Tak Punya Nyali, Maurizio Sarri 'Hilang' saat Adu Penalti
Asad Arifin | 10 Mei 2019 09:45
Bola.net - - Chelsea baru saja mengalahkan Frankfurt pada babak perempat final Liga Europa musim 2018/19. Chelsea menyisihkan klub asal Jerman itu lewat adu penalti yang tidak disaksikan oleh manajer Maurizio Sarri.
Chelsea bermain imbang 1-1 pada laga leg pertama yang digelar di markas Frankfurt. Leg kedua berlangsung Jum'at (10/5) dini hari WIB. Skor imbang 1-1 juga terjadi hingga waktu normal di Stamford Bridge usai.
Tidak ada gol tercipta pada babak adu tambahan waktu. Laga pun dilanjutkan lewat babak adu penalti. Dua eksekutor dari Frankfurt gagal menjalankan tugas dengan baik. Sementara, dari Chelsea hanya Azpilicueta yang gagal.
Chelsea akhirnya resmi melaju ke babak final usai menang dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Simak pengakuan Maurizio Sarri yang tidak berani melihat babak adu penalti dalam uraian di bawah ini ya Bolaneters.
Tidak Punya Nyali
Pada saat pertandingan masuk babak adu penalti, tidak nampak ada Maurizio Sarri di pinggir lapangan bersama pemain dan staf pelatih Chelsea lainnya. Manajer berusia 61 tahun tersebut seolah hilang dari Stamford Bridge.
Maurizio Sarri rupanya memang sengaja tidak menyaksikan babak adu penalti tersebut. Mantan pelatih Napoli tersebut mengaku jika memang tidak punya nyali untuk melihat aksi Eden Hazard dan kawan-kawan mengeksekusi bola dari titik putih.
"Tidak [saya tidak punya nyali untuk melihatnya]. Saya tidak ingin merasa sakit," ucap Sarri seperti dikutip dari Goal International.
Ini bukan kali pertama Sarri memilih untuk tidak menyaksikan laga babak adu penalti. Pada ajang final Carabao Cup 2018/19 bulan Februari lalu, dia juga tidak menyaksikan babak adu penalti. Saat itu, Chelsea kalah dari Manchester City.
Kesulitan Kalahkan Frankfurt
Chelsea sejatinya diunggulkan untuk bisa menang, tanpa adu penalti, pada laga leg kedua. Sebab, mereka bermain di kandang sendiri dan sedang berada dalam performa yang bagus. Tapi, apa yang terjadi di lapangan rupanya berbeda.
The Blues kesulitan meladeni permainan Frankfurt. Maurizio Sarri pun mengakui jika timnya tidak meraih kemenangan dengan mudah. Faktor stamina jadi salah satu alasan mengapa Chelsea tidak mampu menang di waktu normal.
"Kami harus memulihkan energi karena kami sungguh sangat lelah. Jelas, kami tidak mampu mencetak gol kedua di babak pertama. Jika Anda tidak terlalu kompak, maka itu berbahaya," sambung Sarri.
Pada babak final, Chelsea akan berjumpa Arsenal. Laga final akan digelar di Olimpiya Baku, 29 Mei yang akan datang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














