Juara Liga Europa, Berapa Hari Lamanya Tottenham Menunggu Trofi?
Aga Deta | 23 Mei 2025 06:12
Bola.net - Tottenham Hotspur akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih trofi besar. Klub asal London Utara ini menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United.
Penantian selama 6.296 hari pun berakhir manis. Setelah bertahun-tahun menjadi bahan ejekan, Tottenham kini memiliki alasan untuk tersenyum.
Pelatih Ange Postecoglou menepati janjinya di musim keduanya. Meski musim secara keseluruhan tidak terlalu memuaskan, gelar ini membawa kebanggaan bagi para pendukung.
Kemenangan di Bilbao menjadi penebus kegagalan Spurs selama ini. Trofi ini menghapus luka dari berbagai kekalahan di final sebelumnya.
Berapa Lama Tottenham Menunggu Trofi?

Tottenham terakhir kali meraih gelar pada musim 2007/2008 saat menjuarai EFL Cup. Saat itu, mereka menang atas Chelsea 2–1 lewat gol Dimitar Berbatov dan Jonathan Woodgate.
Sejak saat itu, Spurs beberapa kali nyaris juara, tetapi selalu gagal. Mereka kalah di tiga final EFL Cup dan juga tumbang dari Liverpool di final Liga Champions 2018/2019.
Kini, dengan menjuarai Liga Europa 2024/2025, mereka mengakhiri masa tanpa gelar selama 6.296 hari. Mikey Moore, pemain cadangan di final kali ini, bahkan baru berusia sembilan bulan saat Spurs terakhir kali juara.
Gelar Apa yang Bisa Diraih Tottenham Musim Depan?

Tottenham menghadapi musim panas yang penuh tantangan dan kemungkinan perubahan besar. Meski juara Eropa, posisi Postecoglou sebagai pelatih masih belum aman karena performa buruk di liga domestik.
Namun, kemenangan di Bilbao bisa jadi awal kebangkitan. Mereka akan mengikuti lima kompetisi besar di musim 2025/2026 mendatang.
Spurs akan tampil di UEFA Super Cup menghadapi PSG atau Inter Milan. Selain itu, mereka juga berpeluang juara di Premier League, FA Cup, dan Carabao Cup.
Tidak Bisa Pertahankan Liga Europa

Tottenham tidak akan bisa mempertahankan gelar Liga Europa mereka. Kemenangan tersebut membuat mereka lolos ke Liga Champions musim depan.
Ini berarti mereka akan bersaing di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Peluang juara memang kecil, tapi mereka telah membuka jalan ke sana.
Kemenangan ini juga memberi harapan baru bagi para fans. Kini, Tottenham punya semangat dan fondasi baru untuk musim-musim berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









