Juara Bertahan Jakarta BNI 46 Kembali Tumbang
Editor Bolanet | 26 Februari 2011 21:21
Kekalahan pada seri kedua ini merupakan yang ketiga beruntun dialami tim asuhan Chandra Halim, setelah pada seri pertama di Jakarta pekan lalu juga menelan dua kekalahan dari Surabaya Samator (0-3) dan Jakarta Electric PLN (1-3).
"Kami kalah pengalaman dari Bank Sumsel, kendati sebenarnya stamina anak-anak lebih bugar," kata asisten pelatih Jakarta BNI 46, Imam Agus Faisal.
Pada seri kedua Proliga ini, juara bertahan sebenarnya mendapatkan tambahan pemain baru asal Amerika Serikat, Dunchan, dan sempat tampil ngotot di set pertama, kendati kalah 24-26.
Rastoni dan kawan-kawan masih memberikan perlawanan pada set kedua, tetapi Bank Sumsel tampil lebih solid dan kembali menggandakan keunggulan.
Set ketiga praktis menjadi milik Bank Sumsel yang bermain dengan determinasi tinggi untuk membungkam juara bertahan.
"Perjalanan masih panjang dan kami harus segera melakukan evaluasi untuk menghadapi seri berikutnya. Yang penting buat kita bisa lolos empat besar dulu," ujar Imam Agus Faisal.
Pelatih Palembang Bank Sumsel Babel, Mashudi, mengaku senang timnya kembali meraih poin maksimal, setelah pada laga pertama mengalahkan Semarang Bank Jateng.
"Set pertama kami memang sedikit kerepotan dengan tekanan BNI 46. Tapi, saya sudah sedikit hafal dengan bola-bola Rastoni (tosser Jakarta BNI 46, red), sehingga anak-anak bisa meredamnya," ujarnya.
Sementara itu pada pertandingan kelompok putri, tim pendatang baru Bontang Badak LNG juga belum mampu bangkit dari keterpurukan, ketika menyerah dari Bandung Alko 0-3 (22-25, 21-25, 21-25).
Seperti halnya Jakarta BNI 46, kekalahan ini merupakan yang ketiga dialami Bontang Badak dan membuat posisi mereka terpuruk di dasar klasemen.
Sementara bagi Bandung Alko, kemenangan ini menjadi yang pertama dari dua laga yang sudah dimainkan. Pada seri pertama di Jakarta, Bandung Alko takluk dari Jakarta Electric PLN 2-3.
"Tentu kami sangat bersyukur bisa memetik angka penuh, tetapi anak-anak tidak boleh cepat puas. Mereka masih sering bermain emosional dan kurang sabar," ujar asisten pelatih Bandung Alko, Yunyun Yudiana. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












