Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah Emas, Juara AVC Mens Volleyball Champions League 2026

Asad Arifin | 18 Mei 2026 05:46
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah Emas, Juara AVC Mens Volleyball Champions League 2026
Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi juara AVC Mens Volleyball Champions League 2026 (c) Dok. PBVSI

Bola.net - Jakarta Bhayangkara Presisi sukses mencatat sejarah besar untuk bola voli Indonesia setelah keluar sebagai juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Kepastian itu didapat usai menundukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, pada final di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Minggu (17/5/2026).

Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, Bhayangkara tampil penuh determinasi sejak awal pertandingan. Dukungan suporter di Kota Pontianak menjadi energi tambahan yang membuat tim tampil agresif sepanjang laga.

Advertisement

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena lawan yang dihadapi merupakan salah satu kekuatan besar bola voli Asia. Namun, Jakarta Bhayangkara Presisi mampu menunjukkan mental juara saat menghadapi tekanan pada momen-momen penting.

Penampilan luar biasa Keita menjadi faktor pembeda dalam laga final tersebut. Opposite hitter andalan Bhayangkara itu tampil dominan lewat spike keras dan service ace yang berkali-kali mematikan permainan lawan.

1 dari 3 halaman

Keita Jadi Mesin Penghancur Foolad Sirjan Iranian

Jakarta Bhayangkara Presisi langsung tampil menekan sejak set pertama dimulai. Dua service ace beruntun dari Keita membuat tim tuan rumah unggul jauh dan menguasai jalannya pertandingan.

Spike-spike keras Keita membuat pertahanan Foolad Sirjan Iranian kesulitan berkembang. Ditambah sejumlah kesalahan servis dari lawan, Bhayangkara berhasil memperlebar keunggulan hingga 22-17.

Farhan kemudian membawa Bhayangkara mencapai set point lewat service ace penting. Tidak lama berselang, spike keras Keita memastikan kemenangan 25-20 pada set pertama untuk wakil Indonesia.

Foolad Sirjan Iranian sempat bangkit pada set kedua dan memaksa duel berjalan sengit. Wakil Iran akhirnya mencuri kemenangan tipis 26-24 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

2 dari 3 halaman

Atmosfer Pontianak Jadi Kekuatan Tambahan Bhayangkara

Atmosfer Pontianak Jadi Kekuatan Tambahan Bhayangkara

Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi juara AVC Mens Volleyball Champions League 2026 (c) Asad Arifin

Memasuki set ketiga, atmosfer di GOR Terpadu A. Yani semakin membara. Dukungan tanpa henti dari ribuan suporter membuat Bhayangkara tampil penuh percaya diri menghadapi tekanan lawan.

Pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling kejar poin hingga akhir set. Namun, Bhayangkara kembali menemukan momentum pada poin-poin krusial.

Saat unggul 24-23, Keita lagi-lagi muncul sebagai pembeda lewat spike keras yang gagal dibendung lawan. Poin tersebut memastikan kemenangan 25-23 sekaligus membawa Bhayangkara unggul 2-1.

Dominasi Bhayangkara berlanjut pada set keempat. Tiga service ace beruntun dari Keita sukses membalikkan keadaan dan membuat tuan rumah memimpin 7-5 setelah sempat tertinggal.

3 dari 3 halaman

Sejarah Baru untuk Bola Voli Indonesia

Penampilan impresif Simon lewat monster block membuat Bhayangkara semakin sulit dihentikan. Momentum terus berada di pihak tuan rumah hingga akhirnya service ace Keita menutup pertandingan dengan skor 25-23.

Kemenangan itu memastikan Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Gelar tersebut sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi klub dan bola voli Indonesia di level Asia.

“Buat saya pribadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,” ujar Farhan Halim, pemain Jakarta Bhayangkara Presisi.

Farhan juga memuji antusiasme masyarakat Pontianak yang terus memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan berlangsung. Atmosfer tersebut disebut menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Bhayangkara meraih gelar juara.

“Luar biasa. Kita menjadi juara dan ini pencapaian yang sangat membanggakan,” kata Reidel.

LATEST UPDATE