
Bola.net - Gabrugan kembali menuai hasil positif pada pekan ke-2 Indonesia Mini Football League 2015/2016 Sabtu (29/8) di Sabnani Park Soccer Center. Mereka kembali meraih kemenangan dengan mengandaskan perlawanan The Shield lewat skor 5-1. Kemenangan itu membuat Gabrugan masih memimpin klasemen sementara grup A IML dengan raihan enam poin hasil dari dua kemenangan beruntun.
Sementara itu Diklat Pakujaya yang pekan lalu berada di peringkat dua harus merelakan posisi tersebut pada Ireja setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sabor Latino. Tambahan satu poin bagi Diklat Pakujaya dan Sabor Latino membuat mereka harus rela turun ke peringkat tempat dan lima klasemen sementara grup A IML.
Pendatang baru lainnya, yakni Ireja semakin memberikan ancaman kepada para pesaingnya di ajang IML musim ini. Kemenangan telak 5-2 atas Himsuo MSC menjadi bukti sahih bahwa keberadaannya di IML musim ini bukan hanya sekadar lewat.
Saling Sikut di Grup B
Tak ada perubahan signifikan di klasemen sementara grup B IML, dengan Persepon masih berada di puncak klasemen. Tiga poin kembali mereka dapat setelah berhasil mengalahkan Jumat Ceria tiga gol tanpa balas. Sementara peringkat dua dan ketiga berturut-turut ditempati oleh Brend Zlatan dan Action Plan.
Brend Zlatan kembali meraih kemenangan 4-0 atas Mahkota FC sementara Action Plan kembali memperoleh tiga angka setelah menang atas AIS Tangerang 3-1. Persaingan semakin ketat setelah tiga tim teratas grup B sama-sama memiliki enam poin.
Sementara itu, IMM FA dan Milanisti Indonesia mulai beranjak naik ke papan atas klasemen grup B setelah sama-sama meraih tiga poin di pekan kedua ini. IMM FA yang menang 4-2 atas Aje Gile berhak atas posisi empat klasemen sementara grup B IML. Milanisti Indonesia tepat menguntit di di bawahnya setelah mampu mengatasi perlawanan Teknik Sipil Trisakti dua gol tanpa balas.
Kekalahan atas Milanisti Indonesia membuat Teknik Sipil Trisakti masih belum beranjak dari dasar klasemen. Teknik Sipil Trisakti ditemani oleh Jumat Ceria dan Mahkota di peringkat delapan dan sembilan setelah sama-sama menelan kekalahan di pertandingan terakhirnya.
Gabrugan dan Persepon, Kuda Hitam Mengejutkan
Tak dapat diprediksi, itulah ungkapan yang cukup tepat jika melihat siapa pemuncak klasemen grup A dan B IML musim ini. Dua tim pendatang baru menjadi penguasa sementara IML. Gabrugan memimpin grup A dengan raihan enam poin dari dua pertandingan awal yang mereka jalani.
Kemenangan itu semakin istimewa setelah didapat dengan mengalahkan dua muka lama IML, Himsuo dan The Shield. Skornya pun tak main-main, Gabrugan berhasil menghajar Himsuo empat gol tanpa balas dan membantai The Shield 5-1. Gabrugan sendiri merupakan tim debutan IML yang datang dari IML Playoff.
Sepak terjangnya di IML Playoff pun sangat memukau dengan menyabet dua kemenangan dari dua kali bermain. Gabrugan juga menjadi tim yang memiliki basis suporter militan, hal itu terbukti dari ramainya bangku penonton Sabnani Park ketika Gabrugan bermain.
Kuda hitam lainnya, Persepon juga secara mengejutkan mampu menjadi pemuncak klasemen sementara grup B IML. Dua kemenangan dari dua pertandingan awal IML menjadi bukti mutakhir bahwa keberadaannya tak bisa dipandang sebelah mata.
Persepon mengawali IML musim ini dengan sangat baik ketika berhasil membantai Milanisti Indonesia 7-2. Tren positif tersebut kembali mereka ulangi di pekan kedua setelah menang tiga gol tanpa balas atas Jumat Ceria.
Persepon sendiri merupakan tim promosi dari divisi utama IML musim 2014/2015. Bersama sang juara divisi utama, IMM FA, Persepon menjadi kuda hitam di IML musim ini. Namun siapa sangka jika hingga pekan kedua ini Persepon mampu melangkahi IMM FA di tabel klasemen sementara grup B IML. (bola/mac)
Sementara itu Diklat Pakujaya yang pekan lalu berada di peringkat dua harus merelakan posisi tersebut pada Ireja setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sabor Latino. Tambahan satu poin bagi Diklat Pakujaya dan Sabor Latino membuat mereka harus rela turun ke peringkat tempat dan lima klasemen sementara grup A IML.
