FOLLOW US:


Juara Dunia, Ahsan/Hendra Disambut Keluarga Setiba di Tanah Air

28-08-2019 08:45

 | Anindhya Danartikanya

Juara Dunia, Ahsan/Hendra Disambut Keluarga Setiba di Tanah Air
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan bersama keluarga. © Bola.com/Yoppy Renato

Bola.net - Usai menjadi penguasa Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pun kembali ke Tanah Air pada Selasa (27/8/2019). Sanak keluarga mereka pun menyambut hangat kedatangan mereka di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Ahsan/Hendra adalah satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menjadi juara di Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus 2019. Pada partai puncak, keduanya mengalahkan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi lewat rubber game, 25-23, 9-21, dan 21-15.

Usai konferensi pers dengan wartawan, baik Ahsan maupun Hendra dengan sigap menggendong buah hatinya masing-masing. Tak terlihat raut wajah kelelahan dari keduanya meski baru menempuh perjalanan udara selama belasan jam.

"Alhamdulillah bisa juara dunia lagi. Laga paling berkesan adalah di final mengasapi wakil Jepang. Semua orang ingin kami juara lagi. Kami mau berjuang. Apalagi, momennya berbarengan dengan bulan kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus lalu," tutur Ahsan.

1 dari 1

Banjir Medali untuk Ahsan/Hendra

Buat Ahsan, gelar Kejuaraan Dunia adalah yang ketiga kali untuknya. Sementara Hendra telah empat kali berdiri di podium juara, dengan satu di antaranya ketika berpasangan dengan Markis Kido.

"Cara kami tetap konsisten ialah menjaga kekompakan. Harus sering-sering berkomunikasi agar kedekatan tetap terjaga," imbuh Hendra.

Setelah menjadi yang terbaik di Kejuaraan Dunia 2019, Ahsan/Hendra masih akan menjalani sejumlah turnamen demi meraih poin demi poin agar bisa melangkah ke Olimpiade 2020.

Target keduanya saat ini adalah menjaga peluang untuk lolos ke Olimpiade Tokyo, Jepang, pada 2020. "Target kami lolos ke Olimpade 2020," jelas Hendra.

Disadur dari: Bolacom/Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Muhammad Adiyaksa dan Benediktus Gerendo Pradigdo/Published: 27 Agustus 2019