Data dan Fakta Liga Europa: Red Star Belgrade vs AC Milan
Gia Yuda Pradana | 17 Februari 2021 16:06
Bola.net - Red Star Belgrade akan menjamu AC Milan di leg pertama babak 32 besar Liga Europa 2020/21, Jumat (19/2/2021). Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Stadion Rajko Mitic ini.
Sebelum ini, pertemuan terakhir Red Star dan Milan tersaji di babak kualifikasi ketiga Liga Champions 2006/07. Milan menang 1-0 di kandang, menang 2-1 di Beograd, dan menyingkirkan Red Star dengan agregat 3-1.
Sebelum itu, yang merupakan pertemuan perdana mereka, Red Star dan Milan bertarung di putaran kedua European Cup 1988/99. Leg 1 di Milan dan leg 2 di Beograd sama-sama berkesudahan 1-1. Milan kemudian menang adu penalti 4-2.
Dengan demikian, berarti Red Star belum pernah menang melawan Milan. Rekornya adalah M0 S2 K2, gol 3-5.
Sementara itu, Milan belum pernah menghadapi tim-tim Serbia lain selain Red Star.
Pelatih Red Star adalah Dejan Stankovic. Dia adalah mantan gelandang Red Star periode 1995-1998, Lazio periode 1998-2004, dan Inter Milan periode 2004-2013. Sebagai pemain, dia pernah 26 kali menghadapi Milan (M6 S7 K13), mencetak 6 gol Serie A kontra Rossoneri.
Striker Milan, Zlatan Ibrahimovic, adalah rekan setim Dejan Stankovic di Inter Milan antara 2006 dan 2009. Mereka meraih 3 Scudetto Serie A selama periode tersebut.
Statistik Red Star Belgrade

Red Star di Liga Europa musim ini: M3 S2 K1, gol 9-4 (runner-up Grup L).
Rekor kandang Red Star di Liga Europa musim ini: M2 S1 K0, gol 7-2.
Gol terbanyak untuk Red Star di Liga Europa musim ini: Aleksandar Katai, El Fardou Ben Nabouhane (masing-masing 2).
Assist terbanyak untuk Red Star di Liga Europa musim ini: El Fardou Ben Nabouhane (3).
Red Star tak terkalahkan dalam 5 laga terakhirnya di Liga Europa (M3 S2 K0).
Red Star selalu clean sheet, tak kebobolan, dalam 3 laga terakhirnya di Liga Europa.
3 Laga kandang Red Star di Liga Europa musim ini: menang 5-1 vs Slovan Liberec, menang 2-1 vs Gent, imbang 0-0 vs Hoffenheim.
Rekor kandang Red Star di Liga Europa, tak termasuk kualifikasi: M3 S3 K1. Satu-satunya kekalahan adalah 0-1 vs Arsenal di fase grup 2017/18.
Sebelum ini, pertemuan terakhir Red Star dengan tim Italia adalah melawan Napoli di fase grup Liga Champions 2018/19. Red Star imbang 0-0 di Beograd, dan kalah 1-3 di Naples.
Rekor Red Star melawan tim-tim Italia: M2 S8 K11, gol 15-27.
Rekor kandang Red Star melawan tim-tim Italia: M1 S5 K4. Satu-satunya kemenangan kandang mereka adalah 3-1 vs AS Roma di fase grup UEFA Cup 2005/06.
Red Star tak terkalahkan dalam 17 laga terakhirnya di semua kompetisi (M14 S3 K0).
Red Star selalu clean sheet, tak kebobolan, dalam 3 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi.
Laga berikutnya: Spartak Subotica vs Red Star Belgrade (SuperLiga Serbia, 21/2/2021).
Statistik AC Milan

Milan di Liga Europa musim ini: M4 S1 K1, gol 12-7 (juara Grup H).
Rekor tandang Milan di Liga Europa musim ini: M2 S1 K0, gol 5-2.
Gol terbanyak untuk Milan di Liga Europa musim ini: Brahim Diaz, Jens Petter Hauge (masing-masing 3).
Assist terbanyak untuk Milan di Liga Europa musim ini: Ante Rebic, Diogo Dalot (masing-masing 2).
3 Laga tandang Milan di fase grup Liga Europa musim ini: menang 3-1 vs Celtic, imbang 1-1 vs Lille, menang 1-0 vs Sparta Praha.
Rekor tandang Milan di Liga Europa, termasuk kualifikasi: M8 S4 K3.
Milan kalah 4 kali dalam 9 laga terakhirnya di semua kompetisi (M4 S1 K4).
Tak ada hasil seri dalam 6 laga tandang terakhir Milan di semua kompetisi, menang 4 kali (M4 S0 K2).
Milan tanpa clean sheet, selalu kebobolan, dalam 3 laga tandang terakhirnya di semua kompetisi.
Milan baru menelan 2 kekalahan tandang di semua kompetisi musim ini (M12 S3 K2).
Laga berikutnya: AC Milan vs Inter Milan (Serie A, 21/2/2021).
Sumber: UEFA.com, WhoScored, Transfermarkt
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Spezia 2-0 AC Milan, Netizen: Hoax, Kebalik Itu Min!
- 5 Pelajaran dari Spezia 2-0 AC Milan: Pressing Tinggi Anti-Rossoneri
- Tumbang Lawan Spezia, AC Milan Diminta Belajar 'Menang Jelek'
- Dipermalukan Spezia, Ini yang Terjadi Pada Skuat AC Milan
- Kapten Milan Akui Spezia Memang Layak Raih Kemenangan Atas Rossoneri
- Pasca Dikalahkan Spezia, AC Milan Gelar Rapat untuk Bahas Sesuatu
- Tenang, Kepercayaan Diri AC Milan Tidak Runtuh Begitu Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












