
Bola.net - Kevin Durant membukukan 22 poin dan Oklahoma City Thunder menghentikan rentetan 20 kemenangan milik San Antonio Spurs dengan kemenangan 102-82 pada hari Kamis (31/5) waktu setempat, untuk memperkecil keunggulan Spurs pada seri playoff NBA.
Spurs masih memimpin 2-1 pada final Wilayah Barat dengan pertandingan keempat akan dilakukan di Oklahoma City pada hari Sabtu. Sang pemenang dari pertandingan sistem best of seven ini akan menghadapi juara Wilayah Timur, yakni pemenang dari laga antara Miami Heat dan Boston Celtics.
"Bagus bagi kami untuk mendapatkan kemenangan di depan pendukung kami sendiri," kata pemain Thunder, Thabo Sefolosha. "Kami tahu bermain di markas sendiri akan menjadi laga yang berbeda. Ini akan menjadi seri yang panjang."
Spurs menyelesaikan musim reguler dengan 10 kemenangan berturut-turut, dan memulai seri playoff dengan 10 kemenangan berturut-turut, untuk menyamai rangkaian kemenangan beruntun terpanjang ketiga dalam sejarah NBA. Namun rangkaian kemenangan tersebut dihentikan melalui kekalahan terbesar sepanjang sejarah Spurs di fase playoff.
"Mereka mengalahkan kami," kata pemain Spurs, Stephen Jackson. "Mereka bermain dengan lebih banyak energi."
Spurs tidak menderita kekalahan selama 50 hari sejak takluk dari Los Angeles Lakers di kandang sendiri pada 11 April lalu. Lakers sendiri mencatatkan rekor NBA dengan membukukan 33 kemenangan berturut-turut pada 1971-1972. Houston Rockets mencatatkan 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwaukee Bucks juga meraih 20 kemenangan berturut-turut pada 1971.
"Kami tidak menelan kekalahan selama beberapa waktu. Kami akan melihat bagaimana reaksi kami terhadap hal itu," tutur veteran Spurs, Tim Duncan. "Mudah-mudahan teman-teman akan mampu mendongkraknya."
Thunder, yang menelan 10 kekalahan dari 11 pertandingan melawan Spurs sebelumnya, mengungguli mereka 32-17 pada kuarter kedua untuk meraih keunggulan 54-41 saat turun minum, dan tidak pernah membiarkan tim tamu bangkit pada babak kedua.
"Mereka bermain sangat bagus. Mereka bermain seperti ini pertandingan terakhir," kata pelatih Spurs, Gregg Popovich. "Mereka bermain lebih baik daripada kami. Kami bermain lebih buruk dari semestinya."
Spurs, yang mengincar mahkota NBA kelima dalam 14 musim, pada babak pertama mencatatkan poin terkecil mereka sepanjang playoff tahun ini. "Kami bermain dengan strategi pertahanan. Itu sebabnya kami dapat menang," ujar pelatih Thunder, Scott Brooks.
Pengatur permainan asal Swiss, Sefolosha, mencetak 19 poin dan, saat timnya bermain bertahan, ia mampu mengawal guard Spurs, Tony Parker, sehingga pebasket Perancis tersebut hanya mampu membukukan 16 poin.
Jackson menambah 16 poin untuk Spurs, sedangkan Duncan berkontribusi dengan 11 poin dan 5 blok, sehingga ia menjadi pemain yang melakukan blok terbanyak pada sejarah playoff NBA, dengan 478 blok, dua blok lebih banyak dari Kareem Abdul-Jabbar.
"Kami berharap dapat memenangi setiap pertandingan, namun kami tidak bisa melakukannya," ujar Duncan. "Pertandingan keempat, kami akan siap, dan kami akan memenanginya. Seri ini adalah mengenai penyesuaian. Mereka melakukannya, dan sekarang kami harus melakukan hal yang sama."
Setelah dua kemenangan kandang yang membuat Spurs sudah separuh jalan untuk ke final, Spurs kini mencari jawaban saat mereka harus menghadapi tim yang lebih muda dan lebih cepat.
"Kami akan lebih agresif pada pertandingan berikutnya," janji Parker. "Mereka bermain dengan banyak energi. Mereka bermain lebih keras daripada kami. Kami harus bermain lebih baik jika kami ingin menang." (ant/kny)
Spurs masih memimpin 2-1 pada final Wilayah Barat dengan pertandingan keempat akan dilakukan di Oklahoma City pada hari Sabtu. Sang pemenang dari pertandingan sistem best of seven ini akan menghadapi juara Wilayah Timur, yakni pemenang dari laga antara Miami Heat dan Boston Celtics.
