Hojbjerg Main dengan 11 Jahitan di Kepala, Mourinho: Kami Memanggilnya Zidane
Asad Arifin | 23 Oktober 2020 08:27
Bola.net - Pierre-Emile Hojbjerg menunjukkan militansi yang luar biasa untuk Tottenham. Pada duel melawan LASK, pemain 25 tahun tetap berada di atas lapangan dan bermain bagus walau ada 11 jahitan di kepalanya.
Tottenham berjumpa LASK pada laga pertama Grup J Liga Europa musim 2020/2021. Pada duel Jumat (23/10/2020) dini hari WIB itu, Tottenham meraih kemenangan dengan skor 3-0 di kandang sendiri.
Tottenham tidak tampil dengan tim terbaiknya. Namun, mereka tetap tampil dominan. Luca Moura membawa Tottenham unggul pada menit ke-18. Lalu, disusul gol bunuh diri Andres Andrade pada menit ke-27.
Pada babak kedua, Tottenham mampu menambah satu gol lewat Son Heung-min. Masuk lapangan pada menit ke-62, Son mencetak gol enam menit sebelum laga usai dari umpan Carlos Vinicius.
Tottenham Punya Zidane
Mourinho memainkan Hojbjerg sejak menit awal. Dia bermain sebagai pivot bersama Harry Winks. Pemain asal Denmark itu tampil bagus, tetapi kemudian terjadi insiden pada menit ke-21. Hojbjerg mendapat cedera.
Dikutip dari Goal International, Hojbjerg mengalami cedera parah di bagian kepala. Bahkan, mantan pemain Southampton itu melanjutkan laga dengan kepala yang dibebat alat medis. Ada 11 jahitan pada luka Hojbjerg.
"Kami tertawa di babak pertama dan kami semua memanggilnya Zidane. Sangat bagus tapi jangan lakukan itu lagi, Pierre!" ucap Mourinho terkait perban yang membalut kepala Hojbjerg.
"Dia pemain yang sangat bagus, pemimpin yang baik, dan kapten tanpa ban kapten," sambung Mourinho. Hojbjerg sendiri pada akhirnya bermain hingga menit ke-62. Perannya digantikan Moussa Sissoko.
Pujian untuk Carlos Vinicius
Bukan hanya Hojbjerg yang mendapat pujian dari Jose Mourinho. Bomber Carlos Vinicius juga dipuji karena tampil bagus. Pemain asal Brasil itu bermain penuh dan membuat dua assist. Dia menggantikan peran Harry Kane di lini depan.
"Dia bermain bagus tapi dia bisa melakukan lebih baik. Tidak mudah untuk beradaptasi dan masuk ke grup ini jika tidak bicara bahasa Inggris," kata Mourinho.
"Sepak bola yang berbeda, cara bermain berbeda, cara kami ingin menekan. Ini tentang belajar. Tapi dengan keadaan seperti ini, dia melakukan dengan baik pada laga pertamanya. Dia hanya tidak mencetak gol saja," kata Mourinho.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
5 Pelajaran Celtic vs AC Milan: Dicari, Lawan yang Bisa Kalahkan Rossoneri
AC Milan Lagi-Lagi Menang, Netizen Milanisti Sampai Lupa Rasanya Kalah
Arsenal Menang Sih, Tapi Netizen Masih Lebih Tertarik Bahas Kontroversi Mesut Ozil
Highlights Liga Europa: Tottenham 3-0 LASK
Highlights Liga Europa: Celtic 1-3 AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














