Timnas Voli Putri Indonesia vs Malaysia: Megawati Hangestri dkk Siap Gaspol di SEA Games 2025
Editor Bolanet | 10 Desember 2025 12:12
Bola.net - Timnas Voli Putri Indonesia siap tempur di SEA Games 2025. Skuad Garuda Pertiwi akan menantang Malaysia di laga perdana.
Duel gengsi ini digelar di Stadion Huamark, Bangkok. Laga dimainkan pada Rabu (10/12) siang ini.
Pelatih Marcos Sugiyama menginstruksikan serangan total. Kemenangan di laga pembuka adalah harga mati.
Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan turun sejak menit awal. Optimisme tinggi kini menyelimuti kubu Merah Putih.
Suasana Damai, Mental Juara
Persiapan matang sudah dilakukan jauh hari. Pemusatan latihan di Medan berjalan sangat lancar.
Kondisi fisik dan mental pemain sedang prima. Chemistry antar lini juga semakin solid.
Marcos menggambarkan suasana tim sangat positif. Tidak ada ketegangan berlebih di wajah para pemain.
"Kami sangat fokus dan bahagia," ujar Marcos dilansir dari Antara.
"Lingkungan kami damai dan penuh sukacita, mencerminkan kepercayaan diri yang tumbuh selama masa latihan," tambahnya.
Target Menang Demi Runtuhkan Beban
Sang juru taktik tidak mau main aman. Ia ingin anak asuhnya langsung 'gaspol' sejak set pertama.
Kemenangan atas Malaysia dinilai sangat krusial. Hasil positif akan mendongkrak mentalitas bertanding.
Hal ini penting untuk mengurangi tekanan kompetisi. Fase grup selalu menghadirkan beban tersendiri.
"Tujuan kami tentu memenangkan pertandingan. Itulah mengapa laga pembuka sangat penting," tegas Marcos.
"Jika kami bisa menang, kecemasan berkurang dan performa bisa meningkat dari hari ke hari," lanjut pelatih berdarah Brasil-Jepang itu.
Megawati Masuk Starting VII
Marcos tidak main-main dalam menyusun komposisi pemain. Tujuh nama pemain inti sudah dikunci.
Megawati Hangestri Pertiwi jadi andalan utama. Ia akan bahu-membahu dengan Medi Yoku dan Wilda.
Nama lain seperti Pascalina Mahuze juga masuk starter. Begitu juga dengan Yolana Bheta sebagai pengatur serangan.
Daftar starter lengkapnya adalah Medi Yoku, Pascalina, Chelsa, Rara, Megawati, Yolana, dan Indah.
"Kompetisinya pasti tidak mudah. Kami akan membangun jalur kami hari per hari," ucap Marcos merendah.
Senjata Baru dan Rotasi Setter
Kekuatan Indonesia kini lebih bervariasi. Masuknya pemain muda memberikan suntikan energi segar.
Kombinasi senior dan rookie berjalan harmonis. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi kedalaman skuad.
Marcos juga mengisyaratkan adanya rotasi taktik. Terutama di posisi setter untuk menjaga ritme.
"Integrasi atlet-atlet baru memberikan energi tambahan. Kami merasakan suasana yang lebih segar dan penuh semangat," jelasnya.
"Kami punya 14 atlet yang siap menjadi starter. Untuk dua laga pertama, dua setter akan kami rotasi supaya ritmenya terbentuk," tutup Marcos.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Peraih Medali Emas Voli Putra SEA Games, Akankah Indonesia Pertahankan Dominasi?
Voli 19 Desember 2025, 09:01
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap Tim Lolos 8 Besar Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 12 Maret 2026, 07:21
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Sporting Lisbon: Sondre Brunstad Fet
Liga Champions 12 Maret 2026, 06:24
-
Memuji Federico Valverde Sebagai Identitas Real Madrid
Liga Champions 12 Maret 2026, 06:07
-
Man of the Match Real Madrid vs Manchester City: Federico Valverde
Liga Champions 12 Maret 2026, 05:58
-
Pelatih Leverkusen Protes Keras: Arsenal Disebut Dapat Penalti Gaib
Liga Champions 12 Maret 2026, 05:48
-
Neraka Emirates Siap Menyambut Bayer Leverkusen, Madueke: Balas!
Liga Champions 12 Maret 2026, 05:36
-
Kata Arteta, Arsenal Diselamatkan The Finisher di Markas Leverkusen
Liga Champions 12 Maret 2026, 05:30
-
Man of the Match PSG vs Chelsea: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 12 Maret 2026, 05:27
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41











