Siapkan Sanksi Besar, UEFA Minta Fans Arsenal Tak Berulah di Final Liga Europa
Richard Andreas | 23 Mei 2019 11:40
Bola.net - - Fans Arsenal harus lebih menjaga sikap ketika mendukung tim kesayangan mereka di final Liga Europa kontra Chelsea pekan depan. Final tersebut bakal dimainkan di Olympic Stadium Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) mendatang.
Sebelumnya, fans Arsenal berang dengan kegagalan UEFA memberikan jaminan keamanan pada Henrikh Mkhitaryan. Gelandang Arsenal asal Armenia itu sengaja ditinggal karena alasan keamanan.
Hal ini terjadi karena hubungan buruk Armenia dengan Azerbaijan. Kedua negara itu terikat dalam konflik Nagorno-Karabakh, suatu persengketaan wilayah dan konflik etnis antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh.
Sepak bola seharusnya terpisah dari masalah politik seperti itu, tetapi UEFA justru gagal mengatasinya. Menukil Daily Mail, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Anti-UEFA
Masalah Mkhitaryan ini bisa berbuntut panjang. Jika fans Arsenal menyuarakan keluhan mereka di stadion, UEFA tidak akan segan mengambil tindakan tegas. Badan sepak bola tertinggi di Eropa ini siap memberihkan hukuman berupa sanksi dan denda.
Ofisial UEFA bakal mengawasi spanduk anti-UEFA juga mendengarkan nyanyian-nyanyian yang mungkin sengaja menghina UEFA. Jika terdengar sedikit saja, mereka tidak akan segan menghukum Arsenal.
Sebelumnya, Legia Warsawa pernah didenda 70.000 poundsterling lantaran ada spanduk babi yang mengenakan jas dengan, dengan logo UEFA sebagai background, serta teks: 'Because football doesn't matter, money does'. Celtic juga pernah didenda 20.000 pounds untuk spanduk 'F**K UEFA'.
Risiko
Setelah Arsenal mengonfirmasi bahwa Mkhitaryan tidak akan ikut ke Baku karena masalah politik antara Armenia dengan Azerbaijan, sejumlah fans Arsenal siap menyuarakan protes mereka, bahkan boikot. UEFA sebenarnya sudah memastikan keamanan Mkhitaryan, tetapi Arsenal tidak mau mengambil risiko itu.
Kehilangan Mkhitaryan bisa jadi kerugian besar untuk Arsenal. Mereka sedang berusaha menjuarai Liga Europa demi kembali ke Liga Champions musim depan. Setelah gagal di Premier League, trofi Liga Europa adalah kereta terakhir Arsenal.
Gagal ke Liga Champions bakal jadi masalah besar. Arsenal sedang berusaha membangun tim, tanpa Liga Champions mereka akan kesulitan merayu pemain-pemain top.
Baca Juga:
- Nahas, Chelsea vs Arsenal di Final Liga Europa Bisa Jadi Sepi Penonton
- Terungkap, Alasan Sebenarnya Arsenal Ogah Perpanjang Kontrak Ramsey
- Bintang Arsenal Ini Dukung Liverpool di Final Liga Champions
- Final Liga Europa, Arsenal Diminta Waspadai Eden Hazard
- Robin van Persie Dukung Arsenal Jadi Juara EPL Musim Depan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










