
Bola.net - - Langkah Timnas Futsal Indonesia U-20 di ajang Piala Asia U-20 2017 sudah kandas. Samuel Eko dan kawan-kawan tidak kuasa menahan agresivitas tuan rumah Thailand di babak perempat final. Perlawanan sengit Indonesia kandas dengan skor 4-2 dari Thailand.
Meski langkah Timnas Futsal telah usai, perbincangan tentang kiprah mereka di ajang Piala Asia U-20 masih belum usai. Capaian babak perempat final dianggap sebagai sebuah prestasi yang membuat bangga bangsa Indonesia.
Selain itu, perbincangan juga menyangkut sosok sang pelatih, Yori van der Torren. Sang pelatih menjadi perbincangan karena dinilai mampu meracik tim yang solid dan juga cakap menentukan strategi, utamanya dalam menerapkan strategi power play.
Namun, ada satu hal lain yang tidak kalah ramai diperbincangkan yakni tentang paras tampan Yori yang kerap menghiasi layar kaca saat Timnas Futsal bermain. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Yori van der Torren?.
Yori sebenarnya bukanlah pelatih kepala bagi Timnas Futsal di ajang Piala Asia U-20 2017 ini. Pelatih berkebangsaan Belanda statusnya hanyalah sebagai asisten pelatih. Pelatih kepala Timnas Futsal dijabat oleh Vic Hermans.
Hanya saja, Vic tidak bisa mendampingi kiprah Timnas Futsal lantaran ia tidak bisa datang ke Thailand. Vic tidak ke Thailand lantaran ia masih terlibat kasus tunggakan gaji dengan Federasi Sepakbola Thailand (FAT). Jadilah Yori sebagai pelatih bagi Samuel Eko dan kawan-kawan.
Meski hanya menjadi asisten bagi Victor Hermans, sejatinya reputasi Yori van der Torren tidak perlu diragukan lagi di pentas futsal Indonesia. Karirnya melesat saat mampu membawa tim SFC Planet Sleman promosi ke Pro Futsal League 2017.
A post shared by Yori van der Torren (@yori.vandertorren) on
Meski berkebangsaan Belanda, Yori sudah fasih berbahasa Indonesia. Ia lahir di Belanda, namun masa kecilnya sempat dihabiskan di Indonesia bersama orang tuanya. Ia kemudian kembali ke Belanda saat beranjak dewasa. Yori kembali mulai menetap di Indonesia sejak tahun 2011 yang lalu.
Sebelum dikenal sebagai pelatih, Yori aktif sebagai pemain futsal. Karir pelatih berusia 30 tahun saat masih menjadi pemain boleh dibilang cukup gemilang. Yori pernah masuk dalam skuat Timnas Belanda dari level usia U-17, U-19, U-21, U-22 hingga senior.
Sebagai pelatih, Yori dikenal sebagai sosok yang menggemari permainan atraktif. Ia menyukai permainan yang bisa membuat penonton merasa senang. “Semua orang akan menyukai pertandingan dengan suasana yang spektakuler,” kata Yori di situs resmi AFC usai Indonesia bermain imbang melawan Vietnam.
Yori saat ini disebut-sebut sebagai idola baru di dunia futsal. Selain karena kemampuannya yang mumpuni, pelatih yang menyandang gelar Magister di bidang sains ini juga punya paras yang rupawan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 16:09Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 29 Mei 2026 16:53Battle of WAGs Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
