FOLLOW US:


Inilah Tujuh Tips Agar Tak Stres Lihat Atlet Favorit Kalah di Asian Games 2018

23-08-2018 15:00
Inilah Tujuh Tips Agar Tak Stres Lihat Atlet Favorit Kalah di Asian Games 2018
Anthony Sinisuka Ginting © Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Bola.net - Masyarakat Indonesia terpaksa bersedih hati melihat tim bulutangkis beregu putra Indonesia kalah dari China usai melewati pertandingan di Asian Games 2018 pada Rabu (22/8) malam. Tentu masyarakat Tanah Air harus tetap membanggakan perjuangan para atlet di Asian Games 2018 ini, namun bagi pendukung fanatik, kekalahan tersebut bisa membuat sedih hingga stres.

Rasanya kurang lebih hampir sama seperti saat atlet jagoan menang. Anda tentu ikut merasakan kegembiraan dan sukacita yang luar biasa. Respons ini sesungguhnya normal dan dipengaruhi oleh zat kimia otak, yang mengatur emosi dan suasana hati seseorang.

Saat atlet jagoan kalah, otak akan memicu pengeluaran hormon kortisol atau hormon stres, dari kelenjar anak ginjal. Selanjutnya, respons tubuh terhadap stres akan mengurangi produksi serotonin dalam otak yang berefek meningkatkan rasa marah dan makin membuat depresi. Sebaliknya, saat atlet jagoan bermain bagus bahkan menang, otak akan melepaskan dopamin, yang membuat seseorang merasa puas dan senang.

Selain pengaruh hormon-hormon ini, ditemukan bahwa otak memiliki saraf-saraf khusus yang disebut dengan mirror neurons. Saraf-saraf ini memungkinkan seseorang untuk berempati, mampu menempatkan diri pada posisi orang lain dan membayangkan apa yang mereka alami pada momen tertentu.

Saat menonton atlet jagoan bertanding, Anda pun dapat merasakan sebagian yang mereka rasakan. Perasaan-perasaan ini pun semakin kuat bila Anda merasa dekat dan mengenal mereka. Oleh sebab itu, perasaan marah, kesal atau kecewa usai atlet jagoan kalah bisa memicu stres bahkan depresi. Untuk mencegahnya, lakukan tujuh tips berikut ini.