Ketika UEL Menjadi Unai Emery's League
Asad Arifin | 10 Mei 2019 08:43
Bola.net - - UEFA Europa League [UEL] atau yang lebih familiar dengan Liga Europa kini sudah berganti nama. Salah satu kompetisi paling akbar di Eropa tersebut kini telah memiliki nama baru. Nama tersebut adalah Unai Emery' League.
Ya, UEL adalah Unai Emery's League. Tentu saja ini bukan nama resmi. Tapi hanya nama kiasan. Nama tersebut dipakai tidak lain untuk menggambarkan dominasi Unai Emery di Liga Europa.
Unai Emery baru saja mengantarkan Arsenal melaju ke final Liga Europa. Pada babak semifinal, The Gunners unggul telak secara agregat dari Valencia. Arsenal menang dengan agregat 7-3 atas klub dari Spanyol tersebut.
Bagi Unai Emery, sukses membawa Arsenal melaju ke final Liga Europa adalah prestasi khusus. Sebab, dia jadi pelatih paling sukses pada kompetisi 'kasta' kedua di Eropa tersebut.
Simak catatan prestasi Unai Emery di Liga Europa selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Unai Emery's League
Arsenal bukan tim pertama yang dibawa oleh Unai Emery untuk menjejak laga final Liga Europa. Sudah ada tim lain yang pernah diantar oleh pelatih asal Spanyol. Tim yang dimaksud adalah Sevilla.
Sepanjang karirnya, pelatih berusia 47 tahun tersebut sudah pernah membawa tim asuhannya di empat kali final Liga Europa. Tiga kali bersama dengan Sevilla dan sekali bersama dengan Arsenal pada musim ini.
Unai Emery membawa Sevilla ke final Liga Europa pada musim 2013/14, 2014/15, dan 2015/16. Sevilla tiga musim beruntun ke final Liga Europa dan semuanya di akhiri dengan raihan gelar juara.
Nah, menyusul suksesnya bersama Arsenal, Unai Emery kini tercatat sebagai manajer pertama yang mampu membawa timnya empat kali ke final Liga Europa. Hitungan ini sudah termasuk dengan saat kompetisi masih memakai format lama yakni Piala UEFA.
Ada jeda antara sukses Unai Emery meraih tiga gelar Liga Europa beruntun bersama Sevilla dan kini membawa Arsenal ke final. Ada jeda dua musim. Bukan karena Emery gagal tapi karena saat itu dia melatih PSG yang bersaing di Liga Champions.
So, layakkah UEL mendapat nama baru Unai Emery's League?
Tantang Chelsea di Final
Pada tiga kesempatan final sebelumnya, Unai Emery selalu mampu membawa tim yang dia asuh menjadi juara. Namun, untuk edisi musim 2018/19, jalan Emery untuk meraih juara dipastikan tidak akan mudah.
Sebab, lawan yang dihadapi adalah Chelsea. Sama-sama berasal dari Inggris, kedua tim tentu sudah saling kenal karakter masing-masing. Duel antara tim asal London tersebut juga sudah sangat sering terjadi.
Pada ajang Liga Europa musim 2018/19 ini, Chelsea melangkah ke final dengan sangat perkasa. Dari 17 laga yang dimainkan, Chelsea belum pernah kalah. The Blues meraih 14 kemenangan dan tiga kali hasil imbang, dengan catatan laga berjalan sampai 90 menit.
Jadi, siapa yang jadi jagoan Bolaneters pada laga final Liga Europa antara Chelsea vs Arsenal pada 29 Mei yang akan datang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













