FOLLOW US:


Pakar Olahraga Nasional Bicara Sport Science di Surabaya

29-11-2016 15:20
Pakar Olahraga Nasional Bicara Sport Science di Surabaya
© Syafaruddin

Bola.net - Prestasi mentereng dicatatkan Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, September 2016 kemarin. Berkiprah di event empat tahunan itu , Jawa Timur menjadi runner up dengan torehan 132 medali emas, 138 perak dan 135 perunggu.

Sukses Jawa Timur nangkring di tangga kedua dari 34 provinsi tak lepas dari ketepatan program dan pendekatan IPTEK yang digelar KONI Jawa Timur. Namun, bisa jadi langkah Jawa Timur ditiru provinsi lain untuk menghadapi kalender event yang ada.

Berkaca dari situasi itu, Kelompok Kerja (Pokja) wartawan KONI Jawa Timur lantas berencana menghelat diskusi sehari. Acara yang mengangkat tema "Evaluasi Prestasi Jatim di PON XIX/2016 Jabar" akan diselenggarakan di Hotel Mercure, Surabaya, Senin mendatang.

"Apa yang diraih kontingen Jawa Timur di PON kemarin, memang sangat membanggakan. Kita berhasil menjadi runner up setelah bersaing ketat dengan DKI Jakarta. Tetapi, hasil ini tidak lantas membuat KONI Jawa Timur menepuk dada puas," kata Ketua Pelaksana Panitia Diskusi Sehari Pokja Wartawan KONI Jawa Timur Wawan Triyanto, Selasa (29/11/2016).

"Acara diskusi ini terwujud juga karena ide dari Ketua Umum KONI Jawa Timur, Bapak Erlangga Satriagung. Kami merasa satu visi dengan beliau bahwa posisi peringkat kedua akan menjadi tantangan nyata bagi Jawa Timur di masa depan," imbuhnya.

Pria yang murah senyum ini menjelaskan acara pekan depan itu akan menghadirkan lima pembicara yang berkompeten. Menurut Wawan, panitia mendatangkan Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes, Prof. Dr. Tandiyo Rahayu M.Pd yang merupakan Dekan FIK Universitas Negeri Semarang.

"Selain keduanya dan Pak Erlangga, kami juga menghadirkan pembicara dua pelatih Jatim Nurul Ansori (selam) dan Indra Sibarani (senam). Nantinya acara ini akan dipandu oleh Denny Trisyanto yang kawak di dunia olahraga panahan," tandas Wawan.