Lee Grant, Pak Tua Manchester United yang Jalani Debut di Liga Europa
Asad Arifin | 29 November 2019 09:58
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer memainkan banyak pemain muda saat Manchester United berjumpa Astana. Namun, di antara para pemain inti, terdapat satu pemain yang sudah tua yakni penjaga gawang Lee Grant.
Laga melawan Astana sebenarnya sudah tidak lagi membawa beban bagi United di Liga Europa. Sebab, Setan Merah sudah memastikan lolos ke babak 32 Besar sejak matchday keempat.
Karena itu, Solskjaer tidak ragu untuk melakukan banyak eksperimen pada laga di Astana Arena, Kamis (28/11/2019) malam WIB. Tujuh pemain muda ditampilkan sebagai pemain inti di laga tersebut.
Manchester United kalah dengan skor 2-1 atas Astana. Sempat unggul dari gol Jesse Lingard pada menit ke-10, United kebobolan dua gol di babak kedua. Gol-gol Astana dicetak Dimitry Shomko dan bunuh diri Di'Shon Bernard.
Debut Pak Tua Lee Grant
Solskjaer memberikan panggung yang lebar pada pemain muda didikan akademi United untuk tampil melawan Astana. Namun, di balik cerita manis para pemain muda, ada pula cerita unik Lee Grant.
Pada usia yang sudah tidak lagi muda, Lee Grant mendapatkan debutnya di Liga Europa. Lee Grant menjalani debut saat usianya 36 tahun 305 hari. Lee Grant bakal merayakan ulang tahun ke-37 pada 27 Januari mendatang.
Dalam catatan Opta, dengan usia 36 tahun 305 hari, Lee Grant menjadi pemain Manchester United tertua yang menjalani debut di kompetisi level Eropa. Catatan ini termasuk laga babak kualifikasi.
Namun, Lee Grant tidak mampu membuat catatan manis pada debutnya di pentas Eropa. Mantan kiper Stoke City itu gagal menjaga gawangnya dari kebobolan. Dua gol bersarang di gawang Lee Grant pada laga melawan Astana.
Lee Grant Hanya Kiper Ketiga

Lee Grant bergabung dengan Manchester United pada Juli 2018 lalu. Sepintas, keputusan United membeli Lee Grant cukup aneh. Sebab, dia sudah berusia lanjut dan tidak punya pengalaman yang cukup bermain di level atas.
Sebelum dibeli United, Lee Grant hanya tiga musim bermain di Premier League. Catatan itu diukir bersama Stoke City. Lee Grant bukan pilihan utama di bawah mistar Stoke City dan hanya memainkan 31 laga dalam tiga musimnya.
Namun, keputusan ini sebenarnya cukup bagus. United memang membeli Lee Grant untuk menjadi kiper pelapis, tepatnya kiper ketiga. Lee Grant adalah opsi ketiga setelah David de Gea dan Sergio Romero.
Sejak direktur pada 2018 lalu, Lee Grant baru memainkan dua pertandingan untuk United.
Sumber: Opta
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









