
Bola.net - Bayer Leverkusen sempat 'jual mahal' kepada Chelsea yang meminati salah satu pemainnya, Kai Havertz. Namun pada akhirnya, peserta Bundesliga tersebut harus menyerah.
Chelsea merampungkan transfer Kai Havertz beberapa hari yang lalu. Demi mendapatkan gelandang berusia 21 tahun tersebut, mereka harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit yakni 70 juta pounds.
Angka segitu terbilang cukup pantas untuk pemain sekaliber Havertz. Pasalnya, meskipun berposisi sebagai gelandang, ia sanggup mengantongi total 18 gol dan sembilan assist dari 45 penampilannya di semua kompetisi bersama Leverkusen.
Chelsea memenangkan persaingan dengan sejumlah klub raksasa Eropa lainnya. Seperti yang diketahui, Havertz sempat dikaitkan dengan tim lain seperti Manchester United dan juga Real Madrid.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Chelsea Diuntungkan Covid-19
Situasi inilah yang membuat Leverkusen bisa memasang sikap jual mahal terhadap tawaran Chelsea. Namun pada akhirnya, mereka harus menyerah karena tergiur nilai yang diberikan oleh klub asuhan Frank Lampard tersebut.
Tentu, mereka bukannya dibutakan oleh uang semata. Situasi pandemi Covid-19 yang membuat industri sepakbola luluh lantak juga memengaruhi Leverkusen. Angka 70 juta euro cukup bagus untuk menyeimbangkan neraca keuangannya.
"[Chelsea] benar-benar memanfaatkan situasi virus Corona. Tahun depan Chelsea bisa kesulitan untuk mendapatkan Kai," buka direktur Leverkusen, Rudi Voller, kepada Bild.
"[Tim lainnya yang tertarik] memilih untuk menahan diri karena besarnya harga transfer dalam waktu yang spesial dan tidak menentu ini," lanjutnya.
Rugi karena Covid-19
Havertz bukan satu-satunya pemain yang dilepas oleh Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas ini. Mereka juga harus merelakan kepergian Kevin Volland ke Monaco dengan nilai transfer sebesar 15 juta euro.
Berkat pemasukan yang besar itu, Leverkusen pun jadi bisa mendatangkan Patrik Schick dan Lennart Grill. Sayangnya, mereka tidak bisa berinvestasi lebih banyak lagi lantaran harus menutupi kerugian akibat pandemi.
"Kami juga mengalami kerugian pada masa virus Corona ini. Kami tentu saja memperhitungannya dan tidak sepenuhnya menginvestasikan kembali biaya transfer yang didapatkan untuk Kai Havertz," tambahnya.
"Bayern Munchen adalah tim terbaik, lalu disusul Borussia Dortmund. Di belakangnya kami melihat diri kami bersama tiga atau empat tim. Kami ingin kembali ke Liga Champions," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Bukan Persaingan Internal yang Diinginkan Lampard di Chelsea, Lalu Apa?
- Performa N'Golo Kante Terus Menurun, Kira-Kira Apa Sebabnya Ya?
- Chelsea Punya Banyak Pemain Baru, Begini Tantangan Lampard untuk Pemain Lama
- Kalahkan Liverpool dan Man City, Lampard Ungkap Cara Chelsea Gaet Werner
- Callum Hudson-Odoi Segera Tinggalkan Chelsea?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 05:17Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
-
Liga Champions 21 Januari 2026 03:00 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 12:09
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 06:40 -
Liga Champions 21 Januari 2026 06:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:51 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 05:30 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:27
BERITA LAINNYA
-
bundesliga 17 Januari 2026 19:43 -
bundesliga 17 Januari 2026 00:30 -
bundesliga 15 Januari 2026 05:23 -
bundesliga 15 Januari 2026 04:50 -
bundesliga 14 Januari 2026 05:30 -
bundesliga 14 Januari 2026 02:30
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478850/original/074948800_1768950343-IMG_5420.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3938377/original/044594100_1645165608-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478848/original/072098400_1768948523-IMG_5436.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478819/original/069986000_1768929823-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_22.57.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
