Giovanni van Bronckhorst, Pelatih Keturunan Indonesia yang Bawa Rangers ke Final Liga Europa
Serafin Unus Pasi | 18 Mei 2022 19:25
Bola.net - Dini hari nanti, kompetisi Liga Europa akan menggelar partai final. Di partai final ini akan mempertemukan wakil Jerman, Eintracht Frankfurt melawan wakil Skotlandia, Rangers.
Kedua tim menjalani jalan yang terjal untuk bisa mencapai partai final yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan Stadium. Mereka mengalahkan banyak tim top Eropa agar selangkah lebih dekat dengan trofi ini.
Bagi Rangers, bisa berada di Final kompetisi Eropa adalah satu catatan yang mewah. Karena semenjak klub ini berdiri 150 tahun yang lalu, mereka hanya berhasil masuk ke empat final kompetisi Eropa saja.
Keberhasilan mereka masuk ke Final Liga Europa musim ini tidak terlepas dari jasa Giovanni van Bronckhorst. Pelatih asal Belanda itu sukses memimpin Rangers untuk bisa mencapai final kelima mereka ini.
Siapa sih Van Bronckhorst? Dan benarkah ia punya keturunan Indonesia dalam darahnya? Simak ulasannya di bawah ini.
Darah Indonesia
Lahir dan besar di Rotterdam, Van Bronckhorst ternyata punya darah Indonesia yang cukup kental di nadinya saat ini.
Mengutip Autobiografinya, sang ayah Victor van Bronckhorst adalah seorang keturunan Indonesia- Belanda. Ia kemudian menikah dengan Frasien Sapulette, seorang wanita Indonesia yang berasal dari Maluku.
Namun Van Bronckhorst sejak lahir sudah berada di Belanda. Ia dibesarkan di salah satu kota besar Belanda, Rotterdam.
Karir Bermain

Sebagai putra daerah Rotterdam, Van Bronckhorst dan anak-anak muda kota Rotterdam lainnya bergabung dengan akademi Feyenoord.
Bersama Feyenoord, bakatnya mentas dengan cepat. Ia akhirnya debut di tim senior Feyenoord pada tahun 1993 saat ia masih berusia 18 tahun.
Namun enam tahun bersama Feyenoord, ia memutuskan untuk pindah ke Skotlandia. Ia menerima ajakan Dick Advocaat, mantan manajernya di Timnas Belanda U-16 yang saat itu dipercaya menjadi Rangers.
Bersama Rangers-lah bakatnya semakin bersinar sehingga ia direkrut Arsene Wenger ke Arsenal untuk menggantikan Emmanuel Petit, meski karirnya banyak diterpa cedera selama di Arsenal.
Di tahun 2003 ia mendapat ajakan dari Frank Rijkaard untuk bermain di Barcelona. Ia bergabung dengan Barcelona sebagai pemain pinjaman dan di Barcelona ini Van Bronckhorst yang semula dikenal sebagai gelandang berubah posisi menjadi bek kiri. Di mana ia tampil dengan apik dan membantu Barcelona juara La Liga.
Di tahun 2007 ia memutuskan pulang ke Feyenoord sebelum kahirnya pensiun di tahun 2010 silam.
Karir Kepelatihan

Tidak lama setelah pensiun, Van Bronckhorst langsung mendapatkan tawaran untuk melatih. Ia diminta menjadi asisten pelatih Ronald Koeman yang pada saat itu baru ditunjuk menjadi manajer Feyenoord.
Sekitar empat tahun menjadi asisten pelatih, Van Bronckhorst akhirnya diangkat jadi manajer tetap Feyenoord itahun 2015 menggantikan Fred Rutten.
Bersama Feyenoord ini karir kepelatihannya melejit dengan cepat. Di musim debutnya ia berhasil membawa Feyenoord menjuarai KNVB Cp dan di musim keduanya ia berhasil membawa Feyenoord menjuarai Eredivisie.
Namun di tahun 2019 setelah empat musim menangani Feyenoord ia memutuskan pergi di tengah musim. Di tahun 2020 ia menerima pinangan klub China, Guangzhou R&F namun karena hanya finish di peringkat 11 ia mengundurkan diri dari jabatannya.
Baru di November 2021 kemarin ia menerima pinangan Rangers. Ia menggantikan Steven Gerrard yang pindah ke Aston Villa.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Hadapi AEK Athena, Real Madrid Dipastikan Tanpa Arda Guler dan Aurelien Tchouameni
Liga Champions 3 November 2026, 20:57
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
LATEST UPDATE
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
-
Hasil Villarreal vs PSG: Les Parisiens Pesta Gol dengan Kemenangan 6-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:52
-
Hasil Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Die Roten Menang 2-0 di Metropolitano
Liga Champions 4 November 2026, 05:46
-
Hasil Barcelona vs Aston Villa: Raphinha Dua Gol, Blaugrana Menang 3-0
Liga Champions 4 November 2026, 05:41
-
Hasil Man Utd vs Roma: Brace Cunha Bawa Setan Merah Comeback dan Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 05:35
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

