FOLLOW US:
bola.net x bundesliga logo

Der Klasiker Ibarat Final Bundesliga Musim 2018/19

Selasa, 12-03-2019 14:43
Der Klasiker Ibarat Final Bundesliga Musim 2018/19
Axel Witsel © AP Photo

Bola.net - Borussia Dortmund baru saja kehilangan posisi puncak klasemen Bundesliga musim 2018/19, yang diambil oleh Bayern Munchen. Tapi, kedua tim sejatinya ada di posisi yang sejajar karena meraih jumlah poin yang sama.

Dortmund dan Bayern telah mengumpulkan 57 poin. Sama persis. Hanya saja, Bayern lebih berhak atas posisi puncak klasemen karena unggul selisih gol. Bayern punya surplus gol 35, sementara Dortmund hanya memiliki surplus 33 gol.

Dengan kondisi tersebut, maka laga yang akan mempertemukan Bayern dan Dortmund bakal punya arti krusial. Laga itu tak ubahnya seperti final. Dan, laga yang dikenal dengan sebutan Der Klasiker itu bakal tersaji pada pekan ke-28, 6 April mendatang.

"Kami harus menjalani laga demi laga. Kita harus tetap dekat dengan Bayern sampai kami pergi ke Munich [menjalani laga melawan Bayern]. Setelah itu, kita lihat siapa yang berada di puncak," ucap gelandang Dortmund, Axel Witsel di situs resmi Bundesliga.

Witsel menilai bahwa saat ini Dortmund tidak sedang tertinggal dari Bayern. Sebab, poin yang dikumpulkan sama. Die Schwarzgelben hanya terpaut selisih poin saja. Witsel meyakini bahwa persaingan masih terbuka hingga laga Der Klasiker usai digelar.

"Kami harus tetap rapat sebelum datang ke Munich. Kami punya dua atau tiga kali pertandingan lagi sebelum ke sana. Kami akan menjalani laga demi laga dan setelah itu kita akan melihatnya," imbuh pemain internasional Belgia tersebut.

Dortmund sendiri tidak dalam posisi yang cukup diuntungkan dalam persaingan gelar juara. Laga Der Klasiker akan digelar di Allianz Arena. Sementara, performa tim asuhan Lucien Favre tersebut kini sedang tidak stabil. Dortmund bahkan baru saja tersingkir dari Liga Champions.

"Kami masih berlomba dalam sembilan laga yang tersisa. Tidak semua laga berjalan dengan baik dalam beberapa pekan terakhir, kami kehilangan sedikit keberuntungan. Kami punya banyak peluang tapi tidak mencetak gol," papar eks pemain Zenit St Petersburg tersebut.