
Bola.net - Ribuan pendukung Boca Juniors beraksi turun ke jalan menolak hengkangnya pemain pujaannya, Juan Roman RIquelme dari klub kebanggaan mereka.
Hal itu dilakukan pasca pengakuan Riquelme yang akan meninggalkan klub Argentina tersebut, sesaat setelah mereka kalah dari Corinthians di final Piala Libertadores.
Menurut kabar yang beredar, RIquelme akan pergi menuju Brasil untuk memperkuat klub Flamengo. Berita tersebut tak pelak menyulut aksi penolakan dari sekitar 5,000 pendukung Boca Juniors sekaligus Riquelme.
Mereka memenuhi jalan sambil membawa bendera berwarna kebesaran Boca Juniors, kuning-biru beserta poster RIquelme. Berjalan menuju stadion kebanggaan mereka, La Bombonera Stadium di Buenos Aires, sambil meneriakkan "Riquelme is Boca, Boca is not going!"
Meskipun sempat dihalangi oleh petugas akibat minimnya penjagaan, namun akhirnya pihak klub mengalah dan mempersilahkan massa kembali melakukan aksinya.
Hal serupa juga pernah dialami oleh Riquelme pada 2002, saat ia memutuskan pindah ke Barcelona FC di Spanyol. Sementara aksi yang sama juga pernah dilakukan pendukung Arsenal kala penjaga gawang Manuel Almunia meninggalkan kubu The Gunners.
Riquelme sudah dianggap sebagai ikon sepak bola masyarakat Buenos Aires. Sejauh ini, total ia sudah memperkuat Boca selama 12 tahun. Bermain di lebih dari 300 pertandingan, memenangkan lima kali juara liga domestik, tiga kali Piala Libertadores, serta gelar individu sebagai Pemain Sepak Bola Terbaik Argentina selama lima kali, terakhir pada 2011 kemarin. (dt/atg)
Hal itu dilakukan pasca pengakuan Riquelme yang akan meninggalkan klub Argentina tersebut, sesaat setelah mereka kalah dari Corinthians di final Piala Libertadores.
Menurut kabar yang beredar, RIquelme akan pergi menuju Brasil untuk memperkuat klub Flamengo. Berita tersebut tak pelak menyulut aksi penolakan dari sekitar 5,000 pendukung Boca Juniors sekaligus Riquelme.
Mereka memenuhi jalan sambil membawa bendera berwarna kebesaran Boca Juniors, kuning-biru beserta poster RIquelme. Berjalan menuju stadion kebanggaan mereka, La Bombonera Stadium di Buenos Aires, sambil meneriakkan "Riquelme is Boca, Boca is not going!"
Meskipun sempat dihalangi oleh petugas akibat minimnya penjagaan, namun akhirnya pihak klub mengalah dan mempersilahkan massa kembali melakukan aksinya.
Hal serupa juga pernah dialami oleh Riquelme pada 2002, saat ia memutuskan pindah ke Barcelona FC di Spanyol. Sementara aksi yang sama juga pernah dilakukan pendukung Arsenal kala penjaga gawang Manuel Almunia meninggalkan kubu The Gunners.
Riquelme sudah dianggap sebagai ikon sepak bola masyarakat Buenos Aires. Sejauh ini, total ia sudah memperkuat Boca selama 12 tahun. Bermain di lebih dari 300 pertandingan, memenangkan lima kali juara liga domestik, tiga kali Piala Libertadores, serta gelar individu sebagai Pemain Sepak Bola Terbaik Argentina selama lima kali, terakhir pada 2011 kemarin. (dt/atg)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juni 2025 11:56Auckland City vs Boca Juniors: Wajib Ganas!
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
bola dunia lainnya 25 Mei 2026 09:16Gawat! Lionel Messi Cedera Jelang Piala Dunia 2026
-
bola dunia lainnya 25 Mei 2026 09:07Luis Suarez Hattrick, Inter Miami Bungkam Philadelphia 6-4
-
bola dunia lainnya 21 Mei 2026 10:15Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
