Bali Gaet Wisatawan Dengan Olahraga Woodball

Bali Gaet Wisatawan Dengan Olahraga Woodball
Bola.net - Kabupaten Gianyar, Bali merintis pengembangan olahraga Woodball atau bola kayu, sebagai upaya menggaet wisatawan Taiwan.

"Olahraga ini dikembangkan sejak tahun 2009 di Kabupaten Gianyar, " kata Sekretaris Pengurus Cabang Woodball, I Made Susena, Senin (26/9).

Pria yang sempat meraih juara olahraga di Pilipina itu mengaku, sebelumnya sempat belajar olahraga woodball dari Maryoto Subekti, salah seorang dosen di IKIP PGRI Bali.

Setelah dirinya menguasai teknik permainan olahraga mirip golf itu, pria asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud mengaku terus mengembangkan karirnya di dunia olahraga kayu itu.

Kini olahraga itu dikembangkan selain mencari bibit unggul, juga untuk menggaet wisatawan Taiwan tempat olahraga itu diciptakan pertama.

Ia mengatakan seluruh peralatan dan bola yang digunakan menggunakan bahan kayu, seluruh alat dan perlengkapannya sangat sederhana.

Woodball merupakan olahraga yang berasal dari Taiwan yang dibawa ke Indonesia pada tahun 2002 oleh Tandiono Jecky ini sudah dipertandingkan dalam Asian Beach Games (ABG) I 2008 di Bali.

Mekanisme permainan olahraga yang mengandalkan gerak tangan, kaki serta pikiran itu hampir mirip dengan golf, namun gawang dari olahraga ini terbuat dari kayu dengan ukuran kira-kira 15 cm.

"Bedanya cuman di gawang kalau golf gawangnya lubang, sedangkan woodball gawangnya dari kayu di atas lapangan mirip gawang sepak bola, namun dikemas kecil dan berisi bandulan," katanya.

Untuk jenis lapangan, jelas Susena dibagi menjadi tiga bagian yakni I, L dan U. Jarak antara bola dengan gawang juga berbeda ada 0,30 meter, 0,80 meter dan 1,30 meter.

"Siapa yang memasukkan bola ke gawang lebih dulu maka dialah yang mendapat poin terbaik, semakin lama memasukkan bola nilainya semakin jelek," ujarnya.

Trus bahan kayu apa yang dipakai? ditanya seperti ini Susena mengatakan bebas yang penting kuat dan bersih. (ant/mac)

Berita Terkait