
Bola.net - Kabar duka menyelimuti sepakbola Sulawesi Selatan. Ketua PSSI Sulsel periode 2012-2016, Abadi Sirajuddin yang dilantik Ketum PSSI Djohar Arifin tahun lalu, meninggal dunia, Selasa (17/8/2013).
Kabar duka ini mengejutkan karena muncul secara tiba-tiba. Pasalnya, tidak ada kabar tersiar jika Abadi sakit. Walau memang, adik bungsu Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, itu sering masuk-keluar rumah sakit untuk berobat.
Bahkan, sebelumnya, sekitar pukul 17.30 wita, kabar duka itu sudah tersiar namun tidak lama kemudian muncul broadcast jika itu hanya hoax. Tapi, setelah dikonfirmasi via telepon, kabar duka itu dibenarkan sang kakak Ilham.
Kabar duka ini juga mengguncang warga Makassar karena terjadi jelang pemilihan walikota Makassar yang akan digelar besok, Rabu (18/9/2013). Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di rumah orang tuanya di Jalan Maipa, Makassar.
Manajemen PSM Makassar turut berduka dengan meninggalnya Abadi Sirajuddin. Melalui Media Officer, Andi Widya Syadzwina, manajemen mengucapkan belasungkawanya.
"Saya secara pribadi dan juga mewakili manajemen PSM turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Abadi Sirajuddin. Beliau juga punya andil dan membantu dalam membesarkan tim PSM. Semoga amal ibadahnya diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Wina kepada Bola.net.
Abadi Sirajuddin terpilih terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PSSI Sulsel periode 2012-2016 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI Sulsel di Hotel Coklat, Makassar, Sabtu (9/6/2012) lalu. Musprov ini muncul sebagai gerakan mosi tidak percaya pada kepemimpinan Kadir Halid. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husein juga menyatakan tidak sah dan membubarkan pengurusan Kadir.
Setelah dilantik sebagai ketua PSSI, Abadi langsung membuat turnamen usia muda bernama Liga Jusuf Kalla (JK). Beberapa pemain muda dari turnamen ini sempat terjaring pemantauan mantan pelatih PSM, Petar Segrt.
Bahkan, dalam skuad PSM saat ini, ada tiga pemain yang merupakan jebolan Liga JK yaitu La Mursalim, Darwis Naba, dan Muhammad Asrul.
"Selama beliau aktif di sepakbola termasuk saat menjabat sebagai ketua PSSI pengprov, beliau cukup banyak membantu memajukan sepakbola Sulsel termasuk menggelar liga JK. Turnamen itu menghasilkan banyak bakat-bakat muda dari Sulawesi Selatan," ungkap Wina.
Posisi Ketua PSSI Sulsel sampai saat ini masih menjadi perdebatan karena kubu Kadir Halid yang sebelumnya sudah dibekukan juga mengklaim masih menjadi ketua PSSI Sulsel. (nda/dzi)
Kabar duka ini mengejutkan karena muncul secara tiba-tiba. Pasalnya, tidak ada kabar tersiar jika Abadi sakit. Walau memang, adik bungsu Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, itu sering masuk-keluar rumah sakit untuk berobat.
Bahkan, sebelumnya, sekitar pukul 17.30 wita, kabar duka itu sudah tersiar namun tidak lama kemudian muncul broadcast jika itu hanya hoax. Tapi, setelah dikonfirmasi via telepon, kabar duka itu dibenarkan sang kakak Ilham.
Kabar duka ini juga mengguncang warga Makassar karena terjadi jelang pemilihan walikota Makassar yang akan digelar besok, Rabu (18/9/2013). Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di rumah orang tuanya di Jalan Maipa, Makassar.
Manajemen PSM Makassar turut berduka dengan meninggalnya Abadi Sirajuddin. Melalui Media Officer, Andi Widya Syadzwina, manajemen mengucapkan belasungkawanya.
"Saya secara pribadi dan juga mewakili manajemen PSM turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Abadi Sirajuddin. Beliau juga punya andil dan membantu dalam membesarkan tim PSM. Semoga amal ibadahnya diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Wina kepada Bola.net.
Abadi Sirajuddin terpilih terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PSSI Sulsel periode 2012-2016 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI Sulsel di Hotel Coklat, Makassar, Sabtu (9/6/2012) lalu. Musprov ini muncul sebagai gerakan mosi tidak percaya pada kepemimpinan Kadir Halid. PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husein juga menyatakan tidak sah dan membubarkan pengurusan Kadir.
Setelah dilantik sebagai ketua PSSI, Abadi langsung membuat turnamen usia muda bernama Liga Jusuf Kalla (JK). Beberapa pemain muda dari turnamen ini sempat terjaring pemantauan mantan pelatih PSM, Petar Segrt.
Bahkan, dalam skuad PSM saat ini, ada tiga pemain yang merupakan jebolan Liga JK yaitu La Mursalim, Darwis Naba, dan Muhammad Asrul.
"Selama beliau aktif di sepakbola termasuk saat menjabat sebagai ketua PSSI pengprov, beliau cukup banyak membantu memajukan sepakbola Sulsel termasuk menggelar liga JK. Turnamen itu menghasilkan banyak bakat-bakat muda dari Sulawesi Selatan," ungkap Wina.
Posisi Ketua PSSI Sulsel sampai saat ini masih menjadi perdebatan karena kubu Kadir Halid yang sebelumnya sudah dibekukan juga mengklaim masih menjadi ketua PSSI Sulsel. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
-
Piala Dunia 6 Juni 2026 23:0310 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
