Sarri Berharap Fans Chelsea Mau Mendukung Jorginho
Richard Andreas | 22 Februari 2019 09:00
Bola.net - - Bos Chelsea, Maurizio Sarri membela Jorginho yang dewasa ini terus dikritik oleh suporter The Blues sendiri. Menurut Sarri, Jorginho adalah salah satu pemain terpenting dalam skuat Chelsea saat ini, dan oleh sebab itu dia perlu didukung.
Sarri dan taktik Sarriball yang dia terapkan terus dikritik suporter Chelsea dalam beberapa pekan terakhir. Setelah kekalahan dari Manchester City, banyak suporter The Blues yang merasa taktik Sarriball itu sebenarnya tidak jelas.
Mengkritik Sarriball artinya mengkritik sang pelatih, sekaligus mengkritik Jorginho, deep lying playmaker andalan Sarri. Sebab, sejak dari Napoli, Jorginho merupakan pemain yang tidak tergantikan dalam skuat Sarri. Dia berperan seperti pelatih di lapangan.
Sarri percaya suporter Chelsea akan perlahan-lahan memahami pentingnya peran Jorginho. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Pentingnya Jorginho
Jorginho memang merupakan nyawa dari permainan Sarri. Di satu sisi, itu bagus, di sisi lain, dia akan terus disalahkan ketika Chelsea menelan kekalahan. Kendati demikian, Sarri menegaskan bahwa permainan Chelsea berjalan lebih mudah jika ada Jorginho.
Jumat (22/2) dini hari WIB tadi, Jorginho menjadi salah satu pemain penting Chelsea untuk mengalahkan Malmo 3-0 pada leg kedua 32 besar Liga Europa. Sarri yakin permainan Jorginho di pertandingan itu sudah sangat baik.
"Saya pikir pada 30 menit pertama kita sudah bisa memahami kenapa Jorginho merupakan pemain yang sangat penting bagi tim kami. Kami menghadapi masalah untuk melepaskan diri dari tekanan pada wilayah bermain kami," tegas Sarri di Sky Sports.
"Dengan adanya Jorginho, segalanya jadi lebih mudah, saya pikir demikian. Saya berharap fans kami bisa memahami bahwa Jorginho adalah pemain yang sangat penting bagi kami."
Sempat Grogi

Sarri juga bicara soal pertandingan melawan Malmo, dini hari WIB tadi. Menurutnya, permainan Chelsea cukup buruk pada 30 menit pertama karena para pemain tampil dengan rasa grogi. Namun, setelah itu semuanya bermain lepas dan akhirnya mencetak tiga gol.
"Saya pikir kami memainkan 30 menit pertama tanpa kepercayaan diri, grogi. Kami tidak bisa mengalirkan bola dengan cukup cepat dan kami berada dalam masalah karena tekanan mereka."
"Lalu kami sedikit lebih baik di 15 menit akhir babak pertama dan setelah gol pertama, kami tampil lebih baik. Kami mulai mengalirkan bola dengan cepat dan dengan percaya diri," tandasnya.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas tentang para klub Premier League yang dimiliki oleh konglomerat asal Amerika seperti Manchester United.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















