Semua Kelemahan AC Milan Terlihat Jelas saat Dipermalukan Benfica
Gia Yuda Pradana | 18 September 2026 10:06
Bola.net - AC Milan mengawali perjalanan di Liga Europa 2026-27 dengan kekalahan 0-2 dari Benfica di San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut terasa semakin mengecewakan karena permainan Rossoneri memperlihatkan sejumlah persoalan yang sulit diabaikan.
Benfica mencetak gol melalui Dodi Lukebakio pada menit ke-16 dan Jakub Kaminski delapan menit setelah babak kedua dimulai. AC Milan memiliki kesempatan untuk membalas, tetapi serangan mereka tidak cukup efektif untuk membongkar pertahanan tim Portugal tersebut.
Kekalahan ini juga memperlihatkan konsekuensi dari gaya bermain yang ingin diterapkan pelatih Ruben Amorim. Ketika tekanan, intensitas, pressing, dan kreativitas tidak berjalan bersamaan, permainan Milan justru meninggalkan ruang besar yang bisa dimanfaatkan lawan.
Gaya Bermain Belum Berjalan Sempurna
Amorim menginginkan AC Milan tampil agresif dan mendominasi pertandingan. Filosofinya berbeda dengan pendekatan Massimiliano Allegri yang lebih mengutamakan kemenangan tipis dan keamanan permainan.
Masalahnya, pendekatan agresif membutuhkan kualitas teknis dan intensitas tinggi dari seluruh pemain. Ketika Milan gagal menghasilkan tekanan atau menciptakan peluang, struktur permainan mereka justru menjadi rapuh.
Kondisi itu terlihat ketika menghadapi Benfica. Rossoneri tidak mampu memberikan ancaman konsisten di depan gawang, sementara lawan mendapatkan ruang yang cukup untuk menyerang pertahanan.
Benfica Bongkar Pertahanan Milan
Lini belakang Milan terlihat terlalu terbuka sepanjang pertandingan. Ruang di antara pemain cukup besar sehingga para pemain Benfica bisa melakukan pergerakan ke area berbahaya.
Gol pertama menjadi contoh jelas. Sekitar satu menit sebelum mencetak gol, Lukebakio sudah memperlihatkan ancaman melalui pergerakan dari sisi kanan ke tengah. Namun, Davide Bartesaghi dan Ardon Jashari tidak melakukan penyesuaian sehingga Lukebakio kembali mendapatkan ruang dan menghukum Milan.
Gol kedua juga memperlihatkan persoalan komunikasi. El Karouani memiliki waktu untuk mengangkat kepala dan melihat Kaminski berdiri tanpa kawalan sebelum memberikan umpan yang diselesaikan dengan baik.
Ketajaman Menjadi Persoalan Serius
Masalah Milan bukan hanya pertahanan. Ketidakmampuan mencetak gol membuat setiap kesalahan di lini belakang menjadi jauh lebih mahal.
Dalam lima pertandingan pertama musim ini, Milan sudah kebobolan enam gol dan baru sekali mencatat clean sheet, yakni ketika menghadapi Venezia. Statistik tersebut menjadi semakin mengkhawatirkan karena lini depan belum mampu memberikan produktivitas yang konsisten.
Bagi Amorim, kebobolan bukan persoalan terbesar jika tim mampu mencetak lebih banyak gol. Namun, ketika serangan mandek dan pertahanan terus memberikan celah, filosofi tersebut justru membuat AC Milan berada dalam posisi sulit.
Kekalahan dari Benfica menjadi gambaran nyata persoalan itu. Rossoneri membutuhkan peningkatan di kedua sisi lapangan agar permainan agresif yang diinginkan Amorim tidak berubah menjadi kelemahan yang terus dimanfaatkan lawan.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




