Mengapa Alexandre Lacazette Mendapatkan Kritikan dari Eks Arsenal Ini?
Yaumil Azis | 22 Februari 2020 04:50
Bola.net - Alexandre Lacazette menjadi pahlawan kemenangan Arsenal sewaktu bertemu Olympiakos dalam laga leg pertama babak 32 besar Liga Europa hari Jumat (21/2/2020) kemarin. Namun mengapa dirinya masih mendapat kritikan?
Gol dari pria berkebangsaan Prancis itu membuat the Gunners berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0. Tentu saja kemenangan itu berarti, sebab pertandingan tersebut digelar di markas Olympiakos.
Pada leg kedua nanti yang digelar pekan depan, gantian Arsenal yang akan menjamu Olympiakos di markasnya, Emirates Stadium. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang agar bisa melaju ke babak berikutnya.
Sayang kontribusi penting tersebut tidak membuat Lacazette lantas lolos dari kritikan pedas. Salah satunya datang dari eks penyerang Arsenal, Robin van Persie, yang sudah menyatakan pensiun pada tahun 2019 lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Van Persie Kritik Lacazette
Menjelang akhir pertandingan, Lacazette sempat mendapatkan peluang emas. Ia menerima umpan dari rekan setimnya, Pierre-Emerick Aubameyang, pada ruang terbuka berjarak beberapa meter dari gawang Olympiakos.
Sialnya, kendati sedang tidak dikawal, Lacazette gagal mengubah kesempatan tersebut menjadi gol kedua bagi timnya. Bidikannya meleset dari gawang karena bola sempat menyentuh kiper lawan, Jose Sa.
Secara keseluruhan, Jose Sa sebenarnya tampil apik karena berhasil menghalau sejumlah peluang emas Arsenal selama pertandingan. Namun tetap, Lacazette dikritik karena gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.
"Ini adalah serangan balik yang bagus [awalan dari peluang untuk Lacazette], tapi inilah yang ingin saya bicarakan. Ini bukan kelas dunia, ini hanya aksi yang khusus," ujar Van Persie kepada BT Sport.
Penjelasan dari Mantan Bomber Handal
Van Persie tahu bahwa Lacazette seharusnya bisa lebih baik dari sekadar peluang yang ia ciptakan. Menurut penilaian sosok asal Belanda tersebut, posisi tubuh Lacazette salah dan yakin bahwa sang pemain sendiri tahu kalau dirinya melakukan kesalahan.
"Pergerakan tubuhnya terlalu dekat dengan bola. Tubuhnya seharusnya lebih terbuka sehingga ia bisa melakukan sentuhan kecil itu, sama seperti [Erling] Haaland lakukan melawan PSG, sehingga anda hanya butuh satu sentuhan," lanjutnya.
"Lacazette butuh dua sentuhan untuk melepaskan tembakan. Pada sentuhan kedua ia melakukannya dengan baik tapi butuh waktu tambahan. Dia tahu apa yang saya maksud," tambahnya.
"Dengan sentuhan pertamanya, dia seharusnya mengarah ke tempat di mana dirinya hanya butuh dua atau maksimal tiga langkah untuk melepaskan tembakan. Dia tidak melakukannya," pungkasnya.
(Metro News)
Baca Juga:
- Tiga Favorit Juara Liga Europa Versi Van Persie, Salah Satunya Man United
- Robin van Persie: Gabriel Martinelli Bintang Muda Terbaik Arsenal
- Arsenal 3 Clean Sheets Beruntun, Apa Rahasia Mikel Arteta?
- Lihat Bukayo Saka, Eks Arsenal Ini Jadi Ingat Dennis Bergkamp
- Kemenangan yang Menuntut Arsenal untuk Berkembang, Begini Reaksi Mikel Arteta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






