Alan dan Susi Konsisten Bina Pebulutangkis Muda

Bola.net | 26 Juli 2016 23:49
Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti (c) Fafa Wahab
- Pasangan legenda hidup bulutangkis Indonesia, Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti mengaku tak pernah berhenti untuk melakukan pembinaan terhadap pebulutangkis usia muda. Salah satu langkah ialah menggelar turnamen Astec Open. Ajang ini sudah berlangsung 12 kali, sejak tahun 2004 silam.


Ajang tersebut kembali digelar tahun 2016. Sebanyak 500-an pebulutangkis akan bersaing di GOR Sudirman, 27-30 Juli ini. Peserta kejuaraan ini berasal dari 20 kota/kabupaten, 60 klub bulutangkis se-Jawa Timr (Jatim), serta kontestan dari Malaysia. Kejuaraan yang memperebutkan total hadiah Rp 585 juta ini, dibagi menjadi beberapa kategori umur, yaitu anak-anak, pemula, remaja, dewasa dan veteran.


"Kami tetap concern dengan bulutangkis Indonesia. Ini bentuk bakti kami untuk Tanah Air. Kejuaraan ini digelar guna memunculkan bibit baru yang dapat memperkuat Indonesia di kejuaraan dunia. Kami ingin menemukan potensi-potensi atlet yang belum tergali atau terpantau dengan seksama," ujar Alan kepada awak media di Sidoarjo, Selasa (26/7) siang.


Astec Open sudah menjadi agenda resmi di kalender PB PBSI. Juara-juara event ini akan dapat poin dari PBSI sehingga bisa dipantau apakah layak masuk Pelatnas Cipayung. Banyak jebolan Astec Open yang sekarang berkibar di blantika bulutangkis nasional dan internasional. Salah satunya adalah, Dionysius Hayom Rumbaka.


"Selain memunculkan bibit-bibit baru di cabang bulutangkis, semoga juga tradisi medali emas di Olimpiade terus terjaga. Seperti kita semua tahu, persaingan bulutangkis internasional sudah tidak di dominasi satu atau dua negara saja. Tapi sudah merata," timpal Susi Susanti. Dua seri sebelumnya telah berlangsung di Medan, 20-23 April lalu, serta di Makassar, 27-30 April. [initial] (faw/asa)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR