
Bola.net - Sosok pesepakbola legendaris asal Finlandia, Jari Litmanen, ternyata menarik perhatian Arto Koskinen untuk dibuatkan film dokumenter. Film ini berjudul Kuningas Litmanen, namun versi populernya, lebih dikenal dengan judul The King- Jari Litmanen.
Sesuai agenda, film tersebut ditayangkan dalam penyelenggaraan Festival Film Eropa atau dikenal Europe on Screen (EOS) yang berlangsung di Jakarta, mulai 3-24 Mei mendatang. Film tersebut, merupakan satu dari 72 film dari 30 negara Eropa yang akan diputar sepanjang festival.
"Proses pembuatan film ini memakan waktu dua tahun. Dimulainya, yakni sekitar akhir 2010 lalu," ujar pesepakbola kelahiran Hollola, Finlandia, 20 Februari 1971 tersebut.
Mantan pemain klub Barcelona (1999/2001), Liverpool, Ajax, FC Lahti (Liga Finlandia), Hansa Rostock (Jerman), Malmo FF (Swedia) dan Fulham tersebut menerangkan, yang membuat prosesnya begitu panjang lantaran harus membagi waktu dengan aktivitas utamanya. Yakni, sebagai pesepakbola. Sehingga, dibutuhkan kesabaran ekstra bagi dirinya dan juga tim pembuat film.
"Namun, lebih banyak rasa suka yang saya dapatkan dari pada rasa dukanya. Saya tetap merasa apa adanya meski film ini berjudul The King. Tidak sedikit pun, saya merasa tinggi hati," imbuhnya.
Dalam film tersebut, diceritakan proses karier yang melambungkan nama Litmanen dalam pentas sepakbola internasional. Selain itu, menyuguhkan keseharian Litmanen di luar lapangan.
Jari Litmanen sukses menjadi pemain kedua dalam sejarah Finlandia yang mampu tampil sebanyak 100 kali dalam pertandingan internasional. Sebelumnya, pencapain tersebut dimiliki Ari Hjelm yang dilakukannya dalam selang waktu 13 tahun (1983-1996).
Lebih dari satu dekade, nama Litmanen kuat terpatri dalam pentas sepakbola Finlandia. Lihti- begitu panggilannya- memulai debut internasional bersama Timnas pada 22 Oktober 1989. Ketika itu, Finlandia menundukkan Trinidad & Tobago 1-0 di Port of Spain.
Gol pertama yang diperoleh pemain yang mampu menjadi gelandang menyerang dan striker tersebut, dicetak kala negaranya melibas Malta 2-0 di Helsinki, 16 Mei 1991.
Terakhir, Litmanen memperkuat Timnas pada 17 Agustus 2005 lalu, saat menghadapi Makedonia. Total games yang dilakoni Litmanen 98 partai dan 25 gol.
Litmanen menjadi salah satu legenda sepakbola dalam sejarah klub Ajax yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999, dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax). Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa 1995.
Sementara itu, Direktur Festival Film Eropa, Orlow Seunke, mengungkapkan jika pelaksaan pada tahun ini digelar lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Saat diadakan pada November, biasanya sedang musim hujan," ujarnya.
Namun, dilanjutkannya, yang masih tetap dari festival ini adalah semua film ditayangkan secara gratis. Film-film tersebut akan ditayangkan di Erasmus Huis, Goethe Haus, Instituto Italiano, IFI Salemba, SAE Jakarta, dan Tugu Kuntskring Paleis (dulu Buddha Bar).
Selain pemutaran film, dalam festival ini juga ada workshop tentang tata suara dan sound mixing dari Peter Warnier. Selain di Jakarta, Festival Film Eropa yang tahun ini telah memasuki tahun ke-13 penyelenggaraan. Selain diputar di Jakarta, juga akan berlangsung di Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. (esa/dzi)
Sesuai agenda, film tersebut ditayangkan dalam penyelenggaraan Festival Film Eropa atau dikenal Europe on Screen (EOS) yang berlangsung di Jakarta, mulai 3-24 Mei mendatang. Film tersebut, merupakan satu dari 72 film dari 30 negara Eropa yang akan diputar sepanjang festival.
