Review: Fiorentina Bantai Roma di Olimpico
Editor Bolanet | 20 Maret 2015 02:56
- AS Roma menjamu dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2014-15. Pertandingan ini digelar di Stadio Olimpico pada Jumat (20/03) dini hari.
Setelah hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Fiorentina mengamuk di kandang lawan. Mereka membantai Roma tiga gol tanpa balas untuk memastikan lolos ke perempat final.
Pada babak pertama, kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Baik Roma maupun Fiorentina tampil percaya diri dan saling terlibat jual beli serangan.
Saat pertandingan belum berjalan sepuluh menit Fiorentina mendapatkan hadiah penalti setelah Jose Hollebas menjatuhkan Matias Fernandez di kotak terlarang. Gonzalo Rodriguez yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di menit ke-9.
Tertinggal satu gol membuat Roma sangat bernafsu membalas dengan meningkatkan serangan. Namun justru Fiorentina yang berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-18 melalui Marcos Alonso.
Alonso berhasil memanfaatkan kecorobohan yang dilakukan oleh kiper Lukasz Skorupsi. Skorupsi berusaha mencegah bola keluar lapangan, tetapi berhasil direbut Alonso sekaligus menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Tiga menit berselang gawang Roma ternyata harus kembali kebobolan melalui Jose Basanta. Berawal dari sepak pojok yang diambil Fernandez, Basanta yang tidak terkawal mampu menjebol gawang Roma dengan tandukannya.
Tertinggal jauh rupanya belum membuat Roma menyerah. Mereka berusaha keras membalas dan mendapatkan beberapa peluang. Namun usaha dari Hollebas, Adem Ljajic, Alessandro Florenzi dan Juan Iturbe belum ada yang mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih tetap mendominasi pertandingan. Pasukan Rudi Garcia sama sekali belum berniat untuk mengendurkan serangan guna memperkecil kedudukan.
Fiorentina yang terus mendapatkan tekanan praktis hanya bisa memperkuat barisan pertahanan. Mereka memilih bermain sabar dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Giallorossi semakin ganas menyerang dan mendapatkan sejumlah peluang. Daniele Verde, Adem Ljajic, Juan Iturbe, Florenzi, Daniele De Rossi secara bergantian mengancam gawang Neto, tapi belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Derita Roma semakin bertambah ketika Adem Ljajic menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-88. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai dan pasukan Vincezo Montella pun lolos dengan agregat 4-1.
Statistik AS Roma - Fiorentina:
Setelah hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Fiorentina mengamuk di kandang lawan. Mereka membantai Roma tiga gol tanpa balas untuk memastikan lolos ke perempat final.
Pada babak pertama, kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Baik Roma maupun Fiorentina tampil percaya diri dan saling terlibat jual beli serangan.
Saat pertandingan belum berjalan sepuluh menit Fiorentina mendapatkan hadiah penalti setelah Jose Hollebas menjatuhkan Matias Fernandez di kotak terlarang. Gonzalo Rodriguez yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di menit ke-9.
Tertinggal satu gol membuat Roma sangat bernafsu membalas dengan meningkatkan serangan. Namun justru Fiorentina yang berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-18 melalui Marcos Alonso.
Alonso berhasil memanfaatkan kecorobohan yang dilakukan oleh kiper Lukasz Skorupsi. Skorupsi berusaha mencegah bola keluar lapangan, tetapi berhasil direbut Alonso sekaligus menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Tiga menit berselang gawang Roma ternyata harus kembali kebobolan melalui Jose Basanta. Berawal dari sepak pojok yang diambil Fernandez, Basanta yang tidak terkawal mampu menjebol gawang Roma dengan tandukannya.
Tertinggal jauh rupanya belum membuat Roma menyerah. Mereka berusaha keras membalas dan mendapatkan beberapa peluang. Namun usaha dari Hollebas, Adem Ljajic, Alessandro Florenzi dan Juan Iturbe belum ada yang mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih tetap mendominasi pertandingan. Pasukan Rudi Garcia sama sekali belum berniat untuk mengendurkan serangan guna memperkecil kedudukan.
Fiorentina yang terus mendapatkan tekanan praktis hanya bisa memperkuat barisan pertahanan. Mereka memilih bermain sabar dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Giallorossi semakin ganas menyerang dan mendapatkan sejumlah peluang. Daniele Verde, Adem Ljajic, Juan Iturbe, Florenzi, Daniele De Rossi secara bergantian mengancam gawang Neto, tapi belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Derita Roma semakin bertambah ketika Adem Ljajic menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-88. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai dan pasukan Vincezo Montella pun lolos dengan agregat 4-1.
Statistik AS Roma - Fiorentina:
Penguasaan bola: 57% - 43%
Shot (on goal): 19 (7) - 14 (6)
Corner: 12 - 4
Pelanggaran: 12 - 13
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 1 - 0
Susunan Pemain:
AS Roma: (4-3-3): Skorupski; Torosidis (Iturbe 27'), Manolas, Yanga-Mbiwa (Astori 58'), Holebas; Pjanic, De Rossi, Keita (Verde 44'); Florenzi, Gervinho, Ljajic.
Fiorentina: (3-5-2): Neto; Savic (Tomovic 41'), Rodriguez, Basanta; Joaquin, Fernandez, Badelj, Valero (Aquilani 79'), Alonso; Babacar (Vargas 63'), Salah. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liverpool vs Brighton: The Reds Menang 2-0, Pangkas Jarak di Papan Atas
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 23:00
-
Hasil Man Utd vs Bournemouth: Setan Merah Dibantai 0-3 di Old Trafford
Liga Inggris 25 Oktober 2026, 22:57
-
Man of the Match Inter vs Fiorentina: Marcus Thuram
Liga Italia 25 Oktober 2026, 21:11
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