Pendatang baru lainnya, yakni Ireja semakin memberikan ancaman kepada para pesaingnya di ajang IML musim ini. Kemenangan telak 5-2 atas Himsuo MSC menjadi bukti sahih bahwa keberadaannya di IML musim ini bukan hanya sekadar lewat.
Saling Sikut di Grup B
Tak ada perubahan signifikan di klasemen sementara grup B IML, dengan Persepon masih berada di puncak klasemen. Tiga poin kembali mereka dapat setelah berhasil mengalahkan Jumat Ceria tiga gol tanpa balas. Sementara peringkat dua dan ketiga berturut-turut ditempati oleh Brend Zlatan dan Action Plan.
Brend Zlatan kembali meraih kemenangan 4-0 atas Mahkota FC sementara Action Plan kembali memperoleh tiga angka setelah menang atas AIS Tangerang 3-1. Persaingan semakin ketat setelah tiga tim teratas grup B sama-sama memiliki enam poin.
Sementara itu, IMM FA dan Milanisti Indonesia mulai beranjak naik ke papan atas klasemen grup B setelah sama-sama meraih tiga poin di pekan kedua ini. IMM FA yang menang 4-2 atas Aje Gile berhak atas posisi empat klasemen sementara grup B IML. Milanisti Indonesia tepat menguntit di di bawahnya setelah mampu mengatasi perlawanan Teknik Sipil Trisakti dua gol tanpa balas.
Kekalahan atas Milanisti Indonesia membuat Teknik Sipil Trisakti masih belum beranjak dari dasar klasemen. Teknik Sipil Trisakti ditemani oleh Jumat Ceria dan Mahkota di peringkat delapan dan sembilan setelah sama-sama menelan kekalahan di pertandingan terakhirnya.
Gabrugan dan Persepon, Kuda Hitam Mengejutkan
Tak dapat diprediksi, itulah ungkapan yang cukup tepat jika melihat siapa pemuncak klasemen grup A dan B IML musim ini. Dua tim pendatang baru menjadi penguasa sementara IML. Gabrugan memimpin grup A dengan raihan enam poin dari dua pertandingan awal yang mereka jalani.
Kemenangan itu semakin istimewa setelah didapat dengan mengalahkan dua muka lama IML, Himsuo dan The Shield. Skornya pun tak main-main, Gabrugan berhasil menghajar Himsuo empat gol tanpa balas dan membantai The Shield 5-1. Gabrugan sendiri merupakan tim debutan IML yang datang dari IML Playoff.
Sepak terjangnya di IML Playoff pun sangat memukau dengan menyabet dua kemenangan dari dua kali bermain. Gabrugan juga menjadi tim yang memiliki basis suporter militan, hal itu terbukti dari ramainya bangku penonton Sabnani Park ketika Gabrugan bermain.
Kuda hitam lainnya, Persepon juga secara mengejutkan mampu menjadi pemuncak klasemen sementara grup B IML. Dua kemenangan dari dua pertandingan awal IML menjadi bukti mutakhir bahwa keberadaannya tak bisa dipandang sebelah mata.
Persepon mengawali IML musim ini dengan sangat baik ketika berhasil membantai Milanisti Indonesia 7-2. Tren positif tersebut kembali mereka ulangi di pekan kedua setelah menang tiga gol tanpa balas atas Jumat Ceria.
Persepon sendiri merupakan tim promosi dari divisi utama IML musim 2014/2015. Bersama sang juara divisi utama, IMM FA, Persepon menjadi kuda hitam di IML musim ini. Namun siapa sangka jika hingga pekan kedua ini Persepon mampu melangkahi IMM FA di tabel klasemen sementara grup B IML. (bola/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bolatainment 10 Februari 2016 13:49MiniFootbal Indonesia: Bangkitkan Kembali Gairah Sepakbola Indonesia
-
Bolatainment 10 Februari 2016 13:43
Final Ideal Fanatik IML 2015/2016
-
Bolatainment 22 Januari 2016 13:07
Kunci 4 tiket Semifinal Fanatik IML 2015/2016
-
Bolatainment 29 Desember 2015 13:02The Shield dan Mahkota Degradasi Dari IML 2015/16
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 06:07Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
-
Liga Italia 24 Juli 2026 05:14Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 05:00Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
-
Liga Inggris 24 Juli 2026 01:00Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 24 Juli 2026 06:00Kabar Bahagia Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus
-
Liputan6 24 Juli 2026 01:09Tak Terima Diputus, Pria di Pati Bacok Mantan Kekasih
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:43Polisi Ditikam Saat Kawal Mediasi Kasus di Rumah Kepala Desa
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:16Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3642511/original/087961000_1637727628-pexels-photo-3585088.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306025/original/092003100_1784830178-IMG-20260723-WA0127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306002/original/020394900_1784825028-IMG_1190.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305997/original/091903700_1784823366-89568794-B5E5-4F02-BDC2-9CE57EBB9058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305993/original/036458400_1784821760-IMG_6032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