"Proses pembuatan film ini memakan waktu dua tahun. Dimulainya, yakni sekitar akhir 2010 lalu," ujar pesepakbola kelahiran Hollola, Finlandia, 20 Februari 1971 tersebut.
Mantan pemain klub Barcelona (1999/2001), Liverpool, Ajax, FC Lahti (Liga Finlandia), Hansa Rostock (Jerman), Malmo FF (Swedia) dan Fulham tersebut menerangkan, yang membuat prosesnya begitu panjang lantaran harus membagi waktu dengan aktivitas utamanya. Yakni, sebagai pesepakbola. Sehingga, dibutuhkan kesabaran ekstra bagi dirinya dan juga tim pembuat film.
"Namun, lebih banyak rasa suka yang saya dapatkan dari pada rasa dukanya. Saya tetap merasa apa adanya meski film ini berjudul The King. Tidak sedikit pun, saya merasa tinggi hati," imbuhnya.
Dalam film tersebut, diceritakan proses karier yang melambungkan nama Litmanen dalam pentas sepakbola internasional. Selain itu, menyuguhkan keseharian Litmanen di luar lapangan.
Jari Litmanen sukses menjadi pemain kedua dalam sejarah Finlandia yang mampu tampil sebanyak 100 kali dalam pertandingan internasional. Sebelumnya, pencapain tersebut dimiliki Ari Hjelm yang dilakukannya dalam selang waktu 13 tahun (1983-1996).
Lebih dari satu dekade, nama Litmanen kuat terpatri dalam pentas sepakbola Finlandia. Lihti- begitu panggilannya- memulai debut internasional bersama Timnas pada 22 Oktober 1989. Ketika itu, Finlandia menundukkan Trinidad & Tobago 1-0 di Port of Spain.
Gol pertama yang diperoleh pemain yang mampu menjadi gelandang menyerang dan striker tersebut, dicetak kala negaranya melibas Malta 2-0 di Helsinki, 16 Mei 1991.
Terakhir, Litmanen memperkuat Timnas pada 17 Agustus 2005 lalu, saat menghadapi Makedonia. Total games yang dilakoni Litmanen 98 partai dan 25 gol.
Litmanen menjadi salah satu legenda sepakbola dalam sejarah klub Ajax yang dibelanya selama tujuh musim, 1992-1999, dengan mencetak 126 gol termasuk 24 gol di ajang kompetisi Eropa (rekor pemain Ajax). Dirinya juga berperan besar membantu Ajax menjuarai Liga Champions 1994-1995 dan Juara Dunia Antar Klub 1995, yang mengantarkannya ke posisi ketiga Pemain Terbaik Eropa 1995.
Sementara itu, Direktur Festival Film Eropa, Orlow Seunke, mengungkapkan jika pelaksaan pada tahun ini digelar lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Saat diadakan pada November, biasanya sedang musim hujan," ujarnya.
Namun, dilanjutkannya, yang masih tetap dari festival ini adalah semua film ditayangkan secara gratis. Film-film tersebut akan ditayangkan di Erasmus Huis, Goethe Haus, Instituto Italiano, IFI Salemba, SAE Jakarta, dan Tugu Kuntskring Paleis (dulu Buddha Bar).
Selain pemutaran film, dalam festival ini juga ada workshop tentang tata suara dan sound mixing dari Peter Warnier. Selain di Jakarta, Festival Film Eropa yang tahun ini telah memasuki tahun ke-13 penyelenggaraan. Selain diputar di Jakarta, juga akan berlangsung di Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 21 November 2022 12:01Legenda Manchester United dan Para Bintang yang Tak Pernah Bermain di Piala Dunia
-
Liga Champions 23 Mei 2020 17:2324 Tahun Lalu, Gelar Liga Champions Kedua Diraih Juventus
-
Liga Inggris 27 November 2018 16:15Eks Liverpool Yakin De Ligt Bisa Pecahkan Rekor Transfer Van Dijk
-
Liga Champions 6 April 2016 13:48Suarez Tercepat ke-4 Ukir 16 Gol Liga Champions
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:23Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
-
Liga Italia 31 Oktober 2026 11:16Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 26 Oktober 2026 22:21Rekap Perjalanan KapanLagi Pensi Bareng 2026: "Berani Tampil, Berani Bermimpi"
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
