Final Liga Europa: Tottenham vs MU, Siapa Lebih Siap?
Editor Bolanet | 20 Mei 2025 14:53
Bola.net - Final Liga Europa musim ini akan mempertemukan dua tim Premier League, Tottenham Hotspur dan Manchester United, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Keduanya akan bertarung di Bilbao demi trofi terakhir yang bisa diperebutkan musim ini.
Tottenham memiliki catatan bagus dengan tiga kemenangan beruntun atas MU musim ini. Namun, laga final selalu berbeda dan bisa menjadi penentu reputasi kedua manajer yang masih mencari trofi pertama mereka.
Dengan banyaknya pemain kunci yang absen, pertandingan ini akan menguji kedalaman skuad kedua tim. Baik Ange Postecoglou maupun Ruben Amorim harus memutar otak untuk menyusun strategi terbaik.
Duel Kiper: Vicario vs Onana

Guglielmo Vicario dan Andre Onana memiliki statistik yang cukup mirip musim ini. Namun, Vicario sedikit lebih unggul dalam hal expected goals against dan persentase penyelamatan.
Onana kerap dikritik karena blunder yang dilakukannya sepanjang musim. Performanya yang tidak konsisten membuat Amorim sempat mencadangkannya di semifinal.
Meski selisihnya tipis, Vicario tampaknya lebih bisa diandalkan di laga final. Tekanan tinggi di pertandingan puncak bisa menjadi ujian berat bagi Onana.
Lini Belakang: Kekuatan Tottenham

Cristian Romero dan Micky van de Ven yang kembali fit menjadi kabar baik untuk Tottenham. Kehadiran mereka terbukti membuat pertahanan Spurs jauh lebih solid.
Tanpa duo bek tengah andalannya, angka kebobolan Tottenham meningkat signifikan. Ditambah dengan Porro dan Udogie di sisi pertahanan, lini belakang Spurs siap menghadapi serangan MU.
Sementara itu, MU masih meragukan kebugaran De Ligt dan Yoro. Jika absen, Maguire dan Lindelof harus tampil sempurna untuk menghentikan serangan Spurs.
Lini Tengah: Bruno Fernandes Jadi Penentu

Tottenham harus bermain tanpa Maddison, Kulusevski, dan Bergvall di lini tengah. Postecoglou hanya bisa mengandalkan Bissouma dan Bentancur sebagai pilihan utama.
Di sisi lain, MU masih memiliki Bruno Fernandes sebagai otak serangan. Kapten Setan Merah itu bisa menjadi pembeda dengan kreativitas dan visinya.
Meski Casemiro dan Ugarte tidak dalam performa terbaik, kehadiran Fernandes memberi keunggulan tipis untuk MU. Tottenham harus waspada terhadap pergerakan gelandang asal Portugal itu.
Lini Serang: Ketajaman Spurs vs Ketidakstabilan MU

Tottenham masih mengandalkan Son Heung-min, Johnson, dan Solanke di lini depan. Johnson menjadi top skor dengan 17 gol, menunjukkan ketajaman serangan Spurs.
Tim asuhan Postecoglou juga konsisten dalam menciptakan peluang. Mereka termasuk dalam 10 besar Premier League untuk statistik serangan.
Sebaliknya, MU hanya mengandalkan Garnacho, Hojlund, dan Amad Diallo sebagai pencetak gol. Ketajaman serangan yang kurang bisa menjadi masalah besar di final nanti.
Prediksi: Tottenham Lebih Siap
Berdasarkan analisis antarlini, Tottenham tampak lebih siap menghadapi final. Pertahanan yang solid dan serangan yang tajam menjadi modal penting mereka.
Namun, MU pasti akan memberikan perlawanan sengit. Final adalah pertandingan tersendiri, dan segala bisa terjadi di atas lapangan. Siapa pun yang lebih disiplin dan cerdas akan membawa pulang trofi.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Ruben Amorim Hampir Mengundurkan Diri dari Manchester United pada Januari
Big Six Tak Berkutik di Amex
Jalan Berliku Menuju Trofi: Road to Final Liga Europa Manchester United
Jadwal Final Liga Europa Tottenham vs Manchester United Live SCTV dan Vidio, Kamis 22 Mei 2025
Dari Arsenal, MU Hingga Liverpool: 6 Klub Besar Berebut Tanda Tangan Christopher Nkunku
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







