
Bola.net - Pecinta bulu tangkis pasti tahu benar siapa Taufik Hidayat. Ya, ia adalah legenda bulu tangkis Indonesia, yang sukses meraih begitu banyak gelar juara saat masih aktif bermain. Bahkan medali emas Olimpiade pun berhasil diraihnya. Sayang, ia sama sekali tak pernah merebut gelar juara All England.
Kariernya sebagai pebulu tangkis andalan Indonesia sudah menelurkan prestasi sejak 1997, di mana ia mampu meraih medali emas Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia di Manila untuk nomor perorangan dan medali perak di nomor beregu. Setelah itu, Taufik meraih medali perunggu Kejuaraan Bulutangkis Asia 1998 di Bangkok.
Punya awal karier yang cemerlang, Taufik pun mulai menjadi andalan Indonesia di sejumlah pentas bulu tangkis, termasuk di multi-event, di mana medali emas Asian Games 1998 diraihnya untuk nomor beregu putra.
Setelah itu, dua medali emas SEA Games 1999 diraihnya dari nomor perorangan maupun beregu. Medali emas Kejuaraan Bulu Tangkis Asia pada 2000 yang digelar di Jakarta pun menjadi miliknya, selain mengantar tim putra Indonesia meraih juara Piala Thomas di Kuala Lumpur pada tahun yang sama.
Total 5 medali emas SEA Games, 3 medali emas Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, 3 medali Asian Games, 2 kali membawa tim Indonesia meraih Piala Thomas, dan satu kali menyabet medali emas di Kejuaraan Bulu Tangkis Dunia menjadi ragam prestasi yang diraih Taufik.
Tapi, tentu tidak ada yang lebih prestisius dari keberhasilannya meraih medali emas Olimpiade 2004 di Athena, Yunani. Taufik menjadi Olimpian kelima Indonesia dari cabang bulu tangkis, meneruskan sukses Alan Budi Kusuma, Susy Susanti, Rexy Mainaky/Ricky Subagja, dan Tony Gunawan/Candra Wijaya.
Tidak ada yang lebih besar dari prestasi meraih medali emas di level Olimpiade. Hal itu menjadikan Taufik pantas masuk sebagai legenda bulu tangkis Indonesia. Namun, status legenda itu sedikit kurang memuaskan karena pebulu tangkis asal Bandung itu tidak pernah berhasil menjadi juara di All England, turnamen bulu tangkis tertua di dunia.
Jadi Runner-up dalam Debut All England
Taufik ikut All England untuk pertama kalinya pada 1999. Talentanya sebagai pebulu tangkis muda berusia 17 tahun memang luar biasa. Taufik menyingkirkan Park Tae-sang asal Korea Selatan, Knowles asal Inggris, Fung Permadi yang membawa nama Chinese Taipei, dan Hoyer Larsen asal Denmark, untuk mencapai babak final.
Semua pertandingan tersebut dilaluinya dengan kemenangan dua gim langsung. Pertarungan sengit pun terjadi di final, di mana Taufik berhadapan dengan andalan Denmark, Peter Gade. Taufik memberikan perlawanan sengit hingga akhirnya harus menyerah 11-15, 15-7, dan 10-15 di pertandingan puncak tersebut.
Keberhasilan Taufik mencapai final All England dalam debutnya dan memberikan perlawanan ketat terhadap Peter Gade tetap harus diacungi jempol.
Sampai Final di Tahun Kedua dan Kembali Jadi Runner-up
Sebagai pebulu tangkis muda yang baru saja menyabet dua medali emas di SEA Games 1999, Taufik begitu bersemangat. Hal tersebut kembali ditunjukkannya saat tampil di All England 2000. Performa luar biasa kembali diperlihatkan oleh Taufik dari babak 32 besar hingga semifinal.
Cheng Gang dari China, Kenneth Jonassen dari Denmark, Chen hong dari China, dan Fung Permadi yang saat itu membela Chinese Taipei, berhasil dibungkamnya dengan permainan dua gim langsung.
Namun, sayang Taufik lagi-lagi harus melepas kesempatan menjadi juara di All England seperti tahun sebelumnya. Taufik seakan kehilangan stamina dan kalah dua gim langsung 6-15 dan 13-15 dari pebulutangkis China, Xia Xuanze, di pertandingan final.