"Bagus bagi kami untuk mendapatkan kemenangan di depan pendukung kami sendiri," kata pemain Thunder, Thabo Sefolosha. "Kami tahu bermain di markas sendiri akan menjadi laga yang berbeda. Ini akan menjadi seri yang panjang."
Spurs menyelesaikan musim reguler dengan 10 kemenangan berturut-turut, dan memulai seri playoff dengan 10 kemenangan berturut-turut, untuk menyamai rangkaian kemenangan beruntun terpanjang ketiga dalam sejarah NBA. Namun rangkaian kemenangan tersebut dihentikan melalui kekalahan terbesar sepanjang sejarah Spurs di fase playoff.
"Mereka mengalahkan kami," kata pemain Spurs, Stephen Jackson. "Mereka bermain dengan lebih banyak energi."
Spurs tidak menderita kekalahan selama 50 hari sejak takluk dari Los Angeles Lakers di kandang sendiri pada 11 April lalu. Lakers sendiri mencatatkan rekor NBA dengan membukukan 33 kemenangan berturut-turut pada 1971-1972. Houston Rockets mencatatkan 22 kemenangan berturut-turut pada 2008, dan Milwaukee Bucks juga meraih 20 kemenangan berturut-turut pada 1971.
"Kami tidak menelan kekalahan selama beberapa waktu. Kami akan melihat bagaimana reaksi kami terhadap hal itu," tutur veteran Spurs, Tim Duncan. "Mudah-mudahan teman-teman akan mampu mendongkraknya."
Thunder, yang menelan 10 kekalahan dari 11 pertandingan melawan Spurs sebelumnya, mengungguli mereka 32-17 pada kuarter kedua untuk meraih keunggulan 54-41 saat turun minum, dan tidak pernah membiarkan tim tamu bangkit pada babak kedua.
"Mereka bermain sangat bagus. Mereka bermain seperti ini pertandingan terakhir," kata pelatih Spurs, Gregg Popovich. "Mereka bermain lebih baik daripada kami. Kami bermain lebih buruk dari semestinya."
Spurs, yang mengincar mahkota NBA kelima dalam 14 musim, pada babak pertama mencatatkan poin terkecil mereka sepanjang playoff tahun ini. "Kami bermain dengan strategi pertahanan. Itu sebabnya kami dapat menang," ujar pelatih Thunder, Scott Brooks.
Pengatur permainan asal Swiss, Sefolosha, mencetak 19 poin dan, saat timnya bermain bertahan, ia mampu mengawal guard Spurs, Tony Parker, sehingga pebasket Perancis tersebut hanya mampu membukukan 16 poin.
Jackson menambah 16 poin untuk Spurs, sedangkan Duncan berkontribusi dengan 11 poin dan 5 blok, sehingga ia menjadi pemain yang melakukan blok terbanyak pada sejarah playoff NBA, dengan 478 blok, dua blok lebih banyak dari Kareem Abdul-Jabbar.
"Kami berharap dapat memenangi setiap pertandingan, namun kami tidak bisa melakukannya," ujar Duncan. "Pertandingan keempat, kami akan siap, dan kami akan memenanginya. Seri ini adalah mengenai penyesuaian. Mereka melakukannya, dan sekarang kami harus melakukan hal yang sama."
Setelah dua kemenangan kandang yang membuat Spurs sudah separuh jalan untuk ke final, Spurs kini mencari jawaban saat mereka harus menghadapi tim yang lebih muda dan lebih cepat.
"Kami akan lebih agresif pada pertandingan berikutnya," janji Parker. "Mereka bermain dengan banyak energi. Mereka bermain lebih keras daripada kami. Kami harus bermain lebih baik jika kami ingin menang." (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 19 Juli 2026 21:06FIFA Perkenalkan Cincin Juara untuk Pemenang Final Piala Dunia 2026
-
Basket 23 Januari 2026 09:13Real Madrid Disebut Siap Gabung Proyek NBA Europe
-
Basket 13 Juni 2025 17:07Jadwal dan Link Streaming NBA Finals 2025: Thunder vs Pacers di Vidio
-
Basket 10 Juni 2025 12:28Nonton Live Streaming Game 3 Thunder vs Pacers NBA Finals 2025 di Vidio
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:59Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:00Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
-
Lain Lain 28 Oktober 2026 22:30KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 22:19Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
BERITA LAINNYA
-
basket 18 September 2026 22:38Persaingan Asian Games 2026 Womens Basketball: Jepang Mendominasi Grup B Saksikan di Vidio
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
