AS Roma vs Vfb Stuttgart: Niccolo Pisilli Menggila di Depan Totti, Serigala Ibu Kota Tembus 8 Besar
Afdholud Dzikry | 23 Januari 2026 07:01
Bola.net - Niccolo Pisilli menjadi pahlawan kemenangan AS Roma atas VfB Stuttgart di Liga Europa. Gelandang muda ini mencetak brace krusial yang memastikan kemenangan 2-0 di Olimpico.
Hasil manis ini mendongkrak posisi Giallorossi ke peringkat enam klasemen sementara. Mereka kini mengamankan setidaknya tiket play-off menuju fase gugur kompetisi.
Laga ini terasa sangat spesial dengan kehadiran legenda hidup Francesco Totti di tribun. Sang Pangeran Roma kembali menonton langsung setelah absen hampir tiga tahun.
Pisilli membuktikan kualitasnya di hadapan sang idola lewat performa masterclass. Ia menyebut malam itu sebagai perwujudan mimpi seorang Romanista sejati.
Panggung Mimpi Sang Romanista
Pisilli membuka keunggulan Roma sesaat sebelum turun minum lewat sudut sempit. Ia memanfaatkan umpan terobosan cerdas dari Matias Soule untuk mengecoh kiper Alexander Nubel.
Gol keduanya lahir dramatis pada masa injury time babak kedua. Kali ini, Paulo Dybala memberikan umpan tersamar yang diselesaikan dengan tendangan keras.
Pemain jebolan akademi ini mengaku sangat emosional usai menjadi bintang lapangan. Ia menegaskan cintanya pada klub meski masa depannya sempat diragukan.
"Bermain untuk Roma adalah mimpi bagi saya, karena saya seorang Romanista," ujar Pisilli.
Sihir Totti dan Rotasi Skuad
Kemenangan ini diraih dengan skuad yang mengalami rotasi cukup ekstrem. Pelatih melakukan tujuh perubahan dari tim yang sebelumnya mengalahkan Torino di Serie A.
Nama-nama besar seperti Artem Dovbyk dan Stephan El Shaarawy harus absen karena cedera. Pemain anyar seperti Donyell Malen juga tidak bisa diturunkan karena regulasi.
Namun, semangat juang tim tetap menyala di bawah tatapan Francesco Totti. Kehadiran sang legenda memberikan aura magis tersendiri bagi para pemain di lapangan.
"Saya 100 persen fokus pada Roma dan akan tetap begitu sampai hari terakhir saya di sini," tegas Pisilli.
Jalannya Laga yang Dramatis
Pertandingan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama mengoleksi 12 poin sebelum laga. Stuttgart sempat memberikan ancaman nyata melalui peluang emas Deniz Undav.
Kiper Mile Svilar tampil heroik melakukan penyelamatan krusial dalam situasi satu lawan satu. Ia juga menggagalkan tembakan jarak dekat dari Ermedin Demirovic.
Lini belakang Roma bekerja keras menahan gempuran wakil Jerman tersebut. Gianluca Mancini bahkan harus menjatuhkan diri untuk memblok bola dari jarak dekat.
Serangan balik Stuttgart seringkali kandas akibat penyelesaian akhir yang buruk. Striker mereka gagal memanfaatkan peluang meski sempat mendapat bola pantul keberuntungan.
Menatap Babak 16 Besar
Tambahan tiga poin ini sangat vital bagi nasib Roma di kompetisi Eropa. Mereka kini berada di jalur yang tepat untuk lolos otomatis ke 16 besar.
Posisi delapan besar klasemen akhir akan membebaskan mereka dari fase play-off tambahan. Laga terakhir melawan Panathinaikos akan menjadi penentu nasib akhir mereka.
Pisilli berharap kontribusinya bisa memberi dampak positif bagi tim ke depannya. Ia ingin terus mendapatkan menit bermain reguler di skuad utama.
"Tetapi semua orang ingin bermain dan tentu saja mereka akan merenung," pungkas Pisilli.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan dan 2 Kesalahan Fatal yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 07:56
-
Mike Maignan Bisa Absen Lebih dari Satu Laga
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 07:41
-
Spalletti Bingung Gol Juventus Dianulir
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 07:36
-
Juventus Sudah Berjuang Maksimal, tapi Masih Gagal Menang
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 07:25
-
Rating Pemain AC Milan usai Dipermak Bournemouth: Maignan Dapat Nilai 1
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 06:46
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



