
Bola.net - Pelatih Thailand Winfried Schafer menolak anggapan timnya adalah favorit juara Piala AFF 2012. Menurutnya, laga final melawan Singapura akan menjadi pertempuran paling berat bagi timnya.
"Saya tidak berpikir kami adalah favorit," kata pelatih asal Jerman tersebut. "Kami memiliki dua pertandingan di final. Fokus kami sekarang adalah pada permainan besok dan setelah itu, kita bisa bicara mengenai pertandingan di Bangkok."
Laga final Piala AFF akan digelar dengan sistem home dan away. Laga pertama akan digelar di Jalan Besar Stadium, setelah itu giliran Thailand yang akan menjadi tuan rumah di Bangkok.
"Singapura memiliki pemain bagus. Kami harus konsentrasi dari awal hingga 90 menit. Kami harus fokus, berjuang dan tetap bermain seperti biasa," tambahnya.
Schafer bahkan menyebut dirinya tak menyangka timnya dapat bermain sejauh ini di Piala AFF 2012. Menurutnya, dia sempat pesimis dengan peluang Thailand karena minimnya persiapan.
"Saya bahagia bahwa kami mencapai final saat ini. Saya sempat tak yakin saat kami menjalani latihan perdana pada 01 November lalu," ungkapnya.
"Jika melihat persiapan kami menyongsong turnamen ini, saya pikir adalah sebuah kejutan kami berada di sini. Terima kasih kepada pemain dan staf yang telah membantu hingga mencapai final ini. Tetapi ini belum selesai karena kami ingin memenangi Piala AFF kali ini," pungkasnya. (aff/dzi)
"Saya tidak berpikir kami adalah favorit," kata pelatih asal Jerman tersebut. "Kami memiliki dua pertandingan di final. Fokus kami sekarang adalah pada permainan besok dan setelah itu, kita bisa bicara mengenai pertandingan di Bangkok."
Laga final Piala AFF akan digelar dengan sistem home dan away. Laga pertama akan digelar di Jalan Besar Stadium, setelah itu giliran Thailand yang akan menjadi tuan rumah di Bangkok.
"Singapura memiliki pemain bagus. Kami harus konsentrasi dari awal hingga 90 menit. Kami harus fokus, berjuang dan tetap bermain seperti biasa," tambahnya.
Schafer bahkan menyebut dirinya tak menyangka timnya dapat bermain sejauh ini di Piala AFF 2012. Menurutnya, dia sempat pesimis dengan peluang Thailand karena minimnya persiapan.
"Saya bahagia bahwa kami mencapai final saat ini. Saya sempat tak yakin saat kami menjalani latihan perdana pada 01 November lalu," ungkapnya.
"Jika melihat persiapan kami menyongsong turnamen ini, saya pikir adalah sebuah kejutan kami berada di sini. Terima kasih kepada pemain dan staf yang telah membantu hingga mencapai final ini. Tetapi ini belum selesai karena kami ingin memenangi Piala AFF kali ini," pungkasnya. (aff/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 16 Mei 2026 07:30Prediksi Persis vs Dewa United 16 Mei 2026
-
Bola Indonesia 16 Mei 2026 06:30Prediksi Persik vs Persija Jakarta 16 Mei 2026
BERITA LAINNYA
-
asia 10 Mei 2026 01:49Man of the Match Qatar U-17 vs Indonesia U-17: Mohamed Bakri
SOROT
-
Liputan6 16 Mei 2026 04:42Aston Villa vs Liverpool: Ollie Watkins Menggila, The Reds Merana
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5987209/original/056935200_1778881322-ollie_watkins_lawan_liverpool.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
