Palmer Sulap Final Liga Konferensi Eropa jadi Panggungnya, Tapi Lihat Siapa yang Diam-diam Bersinar
Editor Bolanet | 29 Mei 2025 04:59
Bola.net - Chelsea resmi mengukir sejarah baru dengan menyabet gelar Liga Konferensi Eropa usai menang telak 4-1 atas Real Betis, Kamis (29/5/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadikan The Blues sebagai tim pertama yang memenangkan seluruh kompetisi klub UEFA yang pernah ada.
Namun di balik skor mencolok itu, banyak cerita menarik yang terjadi di lapangan dan di luar garis putih. Mulai dari keputusan mengejutkan pelatih Enzo Maresca, hingga aksi ajaib Cole Palmer yang mengubah jalannya pertandingan.
Tak hanya itu, beberapa pemain mencuri perhatian bukan hanya karena permainan mereka, tetapi juga karena penampilan dan keputusan taktis yang menyertainya. Bahkan, salah satu bintang Chelsea mungkin baru saja memainkan laga terakhirnya.
Berikut ini lima cerita penting dari kemenangan besar Chelsea di final UEFA Conference League yang digelar di Wroclaw, Polandia.
Keputusan Berani Maresca Hampir jadi Petaka

Pelatih Enzo Maresca membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan Reece James dan Levi Colwill sejak awal laga. Padahal, keduanya merupakan pilar penting dalam skuad utama Chelsea sepanjang musim.
Sebagai gantinya, Trevoh Chalobah dan Benoit Badiashile dipercaya menjaga lini belakang, sementara Malo Gusto diplot mengisi pos bek kanan. Perubahan ini menimbulkan tanda tanya besar, apalagi Gusto justru tampil di bawah ekspektasi di babak pertama.
Namun menariknya, James tetap menunjukkan jiwa kepemimpinannya dari sisi lapangan dengan terus memberi semangat pada rekan-rekannya. Meski tak turun sejak awal, kehadirannya tetap berdampak besar saat akhirnya masuk di babak kedua.
Penampilan Baru Caicedo, Hoki Baru Chelsea?

Moises Caicedo tampil beda di laga final dengan rambut pirang mencolok dan masker pelindung wajah. Penampilan nyentrik ini ternyata berbanding lurus dengan performanya yang solid sepanjang pertandingan.
Gelandang asal Ekuador itu bermain lugas dan tak kenal kompromi dalam duel lini tengah. Ia tak hanya membantu bertahan, tetapi juga beberapa kali ikut mendukung serangan dari lini kedua.
Tampil konsisten sepanjang musim, Caicedo juga sebelumnya sudah menyabet dua penghargaan internal klub. Kini, penampilan dan pengaruhnya makin tak terbantahkan di skuad The Blues.
Malam Kelam Gusto, James Pengubah Arah Permainan

Malo Gusto yang dipercaya sebagai starter justru menjadi titik lemah di babak pertama. Ia kehilangan bola di tengah lapangan yang berujung pada gol pembuka Real Betis lewat Abde Ezzalzouli.
Setelah momen itu, permainan Gusto terlihat ragu-ragu dan sering kehilangan posisi saat mengawal sisi kanan pertahanan. Tidak mengherankan jika Maresca langsung menggantinya dengan Reece James saat jeda.
Masuknya James menjadi titik balik yang menentukan arah pertandingan. Ia bermain lebih tenang, disiplin, dan membawa kestabilan yang akhirnya membantu Chelsea bangkit dan mendominasi babak kedua.
Sihir Cole Palmer, Dua Assist Penentu Kemenangan

Cole Palmer kembali menunjukkan kelasnya di momen krusial. Meski sempat kesulitan musim ini, pemain muda itu tampil gemilang dengan dua assist brilian di babak kedua.
Assist pertama ia berikan kepada Enzo Fernandez setelah mengelabui bek lawan dengan skill tinggi. Tak lama berselang, ia kembali menyulitkan lini belakang Betis dan mengirim umpan matang untuk disambut sundulan Nicolas Jackson.
Performa Palmer di final ini menjadi bukti bahwa dirinya bisa jadi pembeda di level Eropa. Saat tekanan memuncak, dialah yang justru muncul sebagai kreator kemenangan Chelsea.
Gol Sancho, Salam Perpisahan?

Jadon Sancho tidak tampil sejak awal, tapi ia meninggalkan jejak manis di menit-menit akhir. Masuk sebagai pemain pengganti, Sancho mencetak gol indah lewat tembakan melengkung ke pojok atas gawang.
Gol tersebut mempertegas dominasi Chelsea dan membuat perayaan juara semakin sempurna. Namun, masa depan Sancho di Stamford Bridge masih belum jelas hingga saat ini.
Jika benar itu laga terakhirnya bersama Chelsea, maka ia telah pamit dengan cara paling elegan. Jika bertahan, fans The Blues tentu berharap ada lebih banyak momen magis darinya musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Braga vs Betis - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 16:45
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 9 April 2026
Liga Champions 8 April 2026, 15:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32










