
Bola.net - Kondisi keluarga mantan legenda sepakbola Indonesia, Abdul 'Kancil' Kadir yang memprihatinkan menarik perhatian Manajer Timnas Indonesia, Ramadhan Pohan.
Politisi asal Partai Demokrat tersebut mengakui hatinya terketuk setelah melihat ramainya pemberitaan salah satu mutiara Indonesia di dunia sepakbola yang telah mempersembahkan banyak medali untuk Merah Putih.
"Saya baru tahu Sabtu (05/5) malam, dan kami putuskan untuk datang," ujar Ramadhan seperti yang dilansir dari Mediasepakbola.com.
Ramadhan mengunjungi kediaman Kadir, di jalan Pandudewananta, Blok 1, No 11, Kayuringin, Bekasi Selatan bersama Sartono Hutomo, rekannya sesama anggota Partai Demokrat.
Dalam kunjungannya tersebut Ramadhan mengaku cukup prihatin dengan kondisi keluarga Abdul Kadir yang cukup mengenaskan, bayangkan saja, sebagian atap rumah sudah hilang dan nyaris roboh.
Melihat kondisi tersebut, Ramadhan pun menganjurkan kepada keluarga untuk memberikan barang-barang peninggalan kepada museum nasional.
"Sebaiknya diserahkan ke negara, ke museum nasional, tujuannya biar generasi muda tahu ada sosok 'Si Kancil'," ujar Ramadhan tentang benda peninggalan sang pemain yang kondisinya tak terawat dan
"Kalau ditaruh di museum kan bisa terawat dengan baik, karena ini kan juga butuh biaya, dan ini juga temasuk benda bersejarah. Jadi nanti generasi muda tahu siapa Abdul Kadir," kata Ramadhan.
Tak hanya itu, Ramadhan juga memberikan santunan kepada keluarga besar Abdul Kadir. "Tidak perlu dikaitkan dengan partai. Kalau untuk kemanusiaan, jangan ditunda-tunda."
Abdul Kadir meninggal dunia di Jakarta pada umur 55 tahun di tahun 2003. Pasca meninggalnya Abdul Kadir, kehidupan keluarganya semakin memprihatinkan. Bahkan, anak sulung Abdul Kadir meninggal dunia pada tahun 2005 karena sakit dan tidak punya biaya berobat.
Politisi asal Partai Demokrat tersebut mengakui hatinya terketuk setelah melihat ramainya pemberitaan salah satu mutiara Indonesia di dunia sepakbola yang telah mempersembahkan banyak medali untuk Merah Putih.
"Saya baru tahu Sabtu (05/5) malam, dan kami putuskan untuk datang," ujar Ramadhan seperti yang dilansir dari Mediasepakbola.com.
Ramadhan mengunjungi kediaman Kadir, di jalan Pandudewananta, Blok 1, No 11, Kayuringin, Bekasi Selatan bersama Sartono Hutomo, rekannya sesama anggota Partai Demokrat.
Dalam kunjungannya tersebut Ramadhan mengaku cukup prihatin dengan kondisi keluarga Abdul Kadir yang cukup mengenaskan, bayangkan saja, sebagian atap rumah sudah hilang dan nyaris roboh.
Melihat kondisi tersebut, Ramadhan pun menganjurkan kepada keluarga untuk memberikan barang-barang peninggalan kepada museum nasional.
"Sebaiknya diserahkan ke negara, ke museum nasional, tujuannya biar generasi muda tahu ada sosok 'Si Kancil'," ujar Ramadhan tentang benda peninggalan sang pemain yang kondisinya tak terawat dan
"Kalau ditaruh di museum kan bisa terawat dengan baik, karena ini kan juga butuh biaya, dan ini juga temasuk benda bersejarah. Jadi nanti generasi muda tahu siapa Abdul Kadir," kata Ramadhan.
Tak hanya itu, Ramadhan juga memberikan santunan kepada keluarga besar Abdul Kadir. "Tidak perlu dikaitkan dengan partai. Kalau untuk kemanusiaan, jangan ditunda-tunda."
Abdul Kadir meninggal dunia di Jakarta pada umur 55 tahun di tahun 2003. Pasca meninggalnya Abdul Kadir, kehidupan keluarganya semakin memprihatinkan. Bahkan, anak sulung Abdul Kadir meninggal dunia pada tahun 2005 karena sakit dan tidak punya biaya berobat.
(meds/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 7 Juni 2014 20:57Bintang Lawas Dunia Hajar Legenda Indonesia di GBK
-
Tim Nasional 4 Juni 2012 23:00Timnas Indonesia Siap Ladeni Filipina
-
Tim Nasional 31 Mei 2012 18:20Persiapan Minim, Timnas Tetap Optimis di Filipina
-
Tim Nasional 22 Mei 2012 10:45Samsul Arif Optimis Indonesia Kalahkan Palestina
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 19:26Lamine Yamal Beri Sinyal Dukung Barcelona Rekrut Julian Alvarez
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Agustus 2026 19:20Menko Polkam Bantah Pemasangan Pagar Mal Antisipasi Kerusuhan
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:20Cerita Saksi Detik-Detik Kebakaran di Gedung Cikini
-
Liputan6 5 Agustus 2026 18:11Asal Usul Pisau Dipakai Pelaku Mutilasi Pria di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:58Diberhentikan Sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji 50 Persen
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:47Awal Mula Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Karung di Depok
-
Liputan6 5 Agustus 2026 16:45LPDP Kecewa Dokter EPR Komentar Nirempati ke Pasien BPJS
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316220/original/069382100_1785918134-unnamed__76_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316452/original/099839900_1785928807-751a7c72-2de4-4123-9eba-ae699c24e215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316400/original/036347300_1785925726-WhatsApp_Image_2026-08-05_at_17.28.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306887/original/065864800_1784913814-jam8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315667/original/014986000_1785849701-IMG-20260804-WA0059.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315744/original/019758300_1785885131-yurizal.webp)
