
Bola.net - Tim bulutangkis Jawa Timur (Jatim) akan mulai bergerak setelah Hari Raya Idul Fitri. Mereka mempersiapkan diri untuk menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I yang akan dilangsungkan awal Desember 2014 mendatang.
"InsyaAllah setelah lebaran ini tim bulu tangkis sudah terbentuk. Kami akan memilih pemain yang kelahirannya maksimal 1998," ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PBSI Jatim, Koko Pambudi Leksono.
Menurut Koko, pihaknya sebenarnya sudah mengantongi pemain-pemain yang nantinya masuk ke pemusatan latihan (TC) PON Ramaja. Namun ia belum bisa mengumumkannya saat ini. Pemanggilan akan dilakukan usai lebaran nanti.
"Kami belum bisa sebut nama-nama pemain. Biar nanti setelah Lebaran saja," ucap Koko. Ia menambahkan, pemain yang diambil disesuaikan dengan kebutuhan bagi Jatim di event yang baru pertama kali digelar itu.
Koko berharap, pemain yang nanti masuk dan membela Jatim di PON Remaja bisa menuai prestasi terbaik. Apalagi, pertandingan dihelat di Surabaya. "Kami harus gerak cepat membentuk tim. Karena waktunya memang makin dekat," tutup Koko.
Bulutangkis jatim tidak ingin menuai malu saat tampil di PON Remaja 2014 nanti. Mereka tak ingin mengulang malu yang diraih di level senior pada PON XVIII 2012 lalu.
"InsyaAllah setelah lebaran ini tim bulu tangkis sudah terbentuk. Kami akan memilih pemain yang kelahirannya maksimal 1998," ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PBSI Jatim, Koko Pambudi Leksono.
Menurut Koko, pihaknya sebenarnya sudah mengantongi pemain-pemain yang nantinya masuk ke pemusatan latihan (TC) PON Ramaja. Namun ia belum bisa mengumumkannya saat ini. Pemanggilan akan dilakukan usai lebaran nanti.
"Kami belum bisa sebut nama-nama pemain. Biar nanti setelah Lebaran saja," ucap Koko. Ia menambahkan, pemain yang diambil disesuaikan dengan kebutuhan bagi Jatim di event yang baru pertama kali digelar itu.
Koko berharap, pemain yang nanti masuk dan membela Jatim di PON Remaja bisa menuai prestasi terbaik. Apalagi, pertandingan dihelat di Surabaya. "Kami harus gerak cepat membentuk tim. Karena waktunya memang makin dekat," tutup Koko.
Bulutangkis jatim tidak ingin menuai malu saat tampil di PON Remaja 2014 nanti. Mereka tak ingin mengulang malu yang diraih di level senior pada PON XVIII 2012 lalu.
(faw/fjr)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bulu Tangkis 6 Juni 2026 11:51Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 6 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 6 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
-
bulutangkis 6 Juni 2026 11:51Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Perempat Final Indonesia Open 2026 Hari Ini, 5 Juni 2026
Nonton Live Streaming Pertandingan Babak Semifinal Indonesia Open 2026 Hari Ini, 6 Juni 2026
Meet and Greet Polytron Indonesia Open 2026: Kevin Sanjaya Bikin Fans Histeris
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
