FOLLOW US:


Sabotase Konyol, VAR tak Berfungsi Karena Kabelnya Dibuat Nge-charge HP

09-10-2019 15:09

 | Afdholud Dzikry

Sabotase Konyol, VAR tak Berfungsi Karena Kabelnya Dibuat Nge-charge HP
Wasit Wilton Sampaio memeriksa VAR dalam laga Copa America antara Argentina dan Paraguay. © AP Photo

Bola.net - Penggunaan VAR untuk membantu wasit menentukan keputusan telah banyak diterapkan di negara-negara maju. VAR pun membuat daya tarik sepak bola semakin meningkat. Namun bukan hanya di atas lapangan, insiden yang melibatkan VAR pun juga terjadi di luar lapangan.

Pada akhir Agustus 2019, Liga Arab menjadi sorotan dunia karena kontroversi aneh yang sempat terjadi di tengah-tengah laga. Pertandingan Liga Arab Saudi yang mempertemukan Al Nassr FC dengan Al- Fateh pada 31 Agustus 2019 menjadi sorotan dunia karena ulah kocak petugas stadion.

Bagaimana tidak, petugas yang tak diketahui namanya tersebut membuat Video Assistant Referee (VAR) tidak berfungsi hanya karena ingin mengisi daya ponsel. Kejadian itu bermula saat wasit yang memimpin pertandingan, Raul Orosco, melihat VAR setelah ada insiden di tengah pertandingan.

Namun, saat wasit melihat VAR, alat tersebut tidak mau menyala. Usut punya usut, salah satu komponen VAR dicabut dan digunakan untuk mengisi daya ponsel salah seorang petugas stadion.

Kejadian itu sempat menjadi bahan olok-olok pengguna media sosial Twitter. Beberapa orang bahkan menyebut petugas tersebut sebagai pria paling berani di seluruh dunia.

Selain kontroversi VAR, pertandingan itu disebut cukup membekas bagi tim tuan rumah. Al-Fateh terpaksa menelan kekalahan 0-1 dari Al Nassr di hadapan penggemarnya sendiri.

1 dari 1

Masalah VAR

Kehadiran VAR diharapkan mengurangi faktor kesalahan manusia (wasit) dalam pengambilan keputusan. Namun, banyak juga yang beraggapan keberadaan VAR justru menghapus drama dalam sepak bola.

Sebelum kontroversi di Liga Arab, VAR juga pernah menimbulkan sederet kontroversi di pentas sepak bola Eropa. Ajax Amsterdam disebut sebagai korban pertama penggunaaan teknologi tersebut.

UEFA pertama kali menggunakan VAR pada babak 16 besar liga Champions musim 2018-2019 yang mempertemukan Ajax dengan Real Madrid.

Pada laga tersebut, The Amsterdammer unggul lebih duhulu lewat gol yang dicetak Nicolas Tagliafico pada menit ke-38. Sayangnya, gol tersebut dianulir.

Berdasarkan tayangan VAR, wasit menilai pemain Ajax, Skomina, sengaja berdiri di depan Courtoius untuk mengganggu jarak pandangnya.

Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Hesti Puji/Editor: Yus Mei Sawitri)
Published: 9/10/2019