bereaksi dalam setiap kesulitan," lanjutnya.
Senang Berada di Milan
Ini adalah kekalahan pertama Pioli sejak terakhir kali dirasakan pada bulan Maret lalu. Dan sebelum mengakhiri musim 2019/20 kemarin, Pioli sempat berada pada situasi di mana dirinya dihadapkan dengan pintu keluar Milan.
Hal ini dikarenakan adanya rumor soal kedatangan Ralf Rangnick. Sekarang masa itu sudah lewat. Pioli mengaku senang dengan atmosfer yang ada di dalam skuad saat ini.
"Saya sangat senang berada di sini, ada atmosfir yang mempersatukan, klub yang mendukung dan kami punya semua untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin," tambahnya.
"Saat seorang pelatih bisa mendapatkan situasi semacam itu, dia bisa fokus dan memberikan yang terbaik buat tim," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



