Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda

Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Ilustrasi bola (c) foto oleh William Hadley di Unsplash

Bola.net - Empat pertandingan sepak bola kasta tertinggi di Meksiko terpaksa ditunda pada Minggu 22 Februari 2026 waktu setempat. Penundaan ini terjadi setelah militer Meksiko menewaskan pemimpin salah satu kartel narkoba paling kuat di negara tersebut.

Insiden itu berlangsung di wilayah yang relatif dekat dengan Guadalajara, kota yang dijadwalkan menjadi tuan rumah sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026. Situasi keamanan yang memburuk membuat otoritas dan operator liga mengambil langkah cepat.

Dampak kejadian ini meluas, tidak hanya pada kompetisi domestik, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang kesiapan keamanan di kota-kota penting Meksiko dalam agenda olahraga internasional.

Penundaan Laga dan Situasi Keamanan

Dua pertandingan kasta tertinggi ditunda, yakni laga sepak bola putra antara Queretaro melawan Juarez FC serta laga sepak bola liga wanita antara Chivas menghadapi America. Selain itu, dua pertandingan di divisi kedua juga dibatalkan.

Kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan El Mencho dan memimpin Kartel Jalisco Nueva Generacion, menjadi pemicu utama.

Ia terluka di Tapalpa, Jalisco, sekitar dua jam perjalanan dari Guadalajara, sebelum meninggal saat diterbangkan ke Mexico City.

Setelah kematiannya, anggota kartel membakar kendaraan dan memblokade jalan di hampir selusin negara bagian. Aksi tersebut memperparah situasi keamanan dan berdampak langsung pada penyelenggaraan pertandingan.

Dampak ke Agenda Internasional

Guadalajara dijadwalkan menggelar empat pertandingan World Cup pada Juni mendatang, termasuk dua laga yang melibatkan Korea Selatan. Tim tuan rumah Meksiko serta Spanyol, Uruguay, dan Kolombia juga akan bermain di kota tersebut.

Kartel Jalisco Nueva Generacion disebut sebagai kartel paling kuat di Meksiko. Kelompok ini diperkirakan memiliki sekitar 19.000 anggota dan beroperasi di 21 dari 32 negara bagian.

Kartel tersebut juga telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing oleh pemerintahan Trump. Status ini menambah sensitivitas situasi keamanan yang kini tengah disorot.

Sementara itu, federasi sepak bola Meksiko belum mengumumkan perubahan terkait laga uji coba tim nasional melawan Islandia yang dijadwalkan Rabu di Stadion Corregidora, Queretaro.

Belum ada pernyataan resmi apakah pertandingan internasional tersebut akan ditunda. Situasi keamanan dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu keputusan lanjutan.