
Bola.net - Kemenangan langsung dipetik Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga pada laga pembuka mereka di ajang Speedy NBL Indonesia 2012-2013 seri I Bandung. Mengandalkan penetrasi-penetrasi dan post-play bertenaga, Satya Wacana mengalahkan Tonga BSC Jakarta 78-50 dalam laga di GOR C-Tra Arena, Minggu (25/11).
Tonga BSC yang tidak memiliki banyak pemain dengan postur tinggi besar terpaksa harus mengumpulkan beberapa pemain di bawah ringnya. Hal ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh para pemain Satya Wacana untuk kembali menyerang dari luar dan melepaskan tembakan-tembakan medium bahkan tiga angka yang sangat akurat.
”Kita akui kesalahan terjadi pada kuarter ketiga dan keempat. Lemahnya kondisi fisik menjadi faktor turunnya konsentrasi tim. Lawan (Satya Wacana) dapat momentum dengan mengandalkan shooter-nya. Kita juga tidak bisa mengantisipasi kecepatan point guard mereka,” ujar Bintoro, coach Tonga BSC Jakarta.
Tonga BSC sempat memberikan perlawanan yang baik di kuarter pertama. Selain sempat menyamakan kedudukan di pertengahan kuarter pertama dengan kedudukan 10 sama, Tonga BSC kembali hampir menyamakan kedudukan di penghujung kuarter. Sebuah passing cantik dari Richardo Orlando Uneputty gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Rendra Rudini yang berdiri bebas di bawah ring Satya Wacana yang unggul 20-18 di akhir kuarter pertama.
Satya Wacana mendapat perlawanan pertahanan yang sangat ketat dari Tonga BSC di awal kuarter kedua. Hasilnya, Respati Ragil dan kawan-kawan kesulitan mencetak angka. Selain itu, Tonga BSC bahkan mampu melampaui raihan poin Satya Wacana hingga empat poin.
Jerry Lolowang akhirnya muncul sebagai penyelamat Satya Wacana di kuarter ini. Shooting guard Satya Wacana ini memasukkan tiga kali tembakan tiga angka berturut-turut untuk membawa Satya Wacana mencetak 36 poin hingga akhir kuarter kedua. Tembakan buzzer beater dari Uneputty hanya membawa Tonga BSC mendekat dengan 32 poin.
Satya Wacana mulai memanfaatkan keunggulan kecepatan di kuarter ketiga. Laju Budi Sucipto dan Respati Ragil benar-benar sulit terhenti. Tonga BSC sendiri kesulitan memberi perlawanan dan hanya mampu mencetak delapan angka. Sementara Satya Wacana melaju dengan tambahan 19 poin di kuarter ketiga.
Dengan rata-rata field goals keseluruhan mencapai 48 persen, Satya Wacana unggul di semua titik serangan. Budi Sucipto dan Jerry Lolowang menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satya Wacana dengan masing-masing 18 poin. Sementara pada kubu Tonga BSC, poin terbanyak diraih oleh Herman Kurniawan hanya dengan sembilan poin.
”Permainan anak-anak sangat konsisten, walau pada kuarter awal dan kedua lawan (BSC) dapat mengimbangi kita. Perubahan sistem defense yang mereka lakukan memaksa kita berubah strategi dengan mengandalkan shooter. Ternyata, perubahan ini memberi dampak positif bagi kami untuk mengungguli lawan,” komentar Efri Meldy, assistant coach Satya Wacana. (fjr/dzi)
Tonga BSC yang tidak memiliki banyak pemain dengan postur tinggi besar terpaksa harus mengumpulkan beberapa pemain di bawah ringnya. Hal ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh para pemain Satya Wacana untuk kembali menyerang dari luar dan melepaskan tembakan-tembakan medium bahkan tiga angka yang sangat akurat.
”Kita akui kesalahan terjadi pada kuarter ketiga dan keempat. Lemahnya kondisi fisik menjadi faktor turunnya konsentrasi tim. Lawan (Satya Wacana) dapat momentum dengan mengandalkan shooter-nya. Kita juga tidak bisa mengantisipasi kecepatan point guard mereka,” ujar Bintoro, coach Tonga BSC Jakarta.
Tonga BSC sempat memberikan perlawanan yang baik di kuarter pertama. Selain sempat menyamakan kedudukan di pertengahan kuarter pertama dengan kedudukan 10 sama, Tonga BSC kembali hampir menyamakan kedudukan di penghujung kuarter. Sebuah passing cantik dari Richardo Orlando Uneputty gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Rendra Rudini yang berdiri bebas di bawah ring Satya Wacana yang unggul 20-18 di akhir kuarter pertama.
Satya Wacana mendapat perlawanan pertahanan yang sangat ketat dari Tonga BSC di awal kuarter kedua. Hasilnya, Respati Ragil dan kawan-kawan kesulitan mencetak angka. Selain itu, Tonga BSC bahkan mampu melampaui raihan poin Satya Wacana hingga empat poin.
Jerry Lolowang akhirnya muncul sebagai penyelamat Satya Wacana di kuarter ini. Shooting guard Satya Wacana ini memasukkan tiga kali tembakan tiga angka berturut-turut untuk membawa Satya Wacana mencetak 36 poin hingga akhir kuarter kedua. Tembakan buzzer beater dari Uneputty hanya membawa Tonga BSC mendekat dengan 32 poin.
Satya Wacana mulai memanfaatkan keunggulan kecepatan di kuarter ketiga. Laju Budi Sucipto dan Respati Ragil benar-benar sulit terhenti. Tonga BSC sendiri kesulitan memberi perlawanan dan hanya mampu mencetak delapan angka. Sementara Satya Wacana melaju dengan tambahan 19 poin di kuarter ketiga.
Dengan rata-rata field goals keseluruhan mencapai 48 persen, Satya Wacana unggul di semua titik serangan. Budi Sucipto dan Jerry Lolowang menjadi pencetak angka terbanyak bagi Satya Wacana dengan masing-masing 18 poin. Sementara pada kubu Tonga BSC, poin terbanyak diraih oleh Herman Kurniawan hanya dengan sembilan poin.
”Permainan anak-anak sangat konsisten, walau pada kuarter awal dan kedua lawan (BSC) dapat mengimbangi kita. Perubahan sistem defense yang mereka lakukan memaksa kita berubah strategi dengan mengandalkan shooter. Ternyata, perubahan ini memberi dampak positif bagi kami untuk mengungguli lawan,” komentar Efri Meldy, assistant coach Satya Wacana. (fjr/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Basket 26 April 2013 20:30Sikat Satya Wacana, Pelita Jaya Sapu Bersih Seri Surabaya
-
Basket 23 April 2013 19:45Pelita Jaya Menang Telak atas Tonga BSC
-
Basket 23 April 2013 17:40Sikat Satya Wacana, Aspac Juarai Musim Reguler NBL
-
Basket 21 April 2013 23:50Laga Hidup Mati, Bimasakti Bekuk Satya Wacana
-
Basket 20 April 2013 22:50Satya Wacana Menang di Kandang Pacific Caesar
LATEST UPDATE
-
Voli 6 Juni 2026 22:04Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
basket 8 Januari 2026 22:02Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
-
basket 6 Januari 2026 19:15IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
-
basket 19 Desember 2025 09:10Jadwal Lengkap Pertandingan Basket SEA Games 2025 Thailand, 13-19 Desember 2025
-
basket 12 Desember 2025 10:02Daftar Pemain Timnas Basket Indonesia di SEA Games 2025 Thailand
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