Tak Pernah Lagi Mencapai Final All England hingga Gantung Raket
Sejak itu, Taufik absen dari All England hingga akhirnya kembali ke turnamen tertua di dunia itu pada 2004. Namun, status runner-up All England 1998 dan 1999 tetap menjadi raihan terbaiknya di turnamen yang digelar di Birmingham, Inggris itu.
Pada 2004, Taufik melaju hingga semifinal hingga kalah oleh Peter Gade di babak empat besar. Kembali absen dan kembali tampil di All England pada 2008, Taufik hanya mencapai perempat final karena kalah dari Lee Chong Wei.
Taufik kembali tampil pada All England 2009. Namun, lagi-lagi Lee Chong Wei membuatnya tersingkir saat kedua pebulutangkis tersebut bertemu di semifinal. Pada 2010, Taufik kembali hanya mencapai perempat final setelah tersingkir oleh Peter Gade lewat pertandingan yang berjalan ketat dan dramatis.
All England 2011 menjadi yang paling pahit bagi Taufik. Tampil sebagai unggulan kedua dalam turnamen tersebut, Taufik justru tersingkir di babak pertama setelah kalah dari pebulu tangkis Jepang, Kazushi Yamada.
Namun, ketika tampil bukan sebagai unggulan di All England 2012, Taufik seakan kembali mampu memperlihatkan permainan terbaiknya meski akhirnya harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari Lin Dan.
Sementara dalam keikutsertaan terakhirnya di All England sebelum gantung raket, Taufik hanya tampil satu kali di Birmingham. Pebulu tangkis Indonesia itu kalah dua gim langsung dari tunggal putra Jepang, Sho Sasaki, di babak pertama All England 2013.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Benediktus Gerendo Pradigdo/Editor: Benediktus Gerendo Pradigdo/Dipublikasi: 28 Maret 2020
Video: Match Highlight - Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe vs Marcus Gideon/Kevin Sanjaya
Baca Juga:
- Jalani Rapid Test, Pelatih Tunggal Putra Bulu Tangkis Indonesia Dinyatakan Negatif Virus Corona
- Inilah Pemenang Kuis Interaktif Seputar All England di Bola.net
- Saina Nehwal Komentari Pebulu Tangkis Chinese Taipei yang Positif Corona
- PBSI Sambut Baik Penundaan Piala Thomas dan Uber 2020
- Jalan-Jalan Saat Pandemi Corona, Pebulu Tangkis Cantik Ini Disentil Warganet
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:52Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:47Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
-
Tim Nasional 3 September 2026 10:37Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 4 September 2026 17:55Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
-
Liga Inggris 4 September 2026 17:48Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:29Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
-
Liga Champions 4 September 2026 17:20Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:13Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
-
Bola Indonesia 4 September 2026 17:07Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 1 September 2026 16:10BWF LI-NING China Masters 2026: Perjuangan 7 Wakil Indonesia Memburu Gelar di Vidio
-
bulutangkis 26 Juli 2026 18:52Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
-
bulutangkis 19 Juli 2026 17:28Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 usai Tumbangkan Ganda Nomor 1 Dunia
SOROT
-
Liputan6 4 September 2026 18:00Polisi Bongkar Penyelundupan 150 Ribu Benih Lobster di Bogor
-
Liputan6 4 September 2026 17:31Tiket Ragunan Diusulkan Naik
-
Liputan6 4 September 2026 17:14495 Botol Parfum Raib, Selebgram Bandar Lampung Rugi Rp 122 Juta
-
Liputan6 4 September 2026 16:45Cerita Warga Saat Gempa Cilacap Terasa hingga Ciamis: Rumah Tiba-Tiba Bergetar
-
Liputan6 4 September 2026 16:12Pohon 15 Meter Tumbang di Semarang, 2 Pemotor Tewas
-
Liputan6 4 September 2026 15:54Suasana Mencekam Kebakaran Apartemen Pavilion
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340818/original/020857700_1788519050-d7a656f6-5a03-4527-9746-7dacb9904fda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4697744/original/075382200_1703490520-20231225-Taman-Margasatwa-Ragunan-Herman-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340771/original/094542100_1788516861-1001628708.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340710/original/071107300_1788515100-IMG_20260904_155120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340638/original/030175500_1788513140-IMG_20260904_151448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340603/original/093501200_1788512068-93195.jpg)
