Review: Feyenoord Sukses Imbangi Roma di Olimpico
Editor Bolanet | 20 Februari 2015 02:57
- Tampil di depan pendukung sendiri, AS Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Feyenoord di babak 32 besar Liga Europa. Sempat unggul lebih dahulu lewat , sukses memaksakan hasil imbang lewat gol Colin Kazim-Richards.
Di awal-awal babak pertama, tim tamu Feyenoord mampu tampil mendominasi dan beberapa kali melancarkan serangan ke pertahanan tuan rumah. Namun penampilan solid lini belakang yang dikomandoi duet Manolas dan Yanga-Mbiwa mampu meredam setiap serangan tim tamu.
Perlahan tapi pasti, AS Roma mulai menemukan ritme permainan mereka. Meskipun kalah dalam penguasaan bola, anak asuh Rudi Garcia tersebut mampu tampil efektif dalam membangun serangan.
Ini terbukti dengan gol yang diciptakan Gervinho pada menit ke-22. Terus mendapatkan tekanan dari tim tamu, AS Roma justru mampu mencuri gol melalui sebuah serangan cepat dari sisi kanan. Umpan mendatar dari Vasilis Torosidis mampu dimaksimalkan dengan cantik lewat sontekan backheel Gervinho.
Dua menit berselang, Giallorossi kembali mendapatkan peluang untuk menggandakan kedudukan. Namun sayang, kali ini upaya dari Gervinho mampu diredam dengan sigap oleh kiper Feyenoord, Vermeer. Hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tak berubah.
Tertinggal satu gol di babak pertama, Feyenoord tak mengendurkan serangan mereka ke pertahanan Roma. Upaya tersebut akhirnya kesampaian pada menit ke-55. Kazim Richards mampu mencatatkan namanya setelah memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Immers yang membentur mistar gawang. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan membuat para pemain Feyenoord semakin bersemangat menggempur pertahanan tuan rumah. Beberapa upaya dari El Ahmadi, Kazim Richards dan De Vilhena masih belum menemui sasaran.
Tak ingin terus tertekan, pelatih Rudi Garcia akhirnya melakukan pergantian pemain. Francesco Totti dan Daniele De Rossi ditarik keluar digantikan Seydou Doumbia dan Seydou Keita pada menit ke-65. Dan beberapa menit kemudian Daniele Verde juga ditarik keluar digantikan oleh Alessandro Florenzi.
Masuknya tiga pemain baru tersebut membuat AS Roma mampu keluar dari tekanan dan mulai menguasai lini tengah. Serangan demi serangan pun coba kembali dilancarkan tuan rumah, sayang solidnya pertahanan Feyenoord mampu meredam semua serangan Giallorossi.
Di sepuluh menit terakhir, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-83, Doumbia nyaris mencetak gol. Lepas dari jebakan offside, Doumbia gagal memaksimalkan menjadi gol meskipun tinggal berhadapan dengan kiper Vermeer. Begitu juga dengan upaya Torosidis yang juga masih mampu ditepis dengan sempurna oleh Vermeer. Skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan pemain.
: Skorupski; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Nainggolan, De Rossi (Seydou Keita 65'), Pjanic; Gervinho, Totti (Seydou Doumbia 65'), Verde (Alessandro Florenzi 75')
: Vermeer; Wilkshire (Rick Karsdorp 30'), Boulahrouz, Kongolo, Nelom; El Ahmadi, Immers, Clasie; Toornstra, Kazim Kazim, Trindade de Vilhena. (bola/dzi)
Di awal-awal babak pertama, tim tamu Feyenoord mampu tampil mendominasi dan beberapa kali melancarkan serangan ke pertahanan tuan rumah. Namun penampilan solid lini belakang yang dikomandoi duet Manolas dan Yanga-Mbiwa mampu meredam setiap serangan tim tamu.
Perlahan tapi pasti, AS Roma mulai menemukan ritme permainan mereka. Meskipun kalah dalam penguasaan bola, anak asuh Rudi Garcia tersebut mampu tampil efektif dalam membangun serangan.
Ini terbukti dengan gol yang diciptakan Gervinho pada menit ke-22. Terus mendapatkan tekanan dari tim tamu, AS Roma justru mampu mencuri gol melalui sebuah serangan cepat dari sisi kanan. Umpan mendatar dari Vasilis Torosidis mampu dimaksimalkan dengan cantik lewat sontekan backheel Gervinho.
Dua menit berselang, Giallorossi kembali mendapatkan peluang untuk menggandakan kedudukan. Namun sayang, kali ini upaya dari Gervinho mampu diredam dengan sigap oleh kiper Feyenoord, Vermeer. Hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tak berubah.
Tertinggal satu gol di babak pertama, Feyenoord tak mengendurkan serangan mereka ke pertahanan Roma. Upaya tersebut akhirnya kesampaian pada menit ke-55. Kazim Richards mampu mencatatkan namanya setelah memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Immers yang membentur mistar gawang. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan membuat para pemain Feyenoord semakin bersemangat menggempur pertahanan tuan rumah. Beberapa upaya dari El Ahmadi, Kazim Richards dan De Vilhena masih belum menemui sasaran.
Tak ingin terus tertekan, pelatih Rudi Garcia akhirnya melakukan pergantian pemain. Francesco Totti dan Daniele De Rossi ditarik keluar digantikan Seydou Doumbia dan Seydou Keita pada menit ke-65. Dan beberapa menit kemudian Daniele Verde juga ditarik keluar digantikan oleh Alessandro Florenzi.
Masuknya tiga pemain baru tersebut membuat AS Roma mampu keluar dari tekanan dan mulai menguasai lini tengah. Serangan demi serangan pun coba kembali dilancarkan tuan rumah, sayang solidnya pertahanan Feyenoord mampu meredam semua serangan Giallorossi.
Di sepuluh menit terakhir, tuan rumah meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-83, Doumbia nyaris mencetak gol. Lepas dari jebakan offside, Doumbia gagal memaksimalkan menjadi gol meskipun tinggal berhadapan dengan kiper Vermeer. Begitu juga dengan upaya Torosidis yang juga masih mampu ditepis dengan sempurna oleh Vermeer. Skor 1-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan pemain.
: Skorupski; Torosidis, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Nainggolan, De Rossi (Seydou Keita 65'), Pjanic; Gervinho, Totti (Seydou Doumbia 65'), Verde (Alessandro Florenzi 75')
: Vermeer; Wilkshire (Rick Karsdorp 30'), Boulahrouz, Kongolo, Nelom; El Ahmadi, Immers, Clasie; Toornstra, Kazim Kazim, Trindade de Vilhena. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















